√ Teks Eksplanasi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Struktur, Kaidah, Jenis, Manfaat & Contohnya Lengkap

Diposting pada

√ Teks Eksplanasi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Struktur, Kaidah, Jenis, Manfaat & Contohnya Lengkap


SeputarIlmu.Com – Dalam pembahasan kali ini, kita akan membahas teks eksplanasi. Apakah yang dimaksud teks eksplanasi? Dan apakah ciri-ciri dari teks eksplanasi? Mari kita simak penjelasan terlengkapnya dalam artikel ini.

√ Teks Eksplanasi : Pengertian, Struktur, Ciri, Kaidah, dan Contoh [ TERLENGKAP ]


Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah suatu teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lainnya bisa terjadi. Suatu peristiwa baik peristiwa alam maupun sosial yang bisa terjadi disekitar kita, selalu mempunyai hubungan sebab akibat dan proses.

Setiap peristiwa di sekitar kita tentunya ada suatu proses dan ada hubungan sebab-akibat dengan peristiwa lainnya. Di dalam teks eksplanasi terdapat penjelasan mengenai hubungan sebab-akibat tersebut dengan menggunakan aspek “mengapa” dan “bagaimana” suatu peristiwa terjadi.

Pada dasarnya tujuan teks eksplanasi adalah untuk bisa menjelaskan tentang “mengapa” dan “bagaimana” suatu fenomena atau peristiwa terjadi.

Misalnya, artikel mengenai dampak global warming, peristiwa meletusnya gunung merapi, peristiwa gerhana bulan, atau peristiwa terjadinya tsunami.

Teks eksplanasi ini merupakan adopsi dari bahasa Inggris. Yaitu dari kata explanation dalam bahasa Indonesia yang berarti “menjelaskan”.

Dari istilah tersebut maka muncul suatu pengertian bahwa teks eksplanasi adalah suatu teks yang berisikan suatu proses pejelesan yang berhubungan dengan fenomena alam, sosial, budaya, dan ilmu pengetahuan.


Pengertian Teks Eksplanasi Menurut Para Ahli

1. Restuti ( 2013:85 )

Teks Eksplanasi merupakan sebuah teks yang menerangkan atau menjelaskan mengenai suatu proses atau fenomena alam maupun sosial.


2. The Contemporary English-Indonesian Dictionary: 651

Explanation Teks adalah sebuah teks yang berisi mengenai proses-proses yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya.


3. Mahsun ( 2013: 189 )

Teks Eksplanasi adalah teks yang disusun dengan struktur yang terdiri atas bagian-bagian yang memperlihatkan pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), dan interpretasi atau penutup.

Baca Juga :  √ Sinopsis : Pengertian, Ciri, Fungsi dan Cara Membuatnya Terlengkap

Manfaat Teks Eksplanasi

Terdapat banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mempelajari teks eksplanasi ini. Diantaranya sebaga berikut :

  • Membaca teks eksplanasi ini akan menambah ilmu pengetahuan bagi pembaca serta mewujudkan generasi muda yang cerdas secara intelektual.
  • Menambah wawasan yang sangat luas kepada pembaca tentang proses terjadinya suatu fenomena yang terjadi di lingkungan alam maupun di lingkungan sosial.
  • Menambah wawasan kepada para pembaca mengenai hal-hal yang bersifat ilmiah.

Ciri – Ciri Teks Eksplanasi

Adapun ciri-ciri teks eksplanasi yaitu sebagai berikut ini :

  • Semua informasi yang telah atau akan disampaikan di dalam teks adalah berdasarkan fakta (faktual) tanpa adanya tambahan opini dari penulis.
  • Topik yang dibahas di dalamnya adalah sebuah fenomena yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan atau bersifat ilmiah.
  • Jenis teks ini bersifat informatif dan tidak berusaha untuk mempengaruhi para pembaca untuk mempercayai hal-hal yang dibahas.
  • Struktur teksnya terdiri dari tiga jenis, yakni pernyataan umum, deretan penjelas atau sebab-akibat, dan interpretasi.
  • Penjelasan di dalam teks ini menggunakan sequence markers, maksudnya seperti Pertama, Kedua, Ketiga, dan sebagainya.

Tujuan Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi diantaranya mempunyai tujuan sebagai berikut ini :

  • Menjelaskan suatu fenomena yang terjadi.
  • Menjelaskan sebab-akibat dari suatu peristiwa.

Struktur Teks Eksplanasi

Seperti yang menjadi ciri khas dari teks eksplanasi, teks ini juga mempunyai 3 struktur yang membangunnya agar menjadi satu kesatuan yang utuh. Strukturnya yaitu sebagai berikut :

  1. Pernyataan Umum yaitu berisi pernyataan umum mengenai suatu topik yang akan dijelaskan proses proses terjadinya atau suatu proses keberadaan.
  2. Urutan Sebab Akibat yaitu berisi mengenai detail penjelasan suatu proses terjadinya yang disajikan secara urut atau bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir.
  3. Interpretasi yaitu berisi tentang kesimpulan mengenai suatu topik yang telah dijelaskan.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Adapun beberapa kaidah kebahasaan teks eksplanasi ialah sebagai berikut ini :

