√ Seni : Pengertian, Macam, Cabang, Fungsi, Tujuan & Contohnya Lengkap

Diposting pada
√ Seni : Pengertian, Macam, Cabang, Fungsi, Tujuan & Contohnya Lengkap
5 (100%) 50 votes

√ Seni : Pengertian, Macam, Cabang, Fungsi, Tujuan & Contohnya Lengkap

 

 

SeputarIlmu.Com  – Tanpa adanya seni didunia ini, hidup tidak berwarna dalam kehidupan yang ada dibumi. Berbicara kata seni, Disini akan mengulas tuntas tentang seni secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut.

Seni : Pengertian, Konsep, Macam, Cabang, Fungsi, Tujuan & Contohnya [ TERLENGKAP ]

 

 

Pengertian Seni

Kata seni berasal dari kata sanskerta yaitu seni yang artinya pemujaan, persembahan dan pelayanan yang erat dengan sebuah upacara keagamaan yang disebut kesenian. Menurut Padmapusphita seni berasal dari bahasa Belanda genie dalam bahasa latin yaitu disebut dengan genius yang artinya kemampuan luar biasa dibawa sejak lahir. Sedangkan menurut Ilmu Eropa bahwa seni berasal dari kata art yang artinya artivisual yakni sebuah media yang melakukan suatu kegiatan tertentu.

Seni ialah segala sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung sebuah unsur keindahan dan mampu membangkitkan sebuah perasaan orang lain

 


Pengertian Seni Menurut Para Ahli

1. Aristoteles

Aristoteles  Mengemukakan bahwa seni merupakan tiruan terhadap alam, namun sifatnya harus ideal atau sempurna.

 

2. Alexander Baum Garton

Menurut Alexander Baum Garton menyatakan bahwa Seni adalah segala bentuk keindahan yang mempunyai suatu tujuan positif untuk menjadikan sih penikmat seni merasa bahagia.

 

3. Immanuel Kant

Menurut Immanuel Kant menyatakan bahwa seni ialah suatu bentuk yang penampilan dan pengungkapannya tidak pernah menyimpang dari sebuah kenyataan & seni itu ialah meniru alam.

 

4. Leo Tolstoy

Menurut Leo Tolstoy menyatakan bahwa Seni ialah suatu impian karena rumus  rumus tidak mampu mengikhtiarkan sebuah kenyataan.

 

5. Plato dan Rousseau

Menurut Plato dan Rousseau menyatakan bahwa Seni ialah sebuah hasil dari peniruan alam dari berbagai seginya.

 

6. Erik Ariyanto

Menurut Erik Ariyanto Seni ialah suatu aktivitas rohani yang di refleksikan kedalam sebuah bentuk karya, yang mampu membangkitkan sebuah perasaan senang dan bahagia orang lain yang melihat maupun yang mendengarnya.

 

7. Ahdian Karta Miharja

Menurut Ahdian Karta Miharja menyatakan bahwa Seni ialah segala bentuk aktifitas rohani yang merefleksikan suatu kenyataan dalam sebuah karya, dimana bentuk & isinya mempunyai daya untuk membangkitkan suatu keindahan tertentu didalam jiwa penikmatnya.

 

8. Dra. Nuning Y. Damayanti, Dipl.Art

Menurut Dra. Nuning Y. Damayanti, Dipl.Art menyatakan bahwa seni pada awalnya ialah suatu proses dari diri manusia, yang sehingga seni itu merupakan sinonim daripada ilmu. Seni bisa dilihat melalui intisari ekspresi dari berbagai suatu kreatifitas manusia.

 

9. Drs. Popo Iskandar

Menurut Drs. Popo Iskandar menyatakan bahwa Seni ialah suatu hasil ungkapan emosi seseorang yang ingin disampaikan kepada orang lain, dilakukan dengan suatu kesengajaan dan kesadaran hidup bermasyarakat.

