√ Debat Aktif : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur dan Langkahnya Terlengkap

Diposting pada

√ Debat Aktif : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur dan Langkahnya Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Debat Aktif.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Debat Aktif? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Debat Aktif : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur dan Langkahnya Terlengkap
√ Debat Aktif : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur dan Langkahnya Terlengkap

 

Pengertian Debat Aktif

 

Debat aktif merupakan suatu bentuk retorika atau argumen baik lisan maupun tulisan antara dua orang atau kelompok yang berbeda pendapat, dengan cara saling menyerang atau mempengaruhi agar mau melaksanakan, bertindak, mengikuti atau sedikitnya mempunyai kecenderungan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pembicara atau penulis.

 

 

Tujuan Debat Aktif

  • Melatih peserta didik berfikir kritis.
  • Melatih peserta didik untuk mengemukakan pendapat secara baik dan benar.Mencari kebenaran topik yang sedang hangat atau sedang heboh-hebohnya dibicarakan oleh masyarakat.
  • Melatih peserta didik untuk memahami alur pikir orang lain yang berseberangan dengannya.
  • Melatih peserta didik untuk menumbuhkan ide atau gagasan baru dari hasil kajian peserta didik.

 

 

Manfaat Debat Aktif

  • Merangsang kemampuan berpikir kritis melalui berbagai cara.
  • Merangsang penelitian terhadap topik kontroversial.
  • Menyimak dan mencari tahu sisi positif dan negatif dari suatu isu.
  • Belajar berpikir sistematis dan analitis.
  • Belajar mengkomunikasikan hasil pemikiran pada orang lain.

 

 

Unsur – Unsur Debat Aktif

 

1. Tema

Tema merupakan masalah atau permasalahan yang akan diulas dan dilakukan pengembangan dalam debat. Tema debat ini sebaiknya ditetapkan dan dipublikasikan terlebih dahulu sebelum debat dilaksanakan.

 

2. Moderator

Moderator merupakan orang yang memulai jalannya debat. Sebagai pemimpin debat, moderator bersikap sebagai pemandu, penengah atau sejenis menjadi wasit pembicaaraan dalam debat.

 

3. Peserta

Peserta merupakan orang yang mengambil peran dan terlibat langsung untuk memberikan sumbang sih gagasan dalam debat.

Peserta debat dapat tersusun atas perorangan atau kelompok yang saling berseberangan yakni pihak yang mendukung dan yang menyangkal.

 

4. Pendengar

Pendengar harus dapat mengembangkan dirinya supaya menjadi pendengar yang baik, seringkali pendengar akan diminta menjelaskan pendapat di hasil debat.

 

5. Waktu

Pihak yang menyelenggarakan harus membuat rancangan alokasi waktu debat sesuai dengan keperluan, para peserta harus diberi kesempatan secukupnya untuk menerangkan usul mereka dengan jelas. Seharusnya penjabaran alokasi waktu dijabarkan kepada peserta debat lebih dulu sebelum debat dimulai.

 

 

Langkah – Langkah Debat Aktif

  • Menyusun pernyataan yang berisi pendapat mengenai isu kontroversial yang terkait dengan mata pelajaran.
  • Mengelompokkan siswa ke dalam kelompok pro dan kontra dengan jumlah sama banyak.
  • Membuat dua sampai empat sub kelompok dalam masing-masing kelompok pro dan kontra. Pada setiap sub kelompok terdiri dari siswa yang memiliki prestasi sangat baik hingga kurang baik. Dengan kata lain, sub kelompok dibuat heterogen.
  • Meminta tiap sub kelompok menyusun daftar argumen atau pendapat yang akan disampaikan pada saat debat aktif berlangsung.
  • Debat aktif dimulai dengan meminta perwakilan setiap sub kelompok menyampaikan argumen pembuka.
  • Meminta tiap sub kelompok memberikan argumen tandingan terhadap argumen kelompok lawan.
  • Penyampaian argumen tandingan dilakukan secara bergiliran sesuai panduan guru. Siswa diminta memberikan tepuk tangan pada sub kelompok yang telah menyampaikan argumen tandingan.
  • Jika sudah cukup, maka kegiatan debat aktif bisa dihentikan. Siswa diminta duduk melingkar dan duduk bersebelahan dengan siswa yang berasal dari pihak lawan debatnya. Siswa dan guru mendiskusikan kembali persoalan yang diperdebatkan serta meminta siswa mengenali argumen terbaik yang dikemukakan kedua belah pihak.

 

 

Kelebihan Debat Aktif

  • Dengan perdebatan yang sengit akan mempertajam hasil pembicaraan.
  • Kedua segi permasalahan dapat disajikan, yang memiliki ide dan yang mendebat atau menyanggah sama-sama berdebat untuk menemukan hasil yang lebih tepat mengenai suatu
  • Siswa dapat terangsang untuk menganalisa masalah di dalam kelompok, asal terpimpin sehingga analisa itu terarah pada pokok permasalahan yang di kehendaki bersama.
  • Dalam pertemuan debat itu siswa dapat menyampaikan fakta dari kedua sisi masalah, kemudian diteliti fakta mana yang benar atau valid dan bisa dipertanggung
  • Karena terjadi pembicaraan aktif antara pemrasaran dan penyanggah maka akan membangkitkan daya tarik untuk turut berbicara, turut berpartisipasi mengeluarkan
  • Bila masalah yang diperdebatkan menarik, maka pembicaraan itu mampu mempertahankan minat anak untuk terus mengikuti perdebatan
  • Untungnya pula metode ini dapat dipergunakan pada kelompok besar.

 

 

Kekurangan Debat Aktif

  • Didalam pertemuan ini kadang-kadang keinginan untuk menang mungkin terlalu besar, sehingga tidak memperhatikan pendapat orang lain.
  • Kemungkinan lain diantara anggota mendapat kesan yang salah tentang orang yang berdebat.
  • Dengan metode debat membatasi partisipasi kelompok, kecuali kalau diikuti dengan diskusi.
  • Karena sengitnya perdebatan bisa terjadi terlalu banyak emosi yang terlibat, sehingga debat itu semakin gencar dan ramai.
  • Agar bisa dilaksanakan dengan baik maka perlu persiapan yang teliti sebelumnya.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Debat Aktif : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur dan Langkahnya Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Debat : Pengertian, Tujuan, Ciri, Fungsi, Jenis dan Unsur Terlengkap

Baca Juga :  √ 6 Pengertian Debat Menurut Para Ahli Terlengkap

Baca Juga :  √ Globe : Pengertian, Manfaat, Jenis, Ciri dan Sejarah Terlengkap

Baca Juga :  √ Hati : Pengertian, Bagian, Fungsi & Jenis Penyakitnya Terlengkap