√ Seni Rupa : Pengertian, Fungsi, Unsur, Prinsip, Jenis & Contohnya Lengkap

Diposting pada
√ Seni Rupa : Pengertian, Fungsi, Unsur, Prinsip, Jenis & Contohnya Lengkap
5 (100%) 50 votes

√ Seni Rupa :  Pengertian, Fungsi, Unsur, Prinsip, Jenis & Contohnya Lengkap

 

 

SeputarIlmu.Com – Seni merupakan segala sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan dan mampu membangkitkan perasaan orang lain. Seni terbagi lagi menjadi beberapa bagian salah satu nya yaitu seni rupa. Pada kesempatan kali ini seputarilmu.com akan mengulas secara lengkap tentang seni rupa. Untuk itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut.

 

 

Seni Rupa : Pengertian, Fungsi, Unsur, Prinsip, Jenis & Contohnya [ TERLENGKAP ]

 

 

Pengertian Seni Rupa

Seni Rupa merupakan suatu cabang seni yang membentuk sebuah karya seni dengan media yang ditangkap oleh mata dan dirasakan dengan rabaan. Seni rupa juga diartikan sebagai suatu hasil ciptaan kualitas, hasil, ekspresi, atau alam keindahan atau segala hal yang melebihi dari keasliannya serta klasifikasi sebuah objek-objek terhadap kriteria tertentu yang diciptakan menjadi suatu struktur yang sehingga bisa dinikmati menggunakan indera mata dan peraba.

 


Pengertian Seni Rupa Menurut Para Ahli

 

1. Schopenhauer

Menurut Schopenhauer menyatakan seni ialah segala usaha untuk menciptakan suatu bentuk-bentuk yang menyenangkan. Tiap orang senang dengan seni music meskipun seni musik ialah seni yang paling abstrak.

 

2. Eric Ariyanto

Menurut Eric Ariyanto menyatakan bahwa seni ialah suatu kegiatan rohani atau sebuah aktivitas batin yang di refleksikan dalam sebuah bentuk karya yang bisa membangkitkan sebuah perasaan orang lain yang melihat atau mendengarkannya.

 

3. J.J Hogman

Menurut Hogman menyatakan bahwa Kesenian ialah sesuatu yang memiliki suatu unsur ideas, activities, dan artifacts.

 

4. Aristoteles

Menurut Aristoteles menyatakan bahwa seni ialah suatu peniruan terhadap alam tetapi mempunyai sifat harus ideal.

 

5. Plato dan Rousseau

Menurut Plato dan Rousseau menyatakan bahwa seni ialah sebuah hasil peniruan alam dengan segala seginya.

 

6. Ki Hajar Dewantara

Menurut Ki Hajar Dewantara menyatakan seni ialah suatu segala perbuatan manusia yang timbul dari sebuah perasaan dan sifat indah, yang sehingga menggerakan jiwa sebuah perasaan manusia

 

7. Ahdian Karta Miharja

Menurut Ahdian Karta Mihara menyatakan seni ialah suatu kegiatan rohani yang mereflesikan realitas dalam sebuah karya yang bentuk dan isinya memiliki untuk membangkitkan suatu pengalaman tertentu dalam rohani penerimanya.

 

8. Drs. Sudarmaji

Menurut Sudarmaji menyatakan bahwa seni ialah suatu segala manifestasi batin dan sebuah pengalaman estetis dengan menggunakan suatu media bidang,garis,warna,tekstur,volume dan gelap terang.

 

9. Drs Popo Iskandar

Menurut Popo Iskandar menyatakan bahwa seni ialah sebuah hasil ungkapan emosi yang ingin di sampaikan kepada orang lain dalam sebuah kesadaran hidup bermasyarakat/berkelompok.

 

10. Prof. Drs. Suwaji bastomi

Menurut Suwaji Bastomi menyatakan bahwa seni ialah suatu aktivitas batin dengan pengalaman estetika yang menyatakan dalam sebuah bentuk agung yang memiliki daya membangkitkan rasa takjub dan haru.

