√ Closed Source : Pengertian, Kekurangan, Kelebihan dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Closed Source : Pengertian, Kekurangan, Kelebihan dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Closed Source.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Closed Source? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Closed Source : Pengertian, Kekurangan, Kelebihan dan Contoh Terlengkap
√ Closed Source : Pengertian, Kekurangan, Kelebihan dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Closed Source

 

Close Source (sumber tertutup) merupakan salah satu program (software) yang kodenya tidak dibuka untuk umum. Orang yang mempunyai code tertutup dapat membagi source codenya melalui sebuah lisensi, baik dengan gratis atau berbayar. Walaupun gratis, pada lisensi tertentu software yang diberikan tidak sepenuhnya open source (sumber terbuka).

 

 

Contoh Software Close Source

 

1. Bahasa Pemrograman

Banyak bahasa pemrograman yang memiliki lisensi close source, contohnya ASP.Net, Pascal, Visual Basic.

 

2. Web Browser

Untuk browser dengan close source adalah Internet Explorer yang digunakan oleh Microsoft dalam sistem operasi Windows.

 

3. Aplikasi

Banyak aplikasi yang menggunakan lisensi close source atau kode tertutup contohnya adalah CodelDraw, Adobe Photoshop, Adobe Acrobat, Adobe Ilustrator.

 

4. Aplikasi Perkantoran

Untuk aplikasi perkantoran yang menggunakan close source adalah salah satunya Microsoft Office yang sangat populer digunakan dalam perkantoran.

 

5. Anti Virus

Beberapa antivirus juga menggunakan close source untuk mengamankan dari serangan program jahat, contohnya adalah Norton dan McAfee.

 

 

Kelebihan Close Source

  • Linux gratis, gratis disini berarti tidak harus membeli lisensi.
  • Linux stabil.
  • Linux open source, source code yang disertakannya.
  • Linux aman “secure”, Linux mengimplementasikan standar protocol keamanan yang sangat aman.
  • Linux cepat dan jalan terus “keep on running”, tidak harus restrat saat selesai install aplikasi.
  • Banyak dukungan dan dokumentasi, Linux dan komunitasnya menyediakan milyaran dokumentasi “Readme, HOWTO, Guide, Manual, Info”.
  • Linux menjunjung tinggi kemerdekaan tiap orang untuk berkreasi.
  • Bebas virus, Linux itu merupakan like-Unix dan Unix itu bebas virus. Mengapa bebas virus?? karena didalam system operasi Unix, setiapkali akan mengakses sistem, mengubah, menghapus, menambah bagian dari sistem, selalu diminta konfirmasi password , sedangkan virus tidak tahu password sistem kecuali pemilik sistem tersebut.
  • Linux mempunyai banyak pilihan, kita bisa memilih Linux menurut selera kita, banyak sekali distro “perusahaan yang menyediakan sistem operasi Linux” yang ada dimuka bumi ini.
  • Tampilan Linux tidak lagi mengecewakan.

 

 

Kekurangan Close Source

  • Pengoperasiannya yang sulit.
  • Linux mengeluarkan banyak distro sehingga membuat user bingung.
  • Tidak ada Game Linux berkualitas sama dengan Game Windows.
  • Masih minimnya dukungan Hardware dan Driver.
  • Software yang digunakan tidak tersedia di Linux.
  • Tidak ada waktu untuk belajar.
  • Kurangnya sosialiasi.
  • Ketergantungan dengan software bajakan.
  • Tidak adanya dukungan resmi.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Closed Source : Pengertian, Kekurangan, Kelebihan dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ ERP : Pengertian, Sejarah, Manfaat, Cara Kerja dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Insentif : Pengertian, Tujuan, Indikator, Prinsip dan Jenis Terlengkap

Baca Juga :  √ Lembaga Pendidikan : Pengertian, Macam, Ciri, Tujuan, Fungsi & Contohnya Lengkap

Baca Juga :  √ Intranet : Pengertian, Sejarah, Manfaat, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap