√ Globe : Pengertian, Manfaat, Jenis, Ciri dan Sejarah Terlengkap

Diposting pada

√ Globe : Pengertian, Manfaat, Jenis, Ciri dan Sejarah Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Globe.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Globe? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Globe : Pengertian, Manfaat, Jenis, Ciri dan Sejarah Terlengkap
√ Globe : Pengertian, Manfaat, Jenis, Ciri dan Sejarah Terlengkap

 

Pengertian Globe

 

Kata globe berasal dari bahasa Latin globus yang artinya bola atau bulatan. Globe diciptakan oleh Anaximander pada abad ke- 6 SM. Globe yang terkenal adalah globe Raja Louis XVII dan globe buatan Martin Behain pada tahun 1492.

Globe merupakan suatu tiruan bola bumi yang diperkecil serta menyerupai aslinya. Tidak layaknya peta biasa yang digambarkan pada sebuahbidang datar (umumnya kertas), globe ini digambarkan dan ditata pada sebuah bola, sehingga bentuknya mirip dengan bumi yang sesungguhnya.

 

 

Pengertian Globe Menurut Para Ahli

 

1. Oxford Living Dictionaries

Globe ialah sebuah representasi bola bumi atau rasi bintang dengan peta di permukaan.

 

2. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Globe yaitu bola bumi buatan, peta bumi yang bulat seperti bola (tiruan bumi) dan dunia (planet bumi).

 

3. Cambride Dictionary

Globe merupakan peta dunia yang dibuat dalam bentuk bola dan melekat pada penyangga, yang dapat diputar pada sudut yang sama dengan berputarnya bumi di angkasa.

 

 

Sejarah Globe

 

Berdasarkan sejarah, dahulu orang Yunani kuno tidak pernah mempercayai teori “bumi datar”. Mereka mempercayai bahwa bumi itu bulat.

Sehingga bola bumi pertama dibuat untuk menggambarkan pemahaman mereka mengenai hal itu. Seorang Yunani bernama Crates dikreditkan sebagai pembuat bola bumi pertama di sekitar 150 SM.

Seorang ahli geografi Jerman bernama Martin Behaim membuat bola bumi terestrial paling awal. Dia membuat globe pada tahun 1492, dan Christopher Columbus hampir pasti menyadarinya dan diperkuat oleh keyakinannya untuk berlayar ke Barat untuk menemukan Timur.

Bola bumi atau globe yang kini kita ketahui tidak akan sama tanpa ahli geografi, Gerhard Kremer yang lebih dikenal dengan bentuk Latin dari namanya, Gerardus Mercator. Mercator hidup dari 1512-1594 dan juga seorang kartografer, matematikawan, astronom, dan pengukir.

Dia terkenal karena telah mengembangkan jenis peta, sekarang disebut proyeksi Mercator, di mana semua garis meridian dan garis memanjang sejajar dan garis lintang memotong pada sudut kanan dan juga sejajar satu sama lain.

Proyeksi Mercator menyederhanakan pembacaan peta yaitu misal seorang navigator bisa merencanakan jalur kapal di antara dua titik dalam garis lurus dan mengikuti jalur itu tanpa mengubah arah kompas. Mercator juga secara luas mempengaruhi semua aspek pembuatan peta lainnya, atlas dunia juga hasil penemuannya.

Dia menjadikan Louvain, Belgia, sebagai pusat kartografi dunia dan instrumen ilmiah; disana ia dan Myrica Frisius membuat bola bumi dan bola langit pada tahun 1535-1537.

 

 

Ciri – Ciri Globe

 

  • Berbentuk 3 dimensi (bulat).
  • Menunjukkan lokasi yang nyata atau sebenarnya.
  • Dapat mengetahui lokasi suatu titik atau wilayah terhadap lokasi titik atau wilayah lain di seluruh permukaan bumi.
  • Sulit direproduksi atau disalin.
  • Keterangan sangat terbatas (karena biasanya berskala kecil).
  • Daerah atau wilayah yang sangat kecil tidak tergambar atau tergambar tapi kurang jelas.
  • Tidak lazim ditambahkan simbol-simbol dan keterangan lain untuk kepentingan tertentu.

 

 

Manfaat Globe

 

  • Bisa dipakai untuk mengetahui suatu proses gerhana, baik waktu terjadinya maupun tempatnya.
  • Untuk mengetahui proses perubahan musim berdasarkan pada perubahan posisi semu matahari terhadap bumi.
  • Untuk mengetahui pembagian iklim bumi dengan berdasarkan garis lintangnya.
  • Untuk menghitung pembagian waktu di bumi dengan berdasarkan garis bujurnya.
  • Untuk membandingkan luas daratan dengan luas lautan di permukaan bumi.
  • Sebagai media peraga bentuk bumi dan rotasinya.
  • Untuk menentukan jenis proyeksi untuk pemetaan tempat tertentu.
  • Untuk mengetahui besarnya skala nominal tentang jarak, bentuk, dan luas di permukaan bumi.

 

 

Kelebihan Globe

 

  • Bentuk globe menyerupai bentuk bumi yang sebenarnya (bentuk sesuai dengan aslinya).
  • Letak astronomis dan geografis pada globe mudah untuk dipelajari karena, mengikuti bentuk bumi.
  • Gambar daratan dan lautan pada globe bisa terlihat persebarannya sesuai dengan kenyataannya.
  • Pembagian iklim matahari bisa lebih mudah dipelajari.
  • Globe bisa menirukan gerakan rotasi bumi dan posisi bumi terhadap ekliptika.

 

 

Kekurangan Globe

 

  • Skala globe terlalu kecil sehingga informasinya tidak lengkap atau sifatnya masih umum.
  • Berbeda dengan peta yang bisa dilipat, globe tidak mudah untuk dibawa kemana-mana.

 

 

Jenis – Jenis Globe

 

Globe merupakan satu-satunya peta dunia “sejati” karena tidak ada distorsi dalam hubungan area, arah, atau jarak. Perataan bumi pada bagian kutub dan “menggemukkan” di sekitar khatulistiwa adalah distorsi kecil dan nyata yang tidak muncul pada globe.

Globe yang membentuk bola bumi dipasang pada poros dan berdiri sehingga bisa diputar seperti bumi. Kemiringan gandar (23.5 °) sama dengan rotasi bumi pada porosnya.

Globe bisa dibedakan berdasarkan cara globe diletakkan. Berdasarkan cara diletakkan, ada beberapa jenis globe diantaranya yaitu :

  • Globe Bertiang (jenis ini yang banyak digunakan).
  • Globe Gantung
  • Globe Beralas

 

1. Globe Terestrial (Peta Bola Dunia)

  • Globe Fisik menggambarkan Bumi ketika para astronot melihatnya (kecuali bahwa mereka juga melihat awan dan bayang-bayang yang diintervensi oleh matahari). Meskipun globe fisik menekankan fitur-fitur lahan alami (kadang-kadang menunjukkan relief), kenampakan dasar laut juga bisa ditunjukkan.
  • Globe Politik menunjukkan bangsa-bangsa di dunia dalam berbagai warna serta kenampakan peradaban lain seperti lokasi kota.

 

2. Globe Seletial (Bola Langit)

Globe seletial yakni bola langit yang digunakan untuk menggunakan bumi sebagai pusat imajiner alam semesta untuk memetakan bintang-bintang dalam bentuk bulat.

Jenis bola langit meluas pada globe planet dan bulan. Karena citra satelit dan kemajuan teknologi lainnya, kenampakan dunia kini tersedia dalam bentuk bola dunia pada CD-ROM sebagai bola dunia digital.

Berdasarkan pada bahan yang digunakan, globe bisa dibuat dari kayu, plastik, plester atau karet. Beberapa memiliki permukaan yang halus, sedangkan yang lain dibentuk untuk menunjukkan benua dan kedalaman lautan.

Beberapa globe mungkin memiliki permukaan batu tulis yang memungkinkan untuk menggambar dengan kapur.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Globe : Pengertian, Manfaat, Jenis, Ciri dan Sejarah Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Atlas : Pengertian, Fungsi, Ciri, Syarat, Jenis dan Unsur Terlengkap

Baca Juga :  √ Sistem Rangka Manusia : Pengertian, Fungsi, Struktur & Klasifikasinya Lengkap

Baca Juga :  √ Gigi : Pengertian, Bagian, Jenis, Fungsi & Gambarnya Lengkap

Baca Juga :  √ Konferensi Inter Indonesia : Pengertian, Latar Belakang, Tujuan & Hasilnya Terlengkap