 

10. Chatrin Muler

Menurut Chatrin Muler menyatakan bahwa Seni ialah sesuatu yang berhubungan dengan karya cipta seseorang yang dihasilkan dari sebuah unsur rasa.

 

11. Ki Hajar Dewantara

Menurut Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa seni ialah suatu hasil dari keindahan yang bisa menggerakkan suatu perasaan seseorang tentang keindahan bagi yang melihatnya. Oleh karenanya, perbuatan manusia bisa mempengaruhi dalam menumbuhkan sebuah perasaan yang indah itulah seni.

 

12. Sartono Kartodirdjo

Menurut Sartono Kartodirdjo Seni ialah sebuah sistem yang koheren, karena bisa menjalankan sebuah komunikasi yang secara efektif, yaitu melalui bagiannya saja bisa menunjukkan secara universal.

 


Konsep Seni

Pada awalnya media seni dimanfaatkan manusia untuk mengekspresikan suatu keindahan dan kekagumannya terhadap alam sekitarnya. Pada zaman purba, manusia berusaha untuk mengekspresikan rasa keindahannya dengan cara meniru lingkungan. Dalam upaya meniru lingkungan manusia kadang dapat menirunya secara hampir sempurna. Misalnya, lukisan dinding gua yang dihasilkan manusia purba mempunyai nilai keindahan yang khas.

Di dalam masyarakat tradisional, konsep seni berkaitan dengan sebuah unsur kultural universal seperti religi. Di dalam upacara religi masyarakat tradisional, jenis-jenis kesenian, seperti tari-tarian, musik, nyanyian, dan benda benda seni berupa topeng dipakai sebagai alat alat untuk upacara keagamaan untuk menambah suasana keramat. Selanjutnya, di dalam antropologi berkembang suatu penelitian mengenai kaitan seni dengan religi. Salah satu konsepsi antropologi tentang seni merupakan tulisan Franz Boas yang berjudul Primitive Art pada tahun 1927. Menurut Boas, seni berkaitan erat dengan unsur-unsur religi, ideologi, politik, kekerabatan, dan pendidikan. Oleh sebab itu, tidak ada perbedaan antara kualitas seni antara masyarakat barat dan timur. tapi, tingkat teknologi media seni tersebut bervariasi di setiap masyarakat. Misalnya, seni yang sudah ditampilkan dalam bentuk visual.

Selanjutnya, manusia mulai menerapkan ekspresi seni dengan menciptakan garis-garis dan lingkaran geometris dan dekoratif sesuai dengan apresiasi seni dan kualitas seniman. Upaya untuk menempatkan karya seni baru yang tidak meniru lingkungan dilakukan oleh penduduk suku Asmat di Irian Jaya yang menciptakan mbis, yaitu patung-patung yang menggambarkan orang-orang yang disusun secara vertikal yang menggambarkan para leluhur.

 


Macam-Macam Seni

1. Seni Rupa

Seni rupa yaitu salah satu cabang kesenian dimana mempunyai wujud pasti dan memanfaatkan unsur rupa yang diklasifikasikan ke dalam sebuah bentuk gambar, lukis, patung, grafis, kerajinan tangan, kriya, dan multimedia. Seni rupa meliputi kemampuan dalam memahami, dan berkarya lukis, kemampuan memahami dan membuat patung, kemampuan memahami dan berkarya grafis, kemampuan memahami dan membuat kerajinan tangan, serta kemampuan dalam memahami dan berkarya atau membuat sarana mulltimedia.

Seni rupa telah ada sejak dimulai zaman animisme dan dinamisme zaman sekarang. Seni rupa secara performatif mempresentasikan suatu wujud kasat mata yang dipertimbangkan secara sinergis melalui media sebagai dasar dalam perwujudan rupa.

 

2. Seni Teater

Seni teater pada dasarnya mencakup suatu kemampuan memahami dan berkarya teater, kemampuan memahami dan membuat naskah, kemampuan dalam memahami berperan di bidang casting kemampuan dalam memahami dan membuat setting atau suatu tata teknik pentas panggung dan penciptaan suasananya sebagai perangkat tambahan dalam membidangi suatu seni teater.

