√ Budi Pekerti : Pengertian, Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Budi Pekerti : Pengertian, Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Budi Pekerti.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Budi Pekerti? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Budi Pekerti : Pengertian, Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Terlengkap
√ Budi Pekerti : Pengertian, Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Budi Pekerti

 

Secara etimologi, istilah dari budi pekerti ini merupakan gabungan dari 2 kata yakni budi serta pekerti. Kata budi ini sendiri memiliki makna sadar, nalar, pikiran serta watak. dan juga pekerti memiliki arti perilaku, perangai, tabiat, perbuatan, watak.

Secara terminologi, budi pekerti ialah nilai-nilai perilaku manusia yang akan diukur menurut kebaikan dan keburukannya melalui ukuran norma agama, norma hukum, tata krama, dan sopan santun, atau norma budaya atau adat istiadat suatu masyarakat atau bangsa.

Budi pekerti merupakan sebuah upaya pembentukan, peningkatan, pengembangan, pemeliharaan serta perbaikan perilaku pada peserta didik supaya mau dan dapat melaksanakan tugas hidupnya dengan selaras, serasi, dan seimbang diantara lahir batin, material spiritual, jasmani-rohani, dan juga individusosial.

 

 

Pengertian Budi Pekerti Menurut Para Ahli

 

1. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Budi pekerti merupakan tingkah laku, akhlak, perangai serta watak. serta di dalam bahasa Arabnya budi pekerti dikenal juga dengan julukan akhlak dan ethics di dalam bahasa Inggris. budi pekerti ini juga dikenal dengan istilah etika.

 

2. Ki Sugeng Subagya

Budi Pekerti adalah salah satu perbuatan yang dibimbing oleh pikiran; perbuatan yang merupakan realisasi dari isi pikiran; atau perbuatan yang dikendalikan oleh pikiran.

 

3. Haidar

Budi Pekerti ialah suatu usaha sadar yang dilakukan dalam rangka menanamkan atau menginternalisasikan nilai-nilai moral ke dalam sikap dan prilaku peserta didik agar memiliki sikap dan prilaku yang luhur (berakhlakul karimah) dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam berinteraksi dengan Tuhan, dengan sesama manusia maupun dengan alam/lingkungan.

 

4. Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional

Budi Pekerti yakni sebuah sikap dan prilaku sehari-hari, baik individu, keluarga, masyarakat, maupun bangsa yang mengandung nilai-nilai yang berlaku dan dianut dalam bentuk jati diri, nilai persatuan dan kesatuan, integritas, dan kesinambungan masa depan dalam suatu sistem moral, dan yang menjadi pedoman prilaku manusia Indonesia untuk bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan bersumber pada falsafah Pancasila dan diilhami oleh ajaran agama serta budaya Indonesia.

 

5. Balitbang Dikbud

Budi pekrti yaitu budi yang dipekertikan (dioperasionalkan, diaktualisasikan atau dilaksanakan) dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupan pribadi, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.

 

6. Ensiklopedia Pendidikan

Budi Pekerti ialah kesusilaan yang mencakup dari segi-segi kejiwaan maupun perbuatan manusia.

 

 

Fungsi Budi Pekerti

  • Pengembangan yaitu untuk meningkatkan perilaku yang baik peserta didik yang telah tertanam dalam lingkungan keluarga dan masyarakat Penyaluran, yaitu untuk membantu peserta didik yang memiliki bakat tertentu agar dapat berkembang dan bermanfaat secara optimal sesuai dengan budaya bangsa.
  • Perbaikan yakni untuk memperbaiki kesalahan, kekurangan dan kelemahan peserta didik dalam perilaku sehari-hari.
  • Pencegahan ialah mencegah perilaku negatif yang tidak sesuai dengan ajara agama dan budaya bangsa.
  • Pembersih adalah untuk memebersihkan diri dari penyakit hati seperti sombong, iri, dengki, egois dan ria agar anak didik tumbuh dan berkembang sesuai ajaran agama dan buday bangsa.
  • Penyaringan (Filter) merupakan untuk menyaring budaya-budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budi pekerti.

