√ Nomina : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Nomina : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Nomina.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Nomina? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Nomina : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap
√ Nomina : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Nomina

 

Kata Benda atau yang sering disebut Nomina merupakan suatu kata yang merujuk kepada segala hal yang dapat dibendakan. Kata benda ini sering digunakan untuk menyebutkan makhluk hidup, benda mati, ataupun tempat.

 

 

Pembagian Nomina

 

1. Segi Semantis

Nomina ini adalah kata yang merujuk pada nama seseorang, tempat atau juga semua benda dan segala yang dibendakan.

 

2. Segi Sintaksis

Nomina ini yaitu menduduki posisi sebagai subjek, objek atau juga pelengkap di dalam kalimat yang predikatnya itu verba.

Tidak dapat atau bisa diingkarkan dengan kata tidak dan juga umumnya dapat diikuti oleh adjektiva. Baik itu secara langsung atau juga diantarai oleh kata yang.

 

3. Segi Bentuk

Dari segi bentuk nomina ini dapat dibagi menjadi 2 yakni :

  • Nomina Dasar ialah salah satu nomina yang hanya terdiri atas satu morfem serta dapat dibagi menjadi nomina dasar umum dan juga nomina dasar khusus.
  • Nomina Turunan yakni suatu nomina yang diturunkan dengan melalui proses afiksasi, perulangan atau juga pemajemukan.

 

 

Ciri – Ciri Nomina

  • Dapat diperluas dengan menambahkan “yang + kata sifat”, contohnya “rumah yang bagus”
  • Dibatalkan dengan kata bukan. Contohnya “bukan kursi”.
  • Dalam sebuah kalimat dapat berkedudukan sebagai Subjek (S) dan Objek (O). Contohnya “Ana membeli sepatu baru”, dalam kalimat tersebut kata “Ana” dan “Sepatu” merupakan kata benda.

 

 

Jenis – Jenis Nomina

 

1. Jenis Nomina Berdasarkan Jenisnya

 

  • Kata Benda Konkret

Kata benda konkret yakni sebuah kata benda yang menggambarkan suatu objek yang bisa ditangkap (dikenali) oleh panca indera. Kata benda konkret tersebut dapat berupa makhluk hidup, benda mati, tempat, atau juga lainnya.

Contoh dari kata benda konkret antara lain :

  1. Manusia
  2. Binatang
  3. Rumah
  4. Buku
  5. Kertas

 

  • Kata Benda Abstrak

Kata benda abstrak yaitu suatu kata benda yang tidak bisa ditangkap atau juga dikenali oleh panca indera manusia. Kata benda abstrak ini dapat berupa keadaan, nama sifat, ukuran, dsb.

Contoh dari kata benda abstrak antara lain ialah :

  1. Keyakinan
  2. Udara
  3. Ilmu
  4. Kebaikan
  5. Ide
  6. Kejujuran

 

2. Jenis Nomina Berdasarakan Pembentukannya

 

  • Kata Benda (Nomina) Dasar

Kata Benda Dasar merupakan salah satu kata yang menunjukkan identitas asli atau juga identitas awal dari suatu hal yang bisa dibendakan. Kata Benda Dasar ini tidak dapat dijabarkan atau juga dijabarkan ke bentuk yang lebih sederhana.

Contoh dari Kata Benda Dasar ialah sebagai berikut :

  1. Buku
  2. Pulpen
  3. Gelas
  4. Sendok
  5. Botol
  6. Pisau

 

  • Kata Benda (Nomina) Turunan

Kata benda turunan ialah kata benda yang terbentuk dari kata benda dasar dengan melalui proses pengimbuhan (afikasi), paengulangan, atau juga pemajemukan.

Proses terbentuknya kata benda turunan ini dapat terjadi dengan melalui beberapa cara sebagai berikut :

1. Kata Kerja (Verba) + Imbuhan -an

  • Makan + an = Makanan
  • Minum + an = Minuman
  • Cuci + an = Cucian

 

2. Imbuhan Pe- + Kata Kerja (Verba)

  • Pe + Jual = Penjual
  • Pe + Kerja = Pekerja
  • Pe + Laut = Pelaut

 

3. Imbuhan Pe- + Kata Sifat(Adjektiva)

  • Pe + Rusak = Perusak
  • Pe + Malu = Pemalu
  • Pe + Marah = Pemarah

 

4. Imbuhan Pe- + Kata Benda + Imbuhan -an

  • Pe + Rumah + an = Perumahan
  • Pe + Gunung + an = Pegunungan
  • Pe + Buku + an = Pembukuan

 

Secara umum terdapat 3 imbuhan yang dapat dipakai dalam membentuk kata benda turunan, yakni imbuhan ke-, Pe-, serta –an. D

alam penggunaannya, bisa saja terjadi perubahan afisasi itu sesuai dengan kata yang akan dibentuk. Contohnya seperti imbuhan “pe-“ menjadi “pem” pada contoh ketiga poin b4.

 

 

Contoh Nomina dan Penggunaannya

  • Indah membeli sayur.
  • Tukul menjaga toko.
  • Restoran itu sangat bagus.
  • Yuli akan pergi ke sebuah perumahan.
  • Pulpen itu milik Aldo.
  • Nelayan itu sangat ramah.
  • Merry pergi ke pasar tadi pagi.
  • Niken sedang mencari buku yang hilang.
  • Avaro itu sangat lucu.
  • Motor dapat melaju lebih cepat daripada sepeda.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Nomina : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Past Future Perfect Tense : Pengertian, Fungsi dan Rumus Terlengkap
Baca Juga :  √ Teks Editorial : Pengertian, Tujuan, Ciri, Fungsi, Struktur, Jenis & Contohnya Lengkap
Baca Juga :  √ Hormon : Pengertian, Fungsi, Peranan dan Perbedaannya dengan Sistem Saraf Terlengkap
Baca Juga :  √ Autobiografi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat, Kaidah dan Cara Membuat Terlengkap