√ Gunung Meletus : Pengertian, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi, Contoh dan Tanda Terlengkap

Diposting pada

√ Gunung Meletus : Pengertian, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi, Contoh dan Tanda Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Gunung Meletus.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Gunung Meletus? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Gunung Meletus : Pengertian, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi, Contoh dan Tanda Terlengkap
√ Gunung Meletus : Pengertian, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi, Contoh dan Tanda Terlengkap

 

Pengertian Gunung Meletus

 

Gunung Meletus merupakan suatu proses pergerakan magma untuk naik ke permukaan bumi disertai dengan ledakan keras karena magma mempunyai densitas atau berat jenis yang ringan daripada batuan.

Sifat magma yang panas dan tersusun dari cairan, gas, dan kristal berbentuk solid, sehingga magma mempunyai kecenderungan untuk naik ke atas.

Gunung berapi biasanya berbentuk kuba lava kemudian kemudian lavanya runtuh yang akan menghasilkan aliran piroklastik yang orang awam menyebutnya sebagai wedus gembel.

 

 

Tanda – Tanda Gunung Meletus

 

1. Suhu Di Sekitar Gunung Meningkat

Meningkatnya suhu udara yang berada disekeliling gunung berapi tersebut. Meningkatnya suhu ini utamanya dirasakan oleh masyarakat yang terletak di sekitar lereng gunung ataupun di kaki gunung.

Naiknya suhu disekitar gunung berapi dikarenakan oleh aktivitas magma yang semakin banyak atau semakin tinggi tingkatannya menjadikan akan berkumpul di dekat permukaan bumi.

 

2. Mata Air Sekitar Gunung Mengering

Mata air yang berada di sekitar gunung tersebut akan mengering. Tentang mata air yang mengering ini, pada umumnya alasannya yaitu sama, semakin tinggi suhu disekeliling gunung berapi.

 

3. Tumbuhan Yang Berada Di Sekitar Gunung Layu

Suhu panas yang berad di dlaam panas bisa membuat tanaman-tanaman menjadi layu, lebih lagi apabila panas ini meningkat secara signifikan. Efeknya akan semakin parah dibanding layu karena musim kemarau.

 

4. Hewan-Hewan Liar Yang Tinggal Di Gungun Lari Ke Bawah Atau Turun Gunung

Binatang-binatang tersebut turung gunung agar jauh dari panas yang menyengat dan menuju ke kaki gunung, bahkan bisa saja menuju ke pemukman warga.

 

5. Sering Terjadi Suara Gemuruh Gunung

Seringkali, suara gemuruh ini terjadi di malam hari, oleh sebab itu rata-rata pada gunung berapi yang aman mengalami erupsi, mereka mengeluarkan suara gemuruh yang semakin lama akan semakin sering.

 

6. Sering Terjadi Gempa Vulkanik

Magma yang terus aktif didalam perut bumi selain membuat suara yang bergemuruh dan juga akan memunculkan getaran-getaran.

Getaran ini yang pada akhirnya sampai ke permukaan bumi dan kita sering menamakan dengan gempa. Gempa yang diakibatkan karena aktivitas gunung berapi ini tidaklah begitu besar. Gempa vulkani pada umumnya lebih kecil dibanding gempa tektonik.

Gempa vulkanik akan sering terjadi, baik yang kekuatanya sangat kecil sampai yang besar. Seluruh aktivitas gempa vulkanik akan tercatat oleh alat pengukur gempat bumi yaitu seismograf yang telah dimiliki oleh Badan Meteorologi dan Geofisika pada sekitar daerah gunung tersebut.

 

7. Keluarnya Awan Panas

Selain suara gemuruh dan gempa vulkani, tanda dari gunung akan meletus berikutnya yaitu adanya awan panas. Awan panas ialah asap yang dikeluarkan oleh gunung berapi sebagai tanda bahwa gunung itu memiliki aktivitas magma yang tinggi dan siap untuk erupsi.

Awan panas ini memiliki sifat yang sangat panas. Awan panas bersumber dari dalam perut gunung atau perut bumi yang sumbernya adalah magma yang memiliki suhu yang sangatlah panas

 

8. Terjadi Hujan Abu

Hujan yang turun biasanya adalah abu. Hujan abu menjadi tanda bahwa gunung telah mengalami erupsi atau akan mengalami erupsi yang lebih besar lagi.

Hujan abu ini seperti awan panas, jadi dapat terbawa oleh angin. Abu yang turun berawal dari dalam perut bumi. Oleh sebab massanya yang ringan, maka abu ini terbawa kemanapun angin berhembus.

 

 

Penyebab Gunung Meletus

 

1. Peningkatan Timbulnya Gempa Vulkanik

Peningkatan timbulnya jenis gempa bumi vulkanik ini diawali dengan adanya aktivitas-aktivitas yang tidak biasa terjadi di gunung merapi. Peningkatan tersebut ditandai dengan terjadinya gempa puluhan kali yang dapat dilihat dari rekamana Seismograf.

Selain itu dapat dilihat pula dari perkembangan aktivitas seismik dan kejadian vulkanis lainnya dikarenakan ada pergerakan magma yang ada didalam bumi, hidritermal yang berlangsung pada perut bumi.

 

2. Pergerakan Tektonik Pada Lapisan Bumi

Pergerakan lempeng tektonik juga dapat menjadi penyebab terjadinya gunung meletus. Pergerakan tektonik di struktur lapisan bumi yang terletak pada bawah gunung.

 

3. Terjadi Deformasi Pada Badan Gunung

Deformasi yang terjadi di badan gunung dapat menjadi penyebab terjadinya gunung meletus karena meningkatnya gelombang magmet serta listrik dapat menyebabkan perubahan terhadap struktur lapisan batuan gunung yang menjadi pengaruh pada bagian dalam.

 

4. Lempeng-Lempeng Bumi Yang Saling Berdesakan

Lempeng-lempeng dalam struktur bumi yang saling berdesakan satu dengan yang lainnya dapat memunculkan tekanan besar yang menekan serta terjadi dorongan permukaan bumi yang menimbulkan gejala tektonik lain, vulkanik dan juga meningkatkan kegaitan geologi dari gunung.

 

5. Adanya Tekanan Yang Tinggi

Adanya tekanan yang tinggi akan mendorong cairan magma ke atas dan masuk ke saluran kawah kemudian keluar. Jika di sepanjang perjalanan magma dalam melalui saluran kawah itu mengalami penyumbatan, maka dapat menyebabkan ledakan yang besar yang seringkali disebut dengan ledakan gunung berapi. Semakin besar tekanan dan volume magma, maka ledakan akan semakin kuat.

 

 

Dampak Negatif Gunung Meletus

 

1. Kerugian Materiil

Yang sangat terlihat tentang dampak dari bencana alam yaitu kerugian material atau kekayaan dalam bentuk harta benda. Gunung meletus bisa mengakibatkan masyarakat kehilangan banyak harta bendanya.

 

2. Banyak Lahan Pertanian Dan Perkebunan Rusak

Selain rumah serta gedung, yang akan rusak adalah lahan pertanian dan perkebunan penduduk. Kebanyakan masyarakat yang berada di sekitar gunung memiliki profesi sebagai petani, baik di sawah ataupun dikebun.

 

3. Banyak Rumah Yang Hancur

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa beberapa harta kekayaan penduduk tidak bisa dipindahkan, yaitu mencakup bangunan dan tanah.

Pada saat lahar panas menerjang maka rela tidak rela masyarakat harus mengikhlaskan rumah mereka rusak karena terkena terjangan lahar panas tersebut.

 

4. Banyak Binatang Dan Tumbuhan Yang Mati

Tetapi tidak semua binatang akan turun. Bagi binatang yang merasa terlalu berbahaya jika turun ke bawah, mereka akan mati sebab suhu panas yang terjadi di area gunung. Apalagi tumbuhan sebagai makhluk pasif, banyak pepohonan yang tentu saja akan mati.

 

 

Dampak Positif Gunung Meletus

 

Tingkat kesuburan tanah menjadi tinggi. Material yang dikeluarkan gunung berapi memiliki sifat sangat subur, menjadikan pada saat material tersebut menutupi permukaan bumi, maka tanahnya menjadi lebih subur.

 

 

Cara Mencegah Dan Mengatasi Gunung Meletus

 

Persiapan Dalam Menghadapi Sebelum Gunung Berapi Meletus

  • Mengenali daerah sekitar yang aman untuk dijadikan tempat pengungsian
  • Membuat rencana penanganan bencana
  • Menyiapkan tempat untuk dijadikan pengungsian
  • Menyiapkan keperluan-keperluan dasar

 

Apabila Terjadi Letusan Gunung Berapi

  • Pergi jauh dari daerah yang rawan bencana seperti lembah, lereng gunung dan daerah yang dialiri oleh lahar.
  • Melakukan perlindungan ketika berada di tempat terbuka, lindungi diri dari abu hasil letusan dan awan panas.
  • Menggunakan pakaian yang dapat melindungi tubuh
  • Jangan memakai kacamata atau lensa kontak lainnya
  • Memakai masker atau kain untuk menutupi mulut dan hidung supaya debu tidak terhirup
  • Ketika awan panas turun, upayakan untuk menutup wajah dengan kedua belah tangan.

 

Sesudah Terjadi Letusan Gunung Berapi

  • Menjauh dari daerah yang terkena hujan abu
  • Membersihkan atap dari timbunan abu. Karena timbunan abu yang berat dapat merusak dan meruntuhkan atap bangunan.
  • Menghindari untuk mengendarai mobil pada daerah yang terkena hujan abu karena dapat merusak mesin.

 

 

Contoh Terjadinya Gunung Meletus Di Indonesia

 

  • Gunung Tambora
  • Gunung Krakatau
  • Gunung Merapi
  • Gunung Tangkuban Perahu
  • Gunung Bromo
  • Gunung Kelud
  • Gunung Galunggung
  • Gunung Maninjau

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Gunung Meletus : Pengertian, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi, Contoh dan Tanda Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Teleskop : Pengertian, Jenis, Fungsi & Bagiannya Lengkap

Baca Juga :  √ Hukum Pascal : Pengertian, Manfaat, Penerapan, Bunyi, Rumus & Contoh Soalnya Lengkap

Baca Juga :  √ PEMILU : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Asas, Bentuk dan Macam Terlengkap

Baca Juga :  √ 25 Pengertian Konflik Sosial Menurut Para Ahli Terlengkap