  • Pembahasan topik jauh lebih fokus pada hal-hal yang bersifat umum (generic), bukan partisipan manusia. Contohnya saja gempa bumi, gunung meletus, tsunami, badai, dan lain-lain.
  • Dalam penulisannya harus bisa menggunakan istilah-istilah yang ilmiah.
  • Dalam penulisannya harus bisa menggunakan kalimat pasif.
  • Penulisannya lebih sering memakai kata verba material dan verba relasional (kata kerja aktif).
  • Penulisannya banyak sekali menggunakan konjungsi kausal dan waktu. Contohnya saja sebelum, pertama, jika, kemudian, sehingga.
  • Penulisan eksplanasi bertujuan untuk dapat menjustifikasi bahwa sesuatu yang dijelaskan secara kausal itu benar adanya.
Baca Juga :  √ Majas Personifikasi : Pengertian, Ciri, Fungsi dan Contoh Terlengkap

Skematik Eksplanasi

1. General Statement

Berisi satu statemen umum mengenai suatu topik, yang akan dijelaskan proses keberadaannya, proses terjadinya, proses terbentuknya, dan lain sebagainya. Harus bersifat ringkas, menarik, dan jelas, yang mampu membangkitkan minat para pembaca untuk membaca detailnya.


2. Sequence of Explanations

Berisi tentang detail penjelasan suatu proses keberadaan, proses terjadinya. Sangat relatif untuk menjawab pertanyaan “bagaimana”, yang jawabannya berupa sebuah statemen atau declarative sentence.

Penggunaan sequence markers juga sangat dimungkinkan mengingat proses perlu dijelaskan bertahap, pertama, kedua, ketiga, dsb atau pertama, berikutnya, terakhir.


3. Closing

Closing atau penutup berisi tentang kesimpulan atau statemen mengenai suatub topik atau suatu proses yang dijelaskan.


Jenis – Jenis Teks Eksplanasi

Berikut ini adalah beberapa jenis teks eksplanasi diantaranya :

  1. Eksplanasi Sequential yaitu suatu jenis eksplanasi yang menjelaskan rincian tahapan suatu fenomena. Misalnya saja urutan siklus kehidupan rantai makanan.
  2. Eksplanasi Kausal yaitu salah satu jenis eksplanasi yang menjelaskan mengenai asal-muasal atau penyebab terjadinya perubahan pada suatu hal secara bertahap. Misalnya pada proses terjadinya tanah longsor.
  3. Eksplanasi Teoritis yaitu salah satu jenis eksplanasi yang berisi spekulasi kemungkinan yang bisa terjadi di balik suatu fenomena alam. Misalnya saja pada letusan gunung merapi mungkin memicu terjadinya bencana alam lain yang dahsyat.
  4. Eksplanasi Faktorial yaitu suatu jenis eksplanasi yang menjelaskan tentang efek serta hasil dari suatu proses. Misalnya saja pada efek terjadinya kolonialisasi.

Contoh Teks Eksplanasi

Berikut ini contoh teks eksplanasi yang singkat mengenai gerhana bulan lengkap dengan struktur nya.

Judul : Gerhana Bulan

1. Pernyataan Umum (Pembuka)

Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena alam yang sering kita temui. Peristiwa alam ini terjadi apabila bulan beroposisi pada matahari. Namun, oposisi bulan dengan matahari ini tidak akan selamanya menghasilkan peristiwa gerhana bulan.

Mengapa demikian? Sebab kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sangat sebesar. Akan ada saat dimana terjadi perpotongan bidang orbit bulan dengan suatu bidang ekliptika, yang kemudian akan menyebabkan munculnya dua titik yang juga dikenal dengan istilah node.

Baca Juga :  √ Cerita Fiksi : Pengertian, Ciri, Unsur, Struktur dan Jenis Terlengkap

Nah, gerhana bulan tersebut akan terjadi apabila bulan beroposisi dengan titik nude tersebut. Dibutuhkan sekitar 29,53 hari untuk sampai bulan bergerak dari satu titik ke titik oposisi lainnya.


2. Deretan Penjelas (Isi)

Faktanya, ketika terjadi gerhana bulan, sebenarnya terkadang suatu penampakan bulan masih dapat terlihat. Hal ini disebabkan karena sinar matahari yang masih tersisa itu, berbelok menuju arah bulan oleh atmosfer bumi.

Sinar matahari yang dibelokkan itu tentu saja memiliki spektrum cahaya kemerahan, yang merupakan alasan mengapa saat peristiwa gerhana bulan, tampilan bulan tersebut akan terlihat lebih gelap, biasanya berwarna merah gelap, jingga atau bahkan coklat.

Untuk mengamati gerhana bulan, dapat Anda lakukan dengan mata telanjang atau tanpa adanya bahaya sedikit pun. Pada saat terjadi gerhana bulan ini, umat Islam yang melihat dan mengamati peristiwa gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana (salat khusuf).


3. Penutup (Interpretasi)

Ketika bayangan di bumi menutupi sebagian atau seluruh penampang bulan, maka pada saat itulah akan terjadi gerhana bulan. Terutama ketika bumi ini menempati posisi di antara matahari dan bulan, dan berada pada satu garis lurus yang sama, yang kemudian membuat sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena telah dihalangi oleh posisi bumi saat itu.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Teks Eksplanasi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Struktur, Kaidah, Jenis, Manfaat & Contohnya Lengkap. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan lebih lagi bagi para pembaca. Terima Kasiih.


Baca Juga Artikel Lainnya :