 


Jenis-Jenis Seni Rupa

1. Jenis-Jenis Seni Rupa Berdasarkan Wujudnya

  • Seni Rupa Dua Dimensi, ialah salah satu jenis seni rupa dengan suatu karya dua ukuran, yaitu panjang dan lebar. Seni rupa dua dimensi hanya bisa dilihat dari satu arah yakni dari arah depan. Contohnya : seni lukis, seni batik, sketsa, dan seni ilustrasi.
  • Seni Rupa Tiga Dimensi, ialah salah satu jenis seni rupa yang mempunyai tiga ukuran panjang, lebar dan tinggi atau tebal (mempunyai volume). Hasil dari karya seni bisa dinikmati atau dihayati dari berbagai arah pandang. Contohnya : seni kriya, seni taman, seni bangunan, dekorasi dan lain sebagainya.

 

2. Jenis Jenis Seni Rupa Berdasarkan Massanya

  • Seni Rupa Tradisional, ialah salah satu jenis seni rupa yang dibuat dengan suatu pola, aturan, atau pakem tertentu sebagai pedoman dalam membuat karya seni dan dibuat berulang-ulang tanpa merubah sebuah bentuk aslinya. Aturan-aturan umum terkait dengan suatu penciptaan bentuk, pola, corak, penggunaan warna, bahan dan ukuran. Aspek-aspek dalam berkarya seni seni rupa tradisional misalnya ialah masih dipertahankan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi sampai dengan sekarang. Yang sehingga seni rupa bersifat statis, sejak dulu sampai sekarang bentuk dan coraknya tidak mengalami suatu perubahan.
  • Seni Rupa Modern, ialah salah satu jenis suatu karya seni yang ditandai dengan munculnya sebuah kreativitas untuk mencitakan sebuah hal yang baru yang belum pernah ada sebelumnya. Unsur kebaruan menjadi sangat penting dan harus ada untuk memberikan sebuah karya seni rupa modern yang mengutamakan sebuah aspek kreativitas dalam berkarya yang sehingga tercipta suatu karya yang baru. Sehingga seni rupa modern bersifat lebih individualis. Contohnya : seni rupa modern berupa lukisan, grafis, patung, kriya, dan lain sebagainya.
  • Seni Rupa Kontemporer, ialah salah satu jenis karya seni yang pemunculannya dipengaruhi oleh waktu yang dimana karya seni tersebut diciptakan. Seni rupa kontemporer mempunyai sifat kekinian dan temporer yang diangkat dari seni rupa kontemporer yang mengenai situasi dan suatu kondisi saat karya tersebut diciptakan yang biasa untuk ekspresi pribadi seniman dan mengungkapkan suatu daya fantasi, imajinasi, maupun dengan cita-cita harapan yang dikaitkan kedalam situasi dan kondisi kapan karya tersebut diciptakan.

 

3. Jenis Jenis Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya

  • Seni Rupa Terapan, ialah salah satu jenis seni rupa yang dihadirkan dari suatu tujuan praktis. sebuah Karya yang digunakan dari benda-benda dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Contohnya : senjata, poster, keramik, rumah dan lain sebagainya.
  • Seni Rupa Murni ialah salah satu jenis karya seni rupa yang diciptakan bukan untuk suatu tujuan untuk digunakan melainkan untuk mengungkapkan suatu ide dari penciptanya dan hanya mengutamakan suatu nilai keindahan. Seni rupa terapan, bebas untuk semua orang dalam mengungkapkan suatu keinginan, harapan, impian, khayalan dalam karya seninya.

 


Fungsi Seni Rupa

  • Untuk memuaskan batin seniman penciptanya atau untuk memberikan kepuasan tersendiri.
  • Untuk memberikan suatu keindahan yang dinikmati secara luas yang berdasarkan penilaian yang berbeda-beda.
  • Untuk menyampaikan suatu nilai-nilai budaya dan ekspresi pada seniman itu sendiri.
  • Sebagai benda dalam kebutuhan sehari-hari atau benda yang siap pakai.
  • Untuk media atau alat untuk mengenang suatu peristiwa tertentu
  • Sebagai sarana ritual dalam keagamaan.


