√ Notulen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Cara Membuat dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Notulen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Cara Membuat dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Notulen.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Notulen? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Notulen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Cara Membuat dan Contoh Terlengkap
√ Notulen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Cara Membuat dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Notulen

 

Notula merupakan suatu catatan mengenai rapat yang telah dijalankan, sedangkan orang yang melakukan pekerjaan sebagai pencatat disebut notulis dan bila sudah disahkan dalam sebuah laporan disebut notulen.

Notulen juga dapat diartikan sebagai suatu isi ringkas dari hasil rapat yang diadakan. Notulen biasanya ditulis oleh seorang Notulis yang bisa dijabat oleh sekretaris. Saat rapat berlangsung seorang Notulis harus menyimak dengan pasti alur rapat yang sedang berjalan.

 

 

Tujuan Dibuatnya Notulen

 

1. Menjadikan Bukti Terselenggarannya Rapat

Saat rapat berlangsung notulis mencatat semua hal-hal penting, notulen inilah yang nantinya akan menjadi bukti apabila nanti diperlukan bukti-bukti terselenggarannya rapat.

 

2. Sumber Informasi Apabila Akan Diadakannya Pembahasan Ulang

Tidak heran apabila pada suatu rapat belum menghasilkan keputusan yang tetap dalam membahas masalah, maka perlu diadakannya pembahasan lebih lanjut untuk mendapatkan keputusan. Dan notulen dari rapat sebelumnya menjadi acuan atau tolak ukur untuk mendapatkan keputusan.

 

3. Memberikan Informasi Mengenai Rapat Kepada Peserta yang Tidak Hadir

Pada saat akan menyelenggarakan rapat tentu ada peserta yang akan diundang dirapat tersebut Tidak jarang juga pada saat rapat diselenggarakan ada peserta yang tidak dapat hadir karena ada suatu hal yang endadak atau lebih penting, padahal peerta tersebut perlu mengetahui hasil rapat tersebut.

Maka dari itu dengan adanya notulen peserta yang tidak dapat hadir bisa membaca notulen tersebut dan mengetahui hasil rapatnya.

 

4. Alat Pencapai Tujuan Tertentu

Dalam suatu perusahaan terkadang menetapkan anggaran uang untuk diadakannya rapat rutin setiap bulan, dan suatu ketika perusahaan tersebut tidak meleksanakan rapat rutin karena suatu hal.

Padahal setiap bulan harus ada bukti pengeluaran untuk keperluan rapat. Maka kita kita bisa membuat notulen baru yang berdasarkan notulen lama.

 

 

Fungѕі Notulen

 

  • Sеbаgаі buktі telah dі аdаkаn rараt.
  • Sеbаgаі mаnоmеtеr atau ukurаn kеѕukѕеѕаn rараt.
  • Aраkаh ѕеmuа tujuаn rараt yang tertuang dаlаm nоtulа telah bеrhаѕіl dilaksanakan аtаu tіdаk.

 

 

Cara Membuat Notulen Rapat

 

1. Kita Harus Cermat dalam Mengamati Alur Rapat yang Sedang Berlangsung

Apabila tidak memungkinkan untuk mencatat secara langsung kita bisa menggunakan alat perekam untuk memudahkan kita dalam mencatat, akan tetapi biasanya seorang notulis dalam menulis notulen menggunakan tulisan steno untuk mempercepat dalam menulis.

 

2. Buat Format Notulen yang Benar

Supaya notulen dapat menjadi sumber informasi yag mudah dipahami dan rapi. Buat paragraph notulen yang rapi dengan rata kiri dan kanan.

Gunakan format huruf yang jelas supaya mudah dibaca, atur jarak baris, bedakan mana KOP Perusahaan dan Judul Notulen.

 

3. Buat Daftar Hadir Peserta Rapat

Daftar hadir adalah catatan yang memuat kehadiran seseorang dalam suatu acara. Dengan adanya daftar hadir kita bisa mengetahui siapa yang tidak hadir dan siapa yang hadir dalam rapat tersebut.

Lampirkan daftar hadir dibelakang notulen. Buatlah daftar hadir dengan menggunakan table supaya mudah dipahami oleh orang lain.

 

4. Jangan lupakan pengasahan dari pimpinan rapat, supaya notulen tersebut data diakui kebenarannya.

 

 

Contoh Notulen

 

Notula Rapat Pembentukan Koperasi
SMA Bunga Bangsa Semarang

 

Tanggal : 21 Mei 2013
Tempat : Gedung Kesenian SMA Bunga Bangsa
Waktu : Pukul 09.00-12.00 WIB
Peserta yang Hadir : 102 orang anggota koperasi,
Terdiri Atas :

  • Guru berjumlah 55 orang
  • Pegawai tata laksana berjumlah 47 orang (daftarhadirterlampir)

Berhalangan :

  • Ibu Rianasari
  • Bapak Burhanudin

Pemimpin Rapat : Bapak Rasyid Abdullah, M.Pd., Kepala SMA Bunga Bangsa

Ringkasan Jalannya Rapat :

  • Rapat dibuka oleh Bapak Rasyid Abdullah, M.Pd., Kepala SMA Bunga Bangsa
  • Pengarahan pemimpin rapat
  • Pembentukan pengurus koperasi
  • Penutup

Hasil Rapat :

Pengurus Koperasi SMA Bunga Bangsa :

  • Penanggung jawab : Rasyid Abdullah, M.Pd., dan Kepala SMA Bunga Bangsa
  • Ketua : Drs. Arif Rahman
  • Wakil Ketua : Drs. Agus Budiman
  • Sekretaris : Dra. Melindawati
  • Bendahara : Dra. Dian Permata
  • Pengawas Keuangan : Drs. Permana

Seksi – Seksi :

  • Pembelian barang : Drs. Adi nugraha
  • Simpan pinjam : Dimas Prasetyo, S.Sos
  • Kantin : Sinta Dewi , S.S
  • Pengelola Buku : Dra.Desi Irawati
  • Pengelola ATK : Yudi Pratama

Jenis Koperasi :

  • Jual beli bahan pokok
  • Pengelolaan kantin
  • Pengelolaan buku dari penerbit
  • Pengelolaan keperluan siswa

Besar Iuran Anggota Koperasi :

  • Simpanan pokok Rp. 35.000.,00
  • Simpanan wajib Rp. 10000,00
  • Simpanan sukarela tidak ditentukan jumlahnya, sesuai dengan kemampuan

Rencana yang Akan Datang :

  • Mendirikan wartel
  • Mendirikan tempat penjualan pulsa elektronik

Catatan Khusus :

  • Karena tidak ada berbagai hal-hal lain yang dapat dibicarakan, rapat ditutup pukul 12.00.

 

Semarang, 21 Mei 2013

 

Pemimpin Rapat Notulis

 

Rasyid Abdullah,M.Pd Ani Fadilah

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Notulen : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Cara Membuat dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Demokrasi Liberal : Pengertian, Ciri, Latar Belakang, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

Baca Juga :  √ Amanat : Pengertian, Ciri, Macam dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Nodus Limfa : Pengertian, Struktur, Penyebab, Fungsi dan Letak Terlengkap

Baca Juga :  √ Korosi : Pengertian, Jenis, Faktor Penyebab, Cara Pencegahan & Contohnya Lengkap