√ Mamalia : Pengertian, Ciri, Manfaat, Klasifikasi & Contohnya Lengkap

Diposting pada
√ Mamalia : Pengertian, Ciri, Manfaat, Klasifikasi & Contohnya Lengkap
4.8 (95.74%) 61 votes

√ Mamalia : Pengertian, Ciri, Manfaat, Klasifikasi & Contohnya Lengkap

 

 

SeputarIlmu.Com – Semua nya pasti sudah tau apa itu mamalia, ya karna disekeliling kita banyak sekali hewan mamalia, salah satu contohnya yaitu kucing. Untuk lebih jelasnya lagi disini akan mengulas tenang pengertian mamalia, kalisifikasi mamalia, ciri-ciri mamalia, dan peranan mamalia beserta contohnya.

 

Mamalia : Pengertian, Ciri, Manfaat, Klasifikasi & Contohnya [ TERLENGKAP ]

Pengertian Mamalia

Kata Mamalia berasal dari bahasa Latin, yaitu “Mammae” yang artinya menyusui. setiap hewan yang menyusui merupakan hewan mamalia.
Mamalia yaitu hewan yang menyusui anaknya. Pada umumnya mamalia ini berkembang biak dengan cara melahirkan, dan tubuhnya yang tertutupi oleh rambut. Mamalia ialah kelas tertinggi dalam kasta hewan, bayangkan saja, ia bisa hidup diberbagai tipe habitat yang ada dibelahan bumi, mulai dari kutub khatulistiwa, dari dasar laut sampai dengan hutan lebat dan gurun pasir.

 


Klasifikasi Mamalia & Contohnya

Jenis hewan mamalia ini terdapat sekitar 4.000 spesies Mamalia yang masih hidup hingga sekarang yang pada saat ini dikelompokkan atau diklasifikasikan dalam beberapa ordo. Klasifikasi Mammalia yaitu sebagai berikut :

1. Marsupialia (Mammalia berkantong)

merupakan hewan mamalia yang betinanya itu memiliki kantung (marsupium) pada bagian perutnya. Kantung tersebut digunakan ialah sebagai tempat menyimpan anak yang baru lahir ke muka bumi terutama bagi yang lahir dalam keadaan yang prematur.

Contohnya : kuskus (Phalanger sp), kanguru merah raksasa (Megaleia rufa), dan koala (Phascolarctos cinereus).

 

2. Insectivora (pemakan serangga)

merupakan golongan mamalia yang menjadikan hewan serangga ialah sebagai makanan utamanya. Hewan tersebut juga bisa untuk memakan cacing maupun biji-bijian. Ciri dari hewan yang masuk ordo ini yakni memiliki mata yang tertutup, mempunyai cakar yang besar, serta telapak kaki pada bagian depannya lebih lebar.

Contohnya : tikus mondok (Talpa europea) dan celurut rumah (Crocidura russula).

 

3. Rodentia (hewan pengerat)

merupakan hewan mamalia yang tidak memiliki taring sehingga biasanya mereka hidup ialah sebagai pengerat. Hewan yang masuk kedalam ordo ini dicirikan ialah dengan gigi seri yang tebal juga besar, serta dapat hidup disegala macam habitat.

Contohnya bajing merah (Sciurus vulgaris), dan tikus rumah (Mus musculus).

 

4. Carnivora (Pemakan daging)

merupakan sebuah kelompok mamalia yang menjadikan daging ialah sebagai makanannya. Ciri dari hewan yang termasuk kedalam ordo yang satu ini adalah ia mempunyai gigi taring yang tajam juga cakar yang runcing yang merupakan alat untuk berburu juga mengoyak daging buruannya.

Contohnya serigala (Canis lupus), singa (Panthera leo), kucing (felis silvestris).

 

5. Primata
merupakan hewan mamalia yang mempunyai tangan besar dan jari ialah sebagai penunjang kebiasaannya dalam memanjat pohon, hewan yang termasuk kedalam golongan herbivora, karnivora, ataupun omnivora.

Contohnya:

dibagi menjadi beberapa famili seperti Lemuridae contohnya lemur kerdil ekor gemuk (Cheirogaleus medius), Cercopithecidae contohnya monyet rhesus (Macaca mulatta), Pongidae contohnya gorila (Gorilla gorilla), simpanse (Pan troglodytes), orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Hominidae contohnya manusia (Homo sapiens).

 

6. Dermoptera

merupakan hewan mamalia yang mempunyai parasut berbulu (patagium) pada sela – sela empat kakinya. Hewan yang masuk kedalam ordo ini umumnya merupakan contoh dari hewan herbivora yang makan buah atau pun dedaunan.

Contohnya dari hewan di ordo ini yakni Gakopithecus sp.