Seni teater ialah suatu bagian dari integral kesenian bermedia ungkap suara dalam wujud pemeranan. Cara atau teknik ini lebih mengutamakan terciptanya suatu casting, pembawaan, diksi, intonasi, pengaturan, laring, dan faring secara konsisten yaitu bagian penting dalam penjelmaan suatu profesi yang harus dimiliki.

 

3. Seni Musik

Unsur bunyi merupakan salah satu unsur utama dari seni musik. Sedangkan unsur lain ialah suatu bentuk harmoni, melodi, dan notasi musik merupakan suatu wujud sarana yang diajarkan. Seni musik tumbuh dan berkembang sejak pada zaman Renaissance sampai saat ini. Seni musik ialah sebuah hasil ciptaan manusia yang menghasilkan sebuah bunyi ritme dan harmoni yang indah bagi pendengar.

 

4. Seni Tari

Seni tari ialah suatu hasil ciptaan manusia yang menggunakan suatu gerak tubuh sebagai suatu keindahan. Gerak dalam tari mempunyai fungsi sebagai media mengkomunikasikan maksud-maksud tertentu dari koreogragfer. Keindahan tari ini terletak pada kebahagian, kepuasaan, baik itu dari koreografer, peraga dan penikmat atau penonton. Seni tari terbagi menjadi tari tradisional dan tari garapan.

 

5. Seni Sastra

Seni sastra ialah suatu hasil daya kreasi manusia yang dinikmat segi visual dan dari makna yang dipunyai nya. Seni sastra menggambarkan suatu keindahan dalam bentuk kata-kata, baik itu dituliskan ataupun disuarakan.Contohnya seni sastra yaitu puisi, tulisan, dan kaligrafi.

 


Cabang – Cabang Seni

Seiring dengan berkembangnya jaman, kebutuhan, dan pemahaman manusia, seni juga makin berkembang. Hal ini dengan diikuti dengan lahirnya seni-seni baru di masyarakat. Oswald Kulpe membagi cabang – cabang seni menjadi:

1. Seni Audio (Auditory Art)

Seni audio adalah seni yang bisa dinikmati melalui indra pendengaran, dalam perkembangannya seni audio atau auditory art dibagi kedalam tiga bagian, yaitu sebagai berikut:

  • Seni Musik : Seni musik merupakan seni yang bisa dinikmati melalui nada, misalnya musik instrumental dari alat tunggal seperti piano dan biola, atau juga musik instrumental dari gabungan dari beberapa alat musik seperti pada pertunjukan orkestra.
  • Seni Sastra : Seni satra merupakan seni yang bisa dinikmati melalui keindahan kata dan bahasa, misalnya pada pembacaan puisi atau pementasan drama.
  • Seni Suara : Seni suara adalah seni yang bisa dinikmati melalui nada dan kata, misalnya pada karya lagu, musikalisasi puisi, atau tembang.

 

2. Seni Visual (Visual Art)

Seni visual atau visual art merupakan seni yang dinikmati melalui indra penglihatan (mata). Seni visual dibagi menjadi dua, yakni seni dua dimensi dan seni tiga dimensi.

  • Seni dua dimensi : Seni dua dimensi meliputi seni dua dimensi tanpa gerak seperti karya seni rupa (lukisan, gambar), dan juga seni dua dimensi dengan gerak seperti seni sinematografi.
  • Seni tiga dimensi : Dalam seni tiga dimensi juga dapat dibedakan menjadi seni tiga dimensi tanpa gerak seperti patung, pahatan. Dan seni tiga dimensi dengan gerak seperti seni tari dan pantomim.

