√ Listrik Statis : Pengertian, Rumus dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Listrik Statis : Pengertian, Rumus dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Listrik Statis.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Listrik Statis? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Listrik Statis : Pengertian, Rumus dan Contoh Terlengkap
√ Listrik Statis : Pengertian, Rumus dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Listrik Statis

 

Listrik statis merupakan suatu kumpulan muatan listrik jumlah tertentu yang tetap atau statis, ketidakseimbangan muatan listrik di dalam maupun permukaan benda.

Muatan listrik akan tetap ada sampai benda kehilangan dengan cara sebuah arus listrik melepaskan muatan listrik. Muatan listrik muncul karena adanya perpindahan elektron dari suatu benda ke benda lain.

Suatu muatan listrik statis dibuat setiap kali dua permukaan terhubung dan terpisah, dan setidaknya salah satu permukaan memiliki resistensi yang tinggi terhadap arus listrik (dan karena itu adalah isolator listrik).

Efek listrik statis yang akrab bagi kebanyakan orang karena orang dapat merasakan, mendengar, dan bahkan melihat percikan sebagai kelebihan muatan dinetralkan saat dibawa dekat dengan konduktor listrik yang besar misalnya, dialirkan ke tanah (ground).

 

 

Contoh Listrik Statis

 

  • Saat Anda menyisir rambut, tanpa disadari terkadang rambut akan terbawa berdiri sendiri beriringan dengan gerakan sisir. Hal tersebut terjadi karena ada interaksi muatan antar sisir dengan rambut.
  • Penggaris atau sisir yang digosok-gosok ke rambut atau tangan kering akan menarik potongan kertas kecil.
  • Debu yang tertempel pada layar tv
  • Kain sutra yang digosok-gosok dengan batang kaca. Akan terjadi reaksi tarik-menarik antara dua benda tersebut. Karena elektron dari batang kaca akan berpindah ke kain sutera sehingga batang kaca akan memiliki muatan positif dan batang kaca akan memiliki muatan negatif
  • Menggosokan balon dengan tangan
  • Penggaris plastik digosok dengan kain woll. Kedua benda tersebut memiliki muatan netral, tetapi saat dua benda tersebut digesekkan maka akan ada perpindahan elektron dari kain woll ke penggaris plastik. Sehingga penggaris plastik memiliki muatan negatif dan kain woll memiliki muatan positif.
  • Ketika Anda mendekatkan tangan ke layar TV yang baru saja dimatikan. Perhatikan bulu atau rambut yang ada di tangan Anda akan berdiri.

 

 

Konsep Dasar Listrik Statis

 

Muatan listrik muncul karena adanya perpindahan elektron dari satu benda ke benda lain. Terdapat 2 muatan listrik yaitu muatan positif dan muatan negatif, dikatakan bermuatan positif apabila proton lebih banyak daripada jumlah elektron, dan begitupun sebaliknya. Sedangkan benda yang tidak memiliki muatan disebut netral.

 

 

Medan Listrik

 

Medan listrik merupakan sebuah daerah di sekitar benda yang bermuatan listrik yang masih mengalami gaya listrik. Atau bisa disebut medan listrik adalah suatu daerah dimana gaya listrik masih bekerja. Medan listrik merupakan efek yang timbul oleh muatan listrik dalam suatu benda.

Arah medan listrik dari sebuah benda bermuatan listrik bisa digambarkan dengan garis-garis gaya listrik. Sebuah muatan positif mempunyai garis gaya listrik menjauhi (keluar) dari muatan tersebut. Dan sebuah muatan negatif mempunyai garis gaya listrik mendekati (masuk) muatan negatif.

 

 

Rumus Listrik Statis

 

√ Listrik Statis : Pengertian, Rumus dan Contoh Terlengkap
√ Listrik Statis : Pengertian, Rumus dan Contoh Terlengkap

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Listrik Statis : Pengertian, Rumus dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Otak Tengah (Midbrain) : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja dan Bagian Strukturnya Terlengkap

Baca Juga :  √ Kandung Kemih : Pengertian, Fungsi, Struktur dan Penyakit Terlengkap

Baca Juga :  √ Metamorfosis Katak : Pengertian dan Proses Tahapan Terlengkap

Baca Juga :  √ Gerak Vertikal ke Atas (GVA) : Pengertian, Ciri, Rumus dan Besarannya Terlengkap