Unsur-Unsur Seni Rupa

Seni rupa dibangun dari beberapa unsur yang saling membentuk suatu kesatuan padu yang sehingga bisa dinikmati secara utuh. Unsur-unsur seni rupa ialah suatu unsur yang digunakan untuk mewujudkan sebuah karya seni rupa. Unsur-unsur seni rupa yakni sebagai berikut :

1. Titik

Titik ialah salah satu unsur seni rupa yang paling dasar yang melahirkan sebuah wujud dari ide-ide atau sebuah gagasan yang melahirkan garis, bentuk, atau bidang. Teknik lukisan yang menggunakan sebuah kombinasi dari berbagai variasi ukuran dan warna titik yang dikenal dengan sebutan Pointilisme.

 

2. Garis

Garis ialah salah satu unsur seni rupa yang sebagai hasil dari penggambungan suatu unsur titik. Berdasarkan jenisnya, garis dibedakan menjadi dari garis lurus, panjang, lengkung, pendek, vertikal, horizontal, diagonal, berombak, patah-patah, siral, putus-putus dan lain sebaginya. Macam-macam garis tersebut akan menimbulkan sebuah kesan-kesan tertentu seperti garis lurus yang berkesan tegak dan keras, garis patah-patah terkesan akan kaku, garis lengkung akan berkesan lembut dan lentur, dan garis spiral akan berkesan lentur. Selain itu, garis juga memberikan sebuah kesan watak yang sehingga bisa digunakan sebagai perlambangan misalnya :

  • Garis tegak, melambangkan suatu keagungan, kestabilan.
  • Garis halus, melengkung-melengkung berirama mengesankan suatu kelembutan kewanitaan.
  • Garis miring, melambangkan akan kegoncangan, gerak, tidak stabil.
  • Garis tegas, kuat, terpatah-patah untuk mengesankan atau melambangkan suatu kekuasaan.

 

Sedangkan, berdasarkan pada wujud garisnya yaitu sebagai berikut :

  • Garis nyata, ialah garis yang dihasilkan dari suatu coretan atau goresan lengkung.
  • Garis semu, ialah sebuah garis yang muncul karena terdapat suatu kesan balance pada sebuah bidang, warna atau ruang.

 

3. Bidang

Bidang ialah suatu pengembangan garis yang membatasi suatu bentuk yang sehingga bisa membentuk suatu bidang yang melingkupi dari beberapa sisi. Bidang mempunyai sisi panjang, dan lebar dengan mempunyai ukuran.

 

4. Bentuk

Bentuk ialah suatu unsur seni rupa dari gabungan berbagai suatu bidang. Bentuk dikelompokkan dalam 2 macam yakni sebagai berikut :

  • Bentuk Geografis, ialah suatu bentuk yang terdapat dalam ilmu ukur seperti
  • Bentuk kubistis, contohnya kubus dan balok
  • Bentuk silindris, contohnya tabung, bola dan kerucut.
  • Bentuk Nongeometris, yaitu sebuah bentuk yang meniru suatu bentuk alam, seperti hewan, manusia dan tumbuhan.

 

5. Ruang

Ruang ialah suatu unsur seni rupa dengan mempunyai dua sifat. Dalam seni rupa dua dimensi, ruang besifat semu sedangkan dalam seni rupa tiga dimensi, ruang bersifat nyata. Ruang juga digolongkan menjadi dua yakni Ruang dalam suatu bentuk nyata, seperti ruangan kamar, ruangan patung. Ruangan dalam bentuk khayalan (ilusi) seperti sebuah ruangan yang terkesan dari lukisan.

 

6. Warna

Warna ialah salah satu unsur seni rupa yang menimbulkan suatu kesan dari pantulan cahaya pada mata. Warna dikelompokkan ke dalam beberapa macam yakni sebagai berikut :

  • Warna Primer, ialah salah satu macam warna dasar yang tidak diperoleh dari suatu campuran warna lain. Warna primer terdiri dari warna merah, kuning dan biru.
  • Warna Sekunder, ialah salah satu macam warna yang di dapatkan dari campuran dua warna primer dalam sebuah takaran tertentu.
  • Warna Tersier, ialah salah satu macam warna yang didapatkan dari suatu pencampuran warna sekunder
  • Warna Analogus, ialah salah satu macam deretan warna yang letaknya berdampingan dalam satu lingkaran warna atau yang berdekatan, seperti deretan warna hijau ke warna kuning.
  • Warna Komplementer, ialah salah satu macam warna yang kontras dan letaknya bersebrangan yang dibentuk dalam satu lingkaran warna, misalnya warna merah dengan hijau, warna kuning dengan warna ungu.

 

7. Tekstur

Tekstur ialah salah satu unsur sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda mempunyai sifat permukaan yang berbeda. Tekstur bisa dibedakan menjadi tekstur nyata dan tekstur semu. Tekstur nyata ialah nilai raba yang sama antara sebuah penglihatan dan rabaan. Sedangkan pada teksur semu ialah suatu kesan yang tidak sama antara penglihatan dan perabaan.

 

8. Gelap Terang

Gelap terang ialah salah satu unsur yang bergantung dari suatu intensitas cahaya. Semakin besar intensitas sebuah cahaya maka akan semakin terang, sedangkan semakin kecil intensitas cahaya, maka akan semakin gelap. Dalam karya seni rupa dua dimensi, unsur gelap terang dibuat menurut gradiensi dan dalam pemilihan warna yang ada.

 

Seni rupa memberikan keindahan bagi penikmat dan pencipta seni itu sendiri. dan memberikan nilai-nilai budaya yang diekspresikan oleh seniman.

 


Prinsip Seni Rupa

prinsip seni rupa merupakan yang memiliki fungsi sebagai penunjang beberapa unsur dalam suatu karya yang digabungkan sehingga hasilnya akan memiliki nilai seni. Prinsip dalam seni rupa ini memiliki sedikitnya 8 prinsip yaitu sebagai berikut :

1. Kesatuan

Kesatuan merupakan salah satu prinsip yang menunjang supaya seni rupa saling berpadu antara satu dengan yang lainnya sehingga menghasilkan komposisi yang indah dan mengagumkan.

 

2. Keselarasan

Keselarasan adalah suatu kaitan antara kedekatan unsur yang mempunyai perbedaan dalam bentuk, pencahayaan, serta warna. Sehingga menghasilkan sebuah karya seni yang indah.

 

3. Penekanan

Penekanan adalah prinsip yang memberikan kesan perbedaan dari dua unsur dimana saling berlawanan tetapi berdekatan. Dimana hasilnya akan membuat karya seni tidak sifatnya monoton.

 

4. Irama

Irama adalah suatu prinsip yang memiliki bentuk pengulangan antara satu unsur atau lebih dengan teratur. Biasanya pengulangan ini berupa garis, bentuk, atau variasi dari warna.

 

5. Gradasi

gradasi aadalah susunan dari warna yang berdasar pada tingkatan tertentu pada suatu karya seni. Dengan adanya sebuah gradasi akan membuat karya seni yang dihasilkan akan menjadi lebih hidup.

 

6. Kesebandingan

Mengacu pada keteraturan dan kesesuaian dari karya seni rupa yang diciptakan. Intinya, ukuran dalam unsur seni rupa memiliki perbandingan yang proporsional.

 

7. Komposisi

komposisi adalah organisasi dari unsur seni dimana dalam penyusunannya dalam bentuk yang teratur, serasi, serta menarik.

 

8. Keseimbangan

keseimbangan adalah suatu prinsip dalam seni rupa yang memiliki tanggung jawab pada suatu kesan dari unsur-unsur seni rupa. Dimana hasil yang diciptakan akan menjadi suatu daya pikat pada penikmat karya seni.

 

Itulah ulasan tentang √ Seni Rupa :  Pengertian, Fungsi, Unsur & Jenis Serta Contohnya Lengkap. Semoaga apa yang diulas diatas bermnafaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

 

 

Baca Juga Artikel lainnya :

Baca Juga :  √ Seni : Pengertian, Macam, Cabang, Fungsi, Tujuan & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ 10+ Contoh Seni Rupa Murni : Pengertian, Fungsi, Jenis & Gambarnya Terlengkap
Baca Juga :  √ Seni Rupa Terapan : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis dan Contoh Terlengkap
Baca Juga :  √ Seni Tari : Pengertian, Sejarah, Jenis, Unsur, Fungsi & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ Seni Teater : Pengertian, Ciri, Unsur, Fungsi , Jenis & Contohnya Lengkap