 

 

Ciri – Ciri Budi Pekerti

  • Beriman merupakan suatu Sikap dan perilaku yang menunjukkan kepercayaan pada Tuhan. Keyakinan ini disertai dengan kepatuhan dan kepatuhan dalam mengikuti perintah dan menghindari semua larangan-Nya.dibuktikan dengan cara taat beribadah dan berperilaku sesuai dengan norma agama.
  • Berpikir matang merupakan sikap dan perilaku yang menunjukkan kemampuan untuk berpikir secara objektif dan mampu mengendalikan prasangka dan terbuka untuk koreksi. termasuk tidak egois dalam mementingkan keinginanya sendiri
  • Memiliki tanggung jawab sikap dan perilaku yang berani menanggung semua konsekuensi dari tindakan atau tindakan yang mereka ambil.
  • Jujur sikap dan perilaku yang tidak suka berbohong, mengatakan apa adanya dan berani mengakui kesalahan.
  • Pemaaf mengampuni sikap dan perilaku untuk kesalahan orang lain dan tidak menyembunyikan perasaan untuk kesalahan orang lain.
  • Rendah Hati tidak menekankan dan memprioritaskan diri mereka sendiri, meskipun kenyataannya lebih dari yang lain.
  • Dapat Bersikap Adil sikap dan perilaku yang tidak bias dalam mempertimbangkan keputusan, tidak memihak termasuk membenarkan kesalahan orang yang salah dan menyalahkan orang yang benar.

 

 

Tujuan Budi Pekerti

  • Mengajarkan seseorang agar dapat menghargai orang
  • Mengajarkan seseorang untuk bertingkah laku dengan sopan baik sikap perkataan dan perbuataan
  • Membina kepribadian seseorang berdasarkan nilai, norma, dan moral luhur bangsa Indonesia yang tercermin dalam dimensi keagamaan, kesusilaan, dan kemandirian.
  • Agar mampu mengembangkan watak atau tabiatnya secara konsisiten dalam mengambil keputusan budi pekerti di tengah – tengah rumitnya kehidupan bermasyarakat saat ini.
  • Mendorong kebiasaan dan perilaku seseorang yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religious.
  • Menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab seseorang sebagai penerus bangsa.
  • Membuat seseorang agar tidak terjerumus kedalam perilaku yang menyimpang, baik secara individual maupun social.
  • Meningkatkan kemampuan untuk menghindari sifat-sifat tercela yang dapat merusak diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.

 

 

Manfaat Budi Pekerti

  • Mampu menciptakan perdamaian dan ketentramaan lingkungan
  • Membantu remaja meningkatkan diri mereka sendiri melalui penanaman nilai-nilai moralitas dan kepatuhan serta belajar untuk menjadi baik.
  • Mampu meningkatkan kesadaran remaja untuk tidak berprilaku yang tidak menyimpang dari moral
  • Mampu meningkatkan sumber daya manusia agar tercipta manusia yang budi luhurnya baik.

 

 

Contoh Budi Pekerti

  • Hormat dan patuh kepada orang tua
  • Membantu orang tua
  • Menolong sesama teman
  • Saling menghormati antara umat beragama
  • Meminta maaf ketika salah dan tidak mengulanginya
  • Mengucapkan terima kasih jika sudah dibantu
  • Meminta izin jika ingin masuk rumah atau kamar orang lain
  • Berbagi pengetahuan sesama teman
  • Menjalin silaturrahmi antar tetangga

 

 

Jenis – Jenis Budi Pekerti

 

1. Sikap Terhadap Tuhan

Sebagai makhluk kita, menghormati sang Pencipta. Malalui penghayatan imam, kita diajak untuk menghormati dan memuji Sang Pencipta. Pujian tersebut bisa diwujudkan dalam sikap berbaik kepada semua makhluk ciptaan, khususnya pada diri sendiri.

 

