√ Paragraf Narasi : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Paragraf Narasi : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Paragraf Narasi.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Paragraf Narasi? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Paragraf Narasi : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap
√ Paragraf Narasi : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Paragraf Narasi

 

Paragraf narasi atau paragraf naratif merupakan salah satu paragraf yang menjelaskan suatu peristiwa atau kejadian suatu tokoh atau suatu bentuk wacana yang berupaya menunjukkan dengan sejelas-jelasnya kepada para pembaca suatu kejadian dalam waktu dan urutan tertentu.

 

 

Tujuan Paragraf Narasi

  • Memberikan informasi dan memperluas pengetahuan.
  • Memberikan pengalaman estetis kepada pembaca.

 

 

Ciri – Ciri Paragraf Narasi

  • Isinya disampaikan secara kronologis
  • Banyak ditemukan kalimat yang mengandung unsur perbuatan ataupun tindakan
  • Memiliki alur yang jelas, seperti orientasi, klimaks dan penyelesaian masalah
  • Pada umumnya menceritakan sebuah kisah, atau pengalaman hidup seseorang.
  • Memiliki alur atau plot
  • Terdapat latar tempat, waktu, dan suasana
  • Menggunakan urutan tempat dan waktu yang saling berhubungan secara kausalitas
  • Adanya unsur perbuatan atau tindakan
  • Adanya sudut pandang penulis
  • Terdapat unsur tokoh yang digambarkan dengan karakter atau perwatakan yang jelas
  • Adanya unsur rangkaian waktu dan informatif

 

 

Cara Membuat Paragraf Narasi

  • Menetapkan tema dan pesan yang hendak disajikan
  • Menetapkan sasaran pembaca
  • Membuat rancangan isi paragraf yang hendak disampaikan
  • Membuat judul yang sangat menarik

 

 

Jenis – Jenis Paragraf Narasi

 

1. Paragraf Narasi Ekspositoris

Paragraf Narasi Ekspositoris ialah suatu paragraf yang menceritakan sebuah cerita yang bermaksud informatif. Dengan kata lain, jenis paragraf ini berusaha menyampaikan suatu informasi kepada para pembacanya dalam sebuah cerita.

Paragraf narasi ekspositoris biasanya berupa kisah seseorang yang ditulis dengan kenyataannya dan di ceritakan dari awal kelahiran hingga kematiannya, atau bisa juga hanya menceritakan sebagian kisah hidup seseorang. Contoh paragraf narasi ekspositoris diantaranya yaitu biografi, diary dan autobiografi.

 

2. Paragraf Narasi Sugestif

Merupakan sebuah paragraf yang menggambarkan rangkaian peristiwa yang tersusun sedemikian rupa guna merangsang khayalan pembaca mengenai peristiwa tersebut.

Tujuan utama paragraf ini ialah untuk dapat memberikan makna atas kejadian sebagai suatu pengalaman. Paragraf jenis ini digunakan juga untuk menjelaskan sebuah proses atau rangkaian peristiwa.

 

3. Paragraf Narasi Artistik

Paragraf narasi artistik yaitu suatu narasi yang dibuat untuk memberikan suatu pesan, atau nasihat yang berisi dalam isi narasi.

Supaya tujuan dari paragraf ini dapat tercapai, seringkali dituliskan menurut gagasan dari penulis atau suatu pendapat. Tetapi narasi jenis ini juga bisa ditulis menurut fakta yang ada, tetapi cara ini akan sedikit sulit.

 

4. Paragraf Naratif Informatif

Paragraf narasi informatif yakni salah satu paragraf yang dituliskan dengan tujuan menyampaikan sebuah informasi. Dalam menyampaikan informasi penulis harus menuliskan paragraf ini secara terperinci. Tujuan utama penulisan paragraf ini yaitu untuk menambah pengetahuan dan wawasan para pembaca.

 

 

Contoh Paragraf Narasi

Pada suatu hari, saya melihat ada seekor lalat terbang di atas sebuah tong sampah di depan sebuah kos. Saat itu, penghuni kos keluar dan tidak menutup pintunya kembali.

Kemudian, seekor lalat bergegas terbang dan masuk ke dalam kos tersebut. Si lalat yang lapar, langsung saja masuk ke dalam dapur dan menuju makanan yang penuh dengan bahan makanan.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Paragraf Narasi : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Paragraf : Pengertian, Ciri, Fungsi, Unsur, Jenis & Contohnya Lengkap

Baca Juga :  √ Badan Golgi : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Struktur dan Cara Kerja Terlengkap

Baca Juga :  √ Slogan : Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis & Contohnya Lengkap

Baca Juga :  √ Prinsip Ekonomi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis, Contohnya Lengkap