√ Syair : Pengertian, Unsur, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Syair : Pengertian, Unsur, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

 

 

SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Syair.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Syair? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Syair : Pengertian, Unsur, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap
√ Syair : Pengertian, Unsur, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

 


Pengertian Syair

Syair merupakan suatu puisi lama yang mengekspresikan perasaan pembuatnya. Kata dalam bahasa Arab syu’ur merupakan kata asal dari syair.

Syair memiliki arti perasaan. Lalu, kata syuur berkembang menjadi syiru yang berarti puisi. Syair menggambarkan suatu tema contohnya mengenai pendidikan, agama dan nasehat.

 


Ciri – Ciri Syair

  • Syair berisi 4-8 bait atau baris
  • Setiap baris terdiri dari 4-8 kata
  • Setiap baris syair memberi kesan kesatuan
  • Setiap baris ialah isi
  • Syair bersajak a-a-a-a
  • Syair tidak memiliki sampiran seperti pantu
  • Bahasa syair berbentuk nasehat
  • Isi syair biasanya tentang nasehat dan cerita
  • Syair irama berisi 4-6 kata

 


Jenis – Jenis Syair

 

1. Syair Agama

Syair agama ialah salah satu jenis syair yang didalamnya mengandung tema agama, seperti ilmu tasawuf. Syair agama ini adalah salah satu syair yang sangat penting.

Adapun syair agama ini terbagi menjadi 4 jenis, yaitu syair ajaran islam, syair nasihat, syair sufi, dan syair riwayat nabi.

 

2. Syair Kiasan

Syair kiasan yaitu suatu syair yang didalamnya diceritakan tentang hubungan percintaan antara bunga, burung, ikan, buah-buahan yang semuanya hanya sebatas simbolik yang terkandung di dalamnya atau sindirian atau kiasan yang ditujukan kepada peristiwa tertentu.

 

3. Syair Panji

Syair panji yakni sebuah jenis syair yang di dalamnya berisi atau bercerita tentang keadaan yang terjadi dalam kerajaan atau istana.

 

4. Syair Romantis

Syair romantis adalah salah satu jenis syair yang didalamnya berisi tentang percintaan pelipur lara, cerita rakyat dan sebagainya.

 

5. Syair Sejarah

Syair sejarah merupakan suatu syair yang didalamnya bercerita tentang peristiwa-peristiwa sejarah penting yang pernah terjadi, misalnya seperti peperangan.

 


Unsur Intrinsik Syair

  • Tema merupakan ide pokok yang ingin penyair itu sampaikan dengan melalui syairnya kepada para pembaca. Tema yang digunakan oleh sang penyair itu beragam. contohnya seperti tentang: kemanusiaan, agama, alam, keindahan, pendidikan, budi pekerti, dan lain sebagainya.
  • Perasaan ialah sesuatu yang ingin penyair utarakan/ungkapan yang berupa ciri khasnya, cara pandang, karakter dan lain sebagainya.
  • Nada yaitu suatu intonasi atau juga penekanan dalam isi syair yang dapat berupa mengejek, menasehati, bergurau, bergembira,mengkritik, bernelas kasihan serta sebagainya.
  • Amanat yakni suatu pesan atau nasehat yang ingin penyair sampaikan kepada tiap-tiap pembaca. Umumnya pesan didalam syair ini ditafsirkan sendiri oleh pembaca sesuai dengan pemahaman pembaca.

 


Unsur Ekstrinsik Syair

  • Latar belakang kehidupan penyairnya
  • Pendidikan penyair
  • Latar belakang budaya dan sosial
  • Adat atau juga kebiasaan masyarakat setempat

 


Contoh Syair

 

(Bait 1)

Dengarlah wahai anakanda
Rajinlah belajar sepanjang masa
Ilmu tiada pernah habis dieja
sebagai bekal sepanjang usia

 

(Bait 2)

Dengan ilmu engkau terjaga
Dari suramnya waktu dan masa
Cemerlang akan senantiasa
Menyinari dirimu di masa dewasa

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Syair : Pengertian, Unsur, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Vitamin : Pengertian, Jenis, Fungsi, Sumber & Akibat Kekurangannya Lengkap

Baca Juga :  √ Gurindam : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Hati : Pengertian, Bagian, Fungsi & Jenis Penyakitnya Terlengkap

Baca Juga :  √ Demokrasi Terpimpin : Pengertian, Ciri, Tujuan dan Dampak Terlengkap