2. Sikap Terhadap Sesama Manusia

  • Sikap penghargaan terhadap tiap-tiap manusia
  • Penghargaan bahwa pribadi manusia itu bernilai, tidak boleh direndahkan namun tetapi harus ditingkatkan tiap manusia, sebagai sesama ciptaan Tuhan, siapapun mereka itu bernilai.
  • Penghargaan Terhadap Perempuan
  • Salah satu wujud syukur tiap-tiap manusia ialah penghargaan terhadap perempuan (gender). Hal itu menjadi sangat penting pada zaman ini supaya perempuan itu tidak dipandang sebelah mata terhadap laki-laki.
  • Perempuan serta laki-laki diciptakan sederajat, mereka sama-sama menunjukan kebaikan serta tidak mau dilecehkan. Mereka harus dihargai sederajat dengan laki-laki, yang membedakan laki-laki serta perempuan ialah Fungsinya.
  • Menghargai pendapat Orang Lain serta Ingin Hidup Bersama Orang Lain yang Berbeda
  • Sikap ini merupakan sikap yang sudah jelas membantu kita untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.
  • Sikap Tenggang Rasa, Suka Mengabdi, Ramah, Berlaku Adil, Setia, Sopan serta Tepat Janji
  • Sikap diatas jelas supaya membantu orang di dalam pergaulan dengan orang lain serta hidup bersama orang lain. berbuat adil dan juga bertenggang rasa ialah wujud penghargaan terhadap orang lain.
  • Sikap demokratis (non diskriminatif dan non represif)
  • Sikap tidak diskriminatif serta tidak represif ini merupakan wujud dari demokrasi. Di negara demokratis, orang tidak bisa mendiskriminasikan dengan berdasarkan suku, agama tingkat sosial, ataupun juga level pendidikan. Tiap-tiap orang memperoleh perlakuan sama di dalam mendapatkan pelayanan masyarakat dan juga negara dan dihargai.
  • Penghormatan terhadap sexualitas serta hidup berkeluarga
  • Nilai diatas ini sangat perlu untuk disebarkarkan khususnya supaya anak didik tersebut dapat menghargai serta memakai sexualitas tersebut dengan secara benar serta tidak membuat pelecehan sexual serta juga menyalah gunakannya.
  • Sikap berbangsa serta cinta tanah air
  • Sikap cinta tanah air, rela ikut dalam membangun bersama serta hidup bernegara, ikut di dalam hidup bersama untuk membangun negara, lalu taat pada hukum yang berlaku demi hidup bersama, yang seluruhnya perlu untuk ditekankan di dalam membangun bangsa.
  • Nilai adat serta aturan sopan santun
    terdapat Beberapa budaya ini memiliki nilai hidup untuk bersama yang dianggap baik. Nilai itu perlu untuk disampaikan pada anak didik untuk dapat masuk di dalam budaya serta bisa mengerti budaya dan juga orang dari mereka. Nilai sopan serta santun ini memang tidak terlalu berdampak dimuka umum, tapi lebih ditunjukan daerah dari masing-masing.

 

3. Sikap Terhadap Diri Sendiri

  • Sikap Jujur serta Terbuka
  • Hal tersebut perlu untuk perkembangan diri anak didik. nilai-nilai kejujuran ini perlu diterapkan jika ingin negara kita ingin berkembang dan juga manusia yang terdapat di dalamnya semakin damai serta sejahtera.
  • Beberapa sikap pengembangan ialah sebagai pribadi manusia
  • Misalnya disiplin, bijaksana, cermat serta mandiri dan juga percaya diri, seluruhnya lebih menunjang kesempurnaan diri pribadi. Meski hal itu tidak langsung berkaitan denga orang lain, namun dapat membantu di dalam menjalin kerja sama dengan orang lain. Yang perlu untuk dikembangkan di antara orang muda ialah semangat kemandirian.
  • Daya juang serta penguasaan diri
  • Di dalam melawan budaya asing serta mencari senang sendiri , contohnya penguasaan terhadap narkoba pada zaman ini sangatlah begitu penting. Tantangan yang besar yang dihadapi jika kita seluruhnya mempunyai daya juang yang besar. Tanpa hal tersebut, tentu saja akan terseret arus zaman yang tidak karuan ini.
  • Kebebasan serta tanggung jawab
  • Sikap khas manusia ialah sebagai pribadi ialah dia yang memiliki kebebasan di dalam mengungkapkan dirinya serta bertanggung jawab terhadap ungkapannya. Sikap tersebut berlaku baik terhadap diri sendiri, terhadap orang lain, alam serta tuhan. Sikap ini, jelas dapat mewujudkan di dalam kebebasan mimbar, kebebasan bicara, kebebasan di dalam berpendapat serta bertanggung jawab.

 

4. Sikap Penghargaan Terhadap Alam

Penghargaan terhadap alam ini diciptakan untuk dipakai seluruh manusia supaya dapat hidup dengan bahagia serta sejahtera, sehingga di dalam penggunaan alam hanya untuk diri sendiri jelas tidak dapat dibenarkan.

Perusakan alam ini hanya dapat memberikan kehidupan pada beberapa orang juga tidak benar. Keserakahan di dalam penggunaan alam ini merupakan kesalahan yang sangat fatal.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Budi Pekerti : Pengertian, Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Kalsium : Pengertian, Manfaat, Sumber, Efek Samping dan Cara Kerja Terlengkap
Baca Juga :  √ Benua : Pengertian, Macam, Jumlah dan Proses Terbentuknya Terlengkap
Baca Juga :  √ Roman : Pengertian, Ciri, Jenis dan Unsur Terlengkap
Baca Juga :  √ Mitigasi : Pengertian, Tujuan, Jenis dan Kegiatannya Terlengkap