√ Teks Cerita Fantasi : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Jenis Terlengkap

Diposting pada

√ Teks Cerita Fantasi : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Jenis Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Teks Cerita Fantasi.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Teks Cerita Fantasi? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Teks Cerita Fantasi : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Jenis Terlengkap
√ Teks Cerita Fantasi : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Jenis Terlengkap

 

Pengertian Teks Cerita Fantasi

 

Teks cerita fantasi merupakan salah satu bahan tertulis yang berbentuk tulisan atau karangan untuk menggambarkan, menuturkan, atau membayangkan berbagai pengalaman, perbuaan, dan kejadian berupa khalayan, imajinasi, angan-angan atau hanya rekaan belaka.

 

 

Ciri – Ciri Cerita Fantasi

  • Memiliki ide cerita yang tidak dibatasi oleh realita atau kenyataan dunia (bersifat fiksi).
  • Didalam cerita terdapat keanehan seperti sihir, makhluk ajaib, maupun sesuatu yang misterius.
  • Penggunaan latar dapat menembus ruang dan waktu.
  • Tokoh yang memiliki keunikan tersendