√ Historiografi : Pengertian, Macam, Ciri dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Historiografi : Pengertian, Macam, Ciri dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Historiografi.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Historiografi? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Historiografi : Pengertian, Macam, Ciri dan Contoh Terlengkap
√ Historiografi : Pengertian, Macam, Ciri dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Historiografi

 

Kata Historilogi diambil dari kata History yang artinya sejarah dan graph yang berarti tulisan. Jadi, Historiografi ialah sebuah tulisan sejarah baik yang bersifat ilmiah (problem oriented) maupun yang tidak ilmiah (no problem oriented).

Problem Oriented yakni karya sejarah yang ditulis bersifat ilmiah dan berorientasi pada pemecahan masalah yang penulisannya menggunakan seperangkat metode penelitian.

No Problem Oriented ialah karya tulis sejarah yang ditulis tidak berorientasi pada pemecahan masalah dan ditulis secara naratif, dan juga tidak menggunakan metode penelitian.

Tujuan historiologi yaitu untuk menulis kejadian pada masa lampau secara kronologis dan sistematis.

 

 

Pengertian Historiografi Menurut Louis Gottschalk

 

  • Historiologi yaitu suatu hasil karya dalam bentuk tulisan atau lisan mengenai sejarah.
  • Historiologi ialah sebuah proses penulisan sejarah sebagai penerapan aspek serba interpretatif dalam metode sejarah untuk menyusun sintesis sejarah yang dilandasi oleh penelitian yang seksama melalui heuristik, kritik terhadap sumber-sumber sejarah dan seleksi terhadap fakta-fakta sejarah.
  • Historiologi adalah salah satu kegiatan dalam kerja keilmuan dibidang sejarah yang menghasilkan tulisan-tulisan sebagai kategori pemikiran teoritis dan metodologis mengenai masalah-masalah dalam penelitian dan proses penelitian sejarah.

 

 

Macam – Macam Historiografi

 

1. Historiografi Kolonial

Historiografi kolonial ialah suatu penulisan sejarah yang dibuat pada masa kolonial. Penulisan historiografi kolonial menitik beratkan terhadap kehidupan warga Belanda (Eropa) di Hindia Belanda karena ditulis oleh orang-orang Belanda atau Eropa. Tujuan ditulisnya yaitu sebagai penguat kedudukan mereka di Indonesia.

 

Ciri – Ciri Historiografi Masa Kolonial

  • Memiliki sifat diskriminatif
  • Mengabaikan sumber lokal
  • Bersifat mitologis
  • Bersifat subjektif
  • Mengandung hal-hal yang berkenaan dengan sejarah orang-orang besar.

 

Contoh Historiografi Kolonial

  • Pada masa kolonial antara lain Schets eener Economische Geschiedenis van Nederlands-Indie karya G. Gonggrijp; Beknopt Leerboek Geschiedenis van Nederlandsch Oost-Indi karta, Geschiedenis van den Indischen Archipel karya B.H.M. Vlekke, dan A.J. Eijkman dan F.W Stapel.

 

2. Historiografi Modern

Historiografi modern ini terciptak karena tuntunan ketepatan teknik untuk memperoleh fakta-fakta sejarah. Fakta sejarah didapatkan dengan cara menetapkan metode penelitian, menggunakan ilmu-ilmu bantu, terdapatnya teknik pengarsipan dan rekonstruksi melalui sejarah lisan.

Masa ini diawali dengan munculnya studi sejarah kritis yang memakai prinsip-prinsip metode penelitian sejarah. Historiografi berkembang sesuai dengan zaman. Historiografi saat ini telah semakin objektif dan kritis terhadap sebuah peristiwa sejarah.

 

Ciri – Ciri Historiografi Modern

  • Bersifat metodologis ialah sejarawan diwajibkan menggunakan kaidah-kaidah ilmiah.
  • Bersifat kritis historis yakni dalam sebuah penelitian sejarah menggunakan pendekatan multidimensional.
  • Sebagai kritik terhadap historiografi nasional, lahir sebagai kritik terhadap historiografi nasional yang dianggap memiliki kecenderungan menghilangkan unsur asing dalam proses pembentukan keindonesiaan.
  • Munculnya peran-peran rakyat kecil.

 

Contoh Historiografi Modern

  • Pemberontakan Petani Banten 1888 karya Sartono Kartodirdjo dan Revolusi Pemuda karya Benedict Anderson.

 

Kelebihan Historiografi Modern

  • Mengubah pandangan religiomagis dan kosmologis menjadi pandangan yang bersifat ilmiah.
  • Menggunakan penulisan sejarah kritis.
  • Menggunakan pendekatan multidimensional.
  • Menggunakan dinamika masyarakat Indonesia dan berbagai aspek kehidupan.

 

Kekurangan Historiografi Modern

  • Belum mampu menjelaskan sejarah secara optimal.
  • Cenderung kurang fleksibel sebab terlalu terpaku pada metode ilmiah.
  • Belum tentu bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme, terkadang hanya berfokus untuk tujuan akademis.

 

3. Historiografi Tradisional

Historiografi Tradisional merupakan penulisan sejarah yang seringkali dilakukan oleh para sastrawan atau pujangga keraton dan bangsawan kerajaan.

 

Ciri – Ciri Historiografi masa Hindu-Budha

  • Karya yang dibuat dalam bentuk terjemahan dari naskah-naskah dari India.
  • Memiliki sifat religiomagis.
  • Memiliki sifat sentris.

 

Contoh Historiografi masa Hindu-Buddha

  • Kitab Mahabrata dan Ramayana
  • Kitab Pararaton
  • Kitab Negarakertagama
  • Babad Arya Tabanan
  • Babad Tanah Jawi, dan lain sebagainya.

 

Ciri – Ciri Historiografi masa Islam

  • Masih mengandung unsur mitos
  • Sudah mengenal unsur kronologi
  • Bersifat etnosentris

 

Contoh Historiografi masa Islam

  • Hikayat Raja-Raja Pasai
  • Hikayat Aceh
  • Babad Demak
  • Babad Tanah Jawi
  • Babad Giyanti

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Historiografi : Pengertian, Macam, Ciri dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Integritas : Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Cirinya Terlengkap

Baca Juga :  √ 38 Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli Terlengkap

Baca Juga :  √ Pengertian Komunitas : Manfaat, Jenis, dan Contohnya Terlengkap

Baca Juga :  √ Koperasi : Pengertian, Landasan, Asas Prinsip, Nilai, Tujuan, Jenis & Fungsinya Lengkap