 

3. Seni Audio Visual (Auditory Visual Art)

Seni audio visual atau auditory visual art adalah seni yang bisa dinikmati oleh indra pendengaran sekaligus indra penglihatan. Seni audio visual bisa dibagi menjadi yaitu sebagai berikut :

  • Seni tari, seni yang menampilkan keindahan perpaduan antara gerak dan nada
  • Seni drama, yakni seni yang menampilkan perpaduan gerak, kata, dan visual
  • Seni opera, yakni seni yang menampilkan perpaduan gerak, nada, dan visual

 


Fungsi Seni

1. Fungsi Individual

Manusia terdiri dari unsur fisik dan psikis. Salah satu unsur psikis yaitu emosi. Maka fungsi individual ini dibagi menjadi fungsi pemenuhan kebutuhan seni secara fisik dan psikis/emosional.

  • Fisik, Fungsi ini banyak dipenuhi melalui seni pakai yang berhubungan dengan fisik, seperti busana, perabotan, rumah, dan sebagainya. Contohnya : music pengiring senam.
  • Emosional, Dipenuhi melalui seni murni, baik dari segi pembuat/pengubah, maupun konsumen penikmat. Contohnya: lukisan, novel, music, tari, film dan sebagainya.

 

2. Fungsi social

Fungsi social yang artinya bisa dinikmati dan bermanfaat bagi suatu kepentingan orang banyak dalam waktu relative bersamaan. Fungsi social ini di kelompokan menjadi beberapa bidang. yaitu :

  • Rekreasi/hiburan, Seni ini bisa dijadikan sarana melepas sebuah kejenuhan atau mengurangi kesedihan. Hal ini bisa terjadi misalnya pada saat kita menyaksikan music, tarian, film, dan lawak.
  • Komunikasi, Seni bisa digunakan untuk mengkomunikasikan sesuatu, seperti pesan, kritik, kebijakan, gagasan, dan produk kepada orang banyak, contohnya: lagu, balada, poster, drama komedi dan reklame.
  • Pendidikan, Pendidikan juga di memanfaatkan seni sebagai sebuah sarana penunjangan, contohnya: gambar, ilustrasi buku pelajaran, film ilmiah, documenter, poster ilmiah, dan foto.
  • Religi/keagamaan, Karya seni bisa dijadikan ciri atau pesan keagamaan, contohnya: kaligrafi, busana muslim, dekorasi rumah ibadah, dan lagu-lagu rohani.

 


Tujuan Seni

Tujuan diciptakannya seni sangat beragam. Ada yang untuk mencari uang, untuk kepentingan bersama, dan lain sebagainya. Berikut merupakan beberapa tujuan seni yaitu :

  • Mengembangkan kreativitas : Dengan seni, manusia bisa mengembangkan kemampuannya untuk menciptakan sesuatu lebih sempurna lagi.
  • Mengembangkan kemampuan untuk berapresiasi : Orang yang biasanyanya menghayati seni akan mempunyai suatu kemampuan untuk mengetahui nilai budaya dan seni.
  • Mengembangkan keterampilan : Keterampilan teknis dalam berkarya seni bisa pula mengembangkan keterampilan dalam pekerjaan lain dan terampil dalam menggapai kesulitan dan hambatan.
  • Mengembangkan kepribadian : Seniman yang baik selalu mempunyai karya seni yang khas/unik dengan kepribadiannya.

 

Seni mempunyai banyak manfaat bagi manusia, seni bukan hanya indah dipandang, Tetapi juga bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya yaitu seni terapan.

 

Itulah ulasan tentang √ Seni : Pengertian, Macam, Cabang, Fungsi, Tujuan & Contohnya Lengkap Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Baca Juga :  √ Seni Rupa : Pengertian, Fungsi, Unsur, Prinsip, Jenis & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ Seni Sastra : Pengertian, Unsur, Ciri, Jenis, Fungsi & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ Seni Tari : Pengertian, Sejarah, Jenis, Unsur, Fungsi & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ Seni Teater : Pengertian, Ciri, Unsur, Fungsi , Jenis & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ Musik : Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis & Manfaatnya Lengkap