√ Rawa : Pengertian, Fungsi, Ciri, Jenis dan Prosesnya Terlengkap

Diposting pada

√ Rawa : Pengertian, Fungsi, Ciri, Jenis dan Prosesnya Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Rawa.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Rawa? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Rawa : Pengertian, Fungsi, Ciri, Jenis dan Prosesnya Terlengkap
√ Rawa : Pengertian, Fungsi, Ciri, Jenis dan Prosesnya Terlengkap

 

Pengertian Rawa

 

Rawa merupakan suatu lahan genangan air secara ilmiah yang terjadi terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat dan memiliki ciri-ciri khusus secara, kimiawi dan fisika biologis.

Tumbuhan yang tumbuh di rawa biasanya rerumputan, eceng gondok, kayu ulin, dan masih banyak lagi tumbuhan lainnya. Wilayah rawa yang luas di yang berada di Indonesia yakni di Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, dan Irian Jaya.

 

 

Proses Terjadinya Rawa

 

  • Rawa Pantai

Rawa pantai ialah suatu rawa yang terdapat di daerah pinggir pantai. Jenis rawa ini selalu dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Proses terjadinya rawa ini yaitu karena bagian-bagian rendah di pinggir laut selalu digenangi air laut.

Tanaman yang dapat tumbuh di rawa jenis ini antara lain pohon bakau. Contohnya: Rawa-rawa pantai yang berada di teluk Bone Sulawesi Selatan.

 

  • Rawa Payau

Rawa payau yaitu sebuah rawa yang terdapat di muara sungai dan dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut. Rawa payau terjadi karena ada bagian rendah di sekitar muara sungai selalu tergenang akibat peluapan air sungai dan pasang surutnya air laut.

Rawa jenis ini banyak ditumbuhi rerumputan dan pohon-pohon yang tahan air seperti kayu ulin, bakau, dan sebagainya. Rawa jenis ini banyak ditemukan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Rawa jenis ini banyak dijadikan sebagai wilayah persawahan pasang surut oleh penduduk dan pemerintah.

 

  • Rawa Sungai

Rawa sungai yakni rawa yang terjadi karena bagian sisi kiri dan kanan sungai terdapat daerah-daerah yang rendah sehingga air sungai selalu menggenanginya. Rawa jenis ini banyak terdapat pada wilayah pedalaman di Kalimantan dan bagian timur pulau Sumatera.

Contohnya: Rawa-rawa yang ada di sungai Musi antara Kota Palembang hingga Kota Sebayu (Sumatera Selatan), rawa-rawa sungai Mahakam antara Muara Kaman hingga Muara Amuntai dan Kahala yang ada di Kalimantan Timur.

 

  • Rawa Cekungan

Rawa cekungan adalah salah satu rawa yang terdapat pada daerah cekungan tertentu yang selalu terisi oleh air. Terjadinya cekungan tersebut yaitu karena penurunan atau pengangkatan oleh tenaga endogen di sekeliling cekungan. Contohnya: Rawa Pening yang ada di Jawa Tengah.

 

  • Rawa Danau

Rawa danau merupakan sebuah rawa yang terjadi akibat pasang surut air danau. Pada musim hujan, danau akan menggenangi daerah sekitarnya dan pada musim kemarau air danau akan surut.

Daerah sekeliling danau yang mengalami pasang surut maka akan terbentuk rawa danau. Contohnya yaitu rawa yang di sekitar danau Tempe, Sulawesi Selatan.

 

 

Fungsi Rawa

 

  • Rawa dapat dijadikan sebagai lahan pertanian seperti dimanfaatkan guna menghasilkan eceng gondok dan tanaman air yang lainnya, penghasil kayu untuk tanaman hutan tropis, ladang perikanan, dan ladang pertanian tanah gambut.
  • Rawa bermanfaat untuk mencegah terjadinya bencana alam. Hal ini lantaran dapat menyerap air dengan ceoat sehingga penyebab banjir daoat diminimalisir.
  • Rawa bermanfaat bagi sebagai penghasil pohon bakau yang selama ini, diakui ataupun tidak dapat dapat diamnafaat untuk struktur bumi terutama mencegah terjadinya abrasi, keadaan ini sebagaimana yang sudah terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
  • Sebagai tempat untuk berbudidaya beberapa jenis- jenis ikan tertentu.
  • Sebagai tempat berbudidaya beberapa jenis tanaman tertentu contohnya seperti anggrek, enceng gondok, serta lain sebagainya.
  • Sebagai lahan sebagai pengganti sawah yang tidak perlu diarili lagi.
  • Sebagai tempat untuk berkembangnya berbagai keanekaragaman hayati.
  • Sebagai pengurang polusi serta juga pencemaran udara.

 

 

Jenis – Jenis Rawa

 

1. Jenis Rawa Berdasarkan Lokasi Terjadinya

 

  • Rawa Dataran Rendah

Rawa dataran rendah merupakan rawa yang terbentuk di daerah dataran rendah dengan permukaan datar atau cekung. Air rawa ini berasal dari air hujan, air tanah, air sungai, air laut, atau air danau. Biasanya kaya akan mineral.

 

  • Rawa Dataran Tinggi

Rawa yang terletak pada daerah permukaan tinggi dan memiliki permukaan cekung. Sumber airnya biasa berasal dari hujan.

 

  • Rawa Peralihan

Rawa yang sebagian tanaganya bisa digunakan sebagai lahan pertanian.

 

2. Jenis Rawa Berdasarkan Rasa Air

 

  • Rawa Air Asin

Rawa air asin ialah rawa yang memiliki kandungan air terdiri dari air asin atau air laut. Rawa ini banyak terdapat di daerah pantai di Indonesia, seperti rawa-rawa yang ada di pantai barat dan pantai timur Aceh, rawa-rawa yang ada di sekitar pantai teluk Bone Sulawesi Selatan dan lain sebagainya.

 

  • Rawa Air Payau

Rawa air payau yaitu rawa yang terbentuk karena adanya percampuran antara air asin (air laut) dan air tawar. Rawa ini memiliki rasa air yang payau.

Rawa air payau banyak terdapat di muara sungai yang ada di Kalimantan dan muara sungai yang ada di pantai timur pulau Sumatera.

 

  • Rawa Air Tawar

Rawa air tawar yakni rawa yang kandungan airnya dipengaruhi oleh air sungai, air hujan, dan air tanah. Rawa ini memiliki rasa air yang tawar.

Rawa jenis ini banyak terdapat pada daerah pedalaman sungai yang ada di Kalimantan dan pedalaman sungai yang ada di pantai timur pulau Sumatera dan juga rawa-rawa yang ada di daerah cekungan dan rawa danau.

 

3. Jenis Rawa Berdasarkan Kondisi Air dan Tumbuhan Yang Hidup

 

  • Swamp

Swamp ialah lahan basah yang selalu digenangi air dengan jenis tumbuhan yang hidup seperti lumut, rumput-rumputan semak-semak, dan tumbuhan jenis pohon.

 

  • Marsh

Sama halnya seperti swamp, namun tumbuhan yang tumbuh yang hidup didominasi oleh jenis lumut-lumutan, rerumputan dan alang-alang.

 

  • Bog

Bog yaitu suatu lahan basah yang permukaan tanahnya relatif kering, sedangkan dalam tanah bersifat jenuh air. Genangan air dangkal hanya terlihat di beberapa tempat.

 

  • Rawa Pasang Surut

Rawa pasang surut yakni salah satu jenis rawa yang airnya berasal dari pasang surut air laut. Tumbuhan yang hidup subur di jenis rawa pasang surut yaitu tumbuhan bakau.

 

 

Ciri – Ciri Rawa

 

  • Dilihat dari segi air, rawa memiliki air yang asam dan berwarna coklat, bahkan sampai kehitam- hitaman.
  • Berdasarkan tempatnya, rawa- rawa ada yang terdapat di area pedalaman daratan, namun banyak pula yang terdapat di sekitar pantai.
  • Air rawa yang berada di sekitar pantai sangat dipengaruhi oleh pasang surutnya iar laut.
  • Ketika air laut sedang pasang, maka permukaan rawa akan tergenang banyak, sementara ketika air laut surut, daerah ini akan nampak kering bahkan tidak ada air sama sekali.
  • Rawa yang berada di tepian pantai banyak ditumbuhi oleh pohon- pohon bakau, sementara rawa yang berada di pedalaman banyak ditumbuhi oleh pohon- pohon palem atau nipah.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Rawa : Pengertian, Fungsi, Ciri, Jenis dan Prosesnya Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ 14 Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli & Proses Terbentuknya Lengkap

Baca Juga :  √ Seni : Pengertian, Macam, Cabang, Fungsi, Tujuan & Contohnya Lengkap

Baca Juga :  √ Kelenjar Saliva (Air Ludah) : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Struktur Terlengkap

Baca Juga :  √ Jenis & Ciri Manusia Purba Di Indonesia : Pengertian, Sejarah & Gambarnya Lengkap