 

7. Chiroptera

merupakan golongan atau ordo mamalia yang bisa melakukan terbang, dibagian kaki depan serta belakang juga terdapat membran interdigital, meskipun ukuran kaki pada bagian belakang lebih kecil. Biasanya mereka tergolong hewan nokturnal artinya hanya aktif pada malam hari. Ciri dari Hewan dalam golongan ini suka makan buah juga terbang dan juga mencari makan pada malam hari (nocturnal).

Contoh hewan mamalia didalam ordo ini misalnya ialah : Desmodus sp (vampire),Pteropus edulis (kalong Jawa), dan Myotes sp.

 

8. Laghomorpha

Merupakan ordo mamalia yang memakan tumbuh-tumbuhan. Contohnya ialah kelinci (Oryctologus cuniculus).

 

9. Cetacea

yang masuk kedalam golongan ordo ini ialah mamalia yang hidupnya berada di laut. Contohnya ialah Dolphinus delvis (dolpin laut), Phalenoptera musculus (paus biru).

 

10. Proboscidea

yang termasuk kedalam golongan atau ordo proboscidae ini ialah semua jenis gajah yang disemua penjuru bumi.

Contohnya :Loxodonta africana (gajah Afrika), Elephas maximus (gajah di India dan Indonesia).

 

11. Perissodactyla

merupakan suatu hewan mamalia yang mempunyai jumlah jari kaki yang ganjil. Contoh Beberapa dari hewan yang masuk kedalam golongan ini antaranya ialah keledai (Equus asinus), kuda (Equus caballus), dan tapir (Tapirus indicus).

 

12. Artiodactyla

ciri ciri dari golongan ordo ini ialah mempunyai jari kaki yang berjumlah genap. Contoh dari hewan yang masuk kedalam golongan ini adalah : Antilocarpa sp (antelope), Cervus sp (kijang), Bos sondaicus (banteng), Aries sp (kambing), Giraffa sp (jerapah), Camelus sp (unta), Bos indicus (sapi putih).

 

13. Monotremata (Mammalia bertelur)

famili Tachyglossidae (landak semut), contohnya : Tachyglossus aculeatus dan famili Ornithorhynchidae (paltipus, hewan berparuh bebek),

contohnya Ornithorhynchus anatinus.

 

14. Tupaioidea (tupai)

Contohnya tupai ekor jambul (Dendrogale melanura). Tupai panah (Dendrogale murina).

 

15. Edentata (kukang, armadilo)

Contohnya pemakan semut (Myrmecophaga tridactyla) dan tubuh berperisai sisik (Daypus novermcincius)

 

16. Phalidota (trenggiling)

Contohnya : trenggiling berekor panjang (Manis tetradactyla) dan trenggiling jawa (Manis javanica)

 


Ciri-Ciri Mamalia

Mamalia mempunyai ciri-ciri agar bisa membedakan hewan mamalia apa tidak. Ciri-ciri tersebut yaitu sebagai berikut :

1. Tubuh mamalia terdiri atas bagian kepala, leher, badan dan ekor.

Pada anggota gerak mamalia dimana pada sebuah bagian depan dan belakang mempunyai jari-jari yang terdapat kuku dan cakar. Pada anggota gerak depan termodifikasi yang difungsikan sebagai berlari, menggali lubang, berenang, dan terbang.

 

2. Mempunyai kelenjar susu (glandula mammae)

pada bagian anggota badan seperti dada, perut, atau ketiak. Kelenjar susu betina bisa keluar sesudah kelahiran anaknya. Pada Marsupialia (mammalia berkantong) dan Placentalia mempunyai puting, sedangkan pada Monotremata (mammalia bertelur) tidak mempunyai puting. Pada mamalia jantan tidak dapat menghasilkan kelenjar susu

 

3. Mempunyai rambut

Sedikitnya dalam satu fase siklus hidupnya. Pada setiap helai rambutnya akan tumbuh didalam sebuah kantong yang akan mengeluarkan minyak pada kulit. Dari berbagai suatu kantong-kantong rambut itu terletak pada suatu posisi yang miring yang sehingga rambut mempunyai arah tertentu. Rambut bisa berdiri karena otot-otot dalam suatu kulit.

 

4. Mamalia yang sifatnya homoiotern (berdarah panas)

Mamalia dapat mempertahankan suhu tubuh yakni 36°C. Dari sebagian spesies mamalia yang melakukan hibernasi. Hibernasi yaitu tidak aktif atau tidur selama pada musim dingin. Pada saat udara yang sangat panas, kelebihan panas tubuh mamalia akan dibuang melalui keringat. Ruas tulang belakang leher pada Mamalia jumlahnya tujuh buah
Mamalia memiliki sekat yang bisa mengatasi sebuah rongga dada dengan rongga perut, yang disebut dengan diafragma.

 

5. Mempunyai sistem pencernaan yang lengkap

Dalam sistem pencernaan mamalia mulai dari mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus, usus besar (kolom), dan anus. Pada rahang bawah mulut dibentuk oleh satu tulang tungga dan yang dipinggir rahang terdapat sebuah gigi. Pada umumnya terdapat empat tipe gigi pada mammalia yakni gigi seri, gigi taring, gigi geraham depan, dan gigi geraham belakang. Mamalia hanya akan berganti gigi satu kali. Mamalia mempunyai sebuah sekum (usus buntu) pada pertemuan usus halus dengan kolon.

 

6. Bernapas dengan paru-paru

Mamalia bernapas dengan paru-paru yang terdiri dari dua buah lobus dan terdapat didalam sebuah ruang pleura serta terdapat sebuah pita suara pada laring.

 

7. Pada Sistem ekskresi Mamalia memiliki ginjal metanefros

Pada sistem ekskreasi dengan dua ureter yang mengalirkan urine ke kandung kemih (vesika urinaria).

 

8. Mempunyai Alat indra yang berupa mata, telinga, lidah, dan hidung.

Pada sebuah Mata dilindungi oleh suatu kelopak mata atas dan kelopak mata bawah yang bisa dipejamkan. Mamalia mempunyai tiga tulang pendengaran, yakni martil (maleus), landasan (incus), dan sanggurdi (stapes) yang akhirnya organ pendengar berbentuk gelung yang disebut dengan koklea. Lidah memiliki papila-papila pengecap rasa. Pada hidung berhubungan dengan suatu lubang tunggal di tengkorak.

 

9. Mamalia memiliki otak Besar

Mamalia mempunyai otak yang berukuran besar dan berkembang baik yang berpengaruh pada suatu pendaian atau intelektualnya.

 

10. Mempunyai sebuah alat kelamin yang terpisah antara jantan dan betina.

Fertilisasi yang terjadi secara internal dan yang sifatnya vivipar. Pada mamalia jantan mempunyai suatu alat kopulasi yang berupa sebuah penis dan spermatozoid yang diproduksi oleh testis yang tersimpan di skrotum. Pada mamalia betina, embrio yang berkembang didalam uterus dan pada pertukaran metabolisme (misalnya respirasi dan nutrisi) antara embrio dengan induk menjadi terpisah melalui suatu plasenta. Lubang genital pada Mammalia terpisah dengan anus.

 


Struktur Tubuh Mamalia

Struktur atau anatomi pada mamalia dasarnya sama dengan anatomi pada manusia hal itu juga dengan fungsi fisiologis tubuhnya. Struktur mamalia itu terdiri dari yaitu sebagai berikut :

1. Kepala (Caput)

Kepala pada mamalia terbentuk oleh karena adanya tulang tengkorak. Pada bagian kepala terdapat banyak organ pengindera seperti mata, telinga, hidung, dan lidah. Organ pengindera tersvut berhubungan langsung dengan otak. Dimana terdapat sebuah sinyal sensoris (perasa) dari organ yang langsung ke otak, serta juga sinyal motoris (pergerakan) dari otak ke organ.

 

2. Leher (cervical)

Leher merupakan sebuah tempat berlalunya saluran pernafasan, yakni dikatakan dengan sebutan trakea. Trakea ini hanya tempat berlalu udara yang masuk melalui hidung hingga sampai pada paru-paru. Pada leher juga terdapat tempat berlalunya makanan yang dikatakan dengan sebutan esofagus. Esofagus ini akan bermuara ke dalam lambung dalam penyaluran makanan.

Pada bagian belakang tulang leher ialah tempat berlalunya saraf saraf penting. saraf tersebut akan mempersarafi otot-otot pernafasan, sehingga pada saat terjadinya gangguan pada tulang belakang di leher, seseorang dapat meninggal sebabkan oleh terjadinya gangguan pada saraf pernafasannya.

 

3. Badan (Corpus )

mamalia terdapat organ organ yang sangat penting seperti misalnya paru-paru, jantung, lambung, ginjal, juga glandula mammae yakni tempat mamalia untuk dapat menyusui. Corpus mamalia tersebut dibentuk oleh sebab tulang rusuk yang juga melindungi organ-organ penting pada bagian dalamnya. pada saat mamalia mengalami fertilisasi internal lalu setelah itu hamil. Uterus (rahim) yang berisi calon bayi tersebut akan memenuhi lebih dari (>) setengah luas corpusnya.

 

4. Ekor (cauda )

Struktur pembentuk tubuh mamalia lainnya ialah ekor. Pada mamalia yang mempunyai dua kaki, biasanya hanya terdapat tulang ekor. Namun tetapi pada mamalia yang mempunyai empat kaki, ekor akan tampak nyata seperti misalnya pada hewan kuda, kucing, juga harimau.

 


Sistem Organ Mamalia

Adapun sistem organ pada mamalia terdiri dari 4 sistem, yaitu sebagai berikut :

1. Sistem pencernaan

Kelenjar pencernaan merupakan sebuah organ yang mempermudah pada proses pencernaan. Terdiri dari saluran pencernaan dan juga kelenjar pencernaan. Saluran pencernaan tersebut dimulai dari rongga mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan yang terakhir ialah anus.

Contohnya ialah seperti hati yang menghasilkan enzim yang menghasilkan juga asam empedu, setelah itu di alirkan ke kantong empedu. Asam empedu tersebut akan membantu pencernaan lemak

 

2. Sistem Ekskresi

Sistem pengeluaran ini di atur oleh yang disebut dengan ginjal, yang fungsinya mengatur keseimbangan cairan serta juga elektrolit. Dimana pada saat air masuk kedalam tubuh, ginjal tersebut akan menyaringnya, setelah itu mengalirkannya bersama zat-zat pembuangan lainnya misalnya ialah seperti urea melewati ureter, setelah itu tersimpan sementara di vesica urinaria. Setelah itu pada saat seseorang berkemih, vesica urinaria tersebut akan terbuka dan air di dalam nya akan mengalir ke dalam saluran uretra yang pada akhirnya air seni itu akan keluar dari dalam tubuh.

 

3. Sistem pernafasan

Saluran pernafasan ini terdiri dari hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiulus, dan yang terakhir disebut dengan alveolus. Pada saluran pernafasan tersebut terdapat mekanisme pertahanan tubuh yang mana pada saat masuk mikroorganisme ataupun benda asing yang melewati saluran tersebut, akan terjadi nya reflex dari tubuh untuk dapat mengeluarkannya, seperti misalnya bersin juga batuk.

Oksigen yang dihirup tersebut akan sampai pada paru-paru setelah itu dibawa oleh hemoglobin di dalam darah hingga sampai pada seluruh sel juga organ ditubuh. setelah itu karbon dioksida dibawa kembali dengan melalui darah dan juga sampai pada paru-paru. Di akhir cerita akan dikeluarkan dari tubuh dengan melalui hidung.

 

4. Sistem peredaran darah

Darah akan dipompa oleh organ jantung. Jantung pada mamalia mempunyai empat ruang, yakni atrium kanan dan kiri, juga ventrikel kanan dan kiri. Darah miskin oksigen masuk dengan melalui vena kedalam atrium kanan, setelah itu dilanjutkan ke dalam ventrikel kanan. Ventrikel kanan terus memompa darah tersebut sampai ke pada paru-paru, sehingga darah itu yang mengandung hemoglobin didalamnya akan dapat membawa oksigen sampai pada seluruh bagian tubuh. Setelah itu darah tersebut masuk ke atrium kiri, lalu ke ventrikel kiri, juga darah tersebut akan keluar dari aorta (arteri terbesar) dan juga dialirkan ke seluruh tubuh.

 


Manfaat Mamalia Bagi Manusia

Mamalia memiliki banyak keuntungan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Peranan Mammalia adalah sebagai berikut.

  • Bisa digunakan dalam bertani yaitu dengan membajak tanah sawah, contohnya kerbau
  • Untuk sebagai bahan wol, misalnya pada rambut domba
  • Bisa untuk memberantas sebuah serangga (nyamuk), contohnya kelelawar.
  • Dapat Dikonsumsi sebagai sumber gizi yang banyak khususnya pada protein misalnya susu dan daging, contohnya sapi, kambing, dan kuda.
  • Bisa dijadikan untuk menjaga rumah dan pelacak jejak, contohnya anjing
  • Untuk sebagai alat transportasi. contohnya kuda penarik soda, sapi penarik gerobak dan unta
  • Bisa dijadikan Barang kerajinan, contohnya pada tanduk yang dibuat sendok, gantungan kunci, sisir, dan tusuk konde.
  • Bisa menjadi Hiburan, seperti permainan sirkus, contohnya pada kuda, singa, gajah, harimau dan lumba-luma

 

Hewan mamalia mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan manusia ditubuhnya maupun tenaga nya. Itulah ulasan tentang √ Mamalia : Pengertian, Ciri, Manfaat, Klasifikasi & Contoh [LENGKAP]. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Baca Juga :  √ Kingdom Animalia : Pengertian, Ciri, Klasifikasi & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ Kingdom Plantae ( Tumbuhan ) : Pengertian, Klasifikasi, Jenis, Ciri & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ Avertebrata (Hewan Tidak Bertulang Belakang) : Pengertian, Jenis, Klasifikasi, Ciri & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  Pengertian, Jenis-Jenis, dan Manfaat Vertabrata (Hewan Bertulang Belakang)
Baca Juga :  Pengertian, Jenis, Ciri, dan Struktur Tubuh Amfibi Beserta 6 Manfaatnya Menurut Para Ahli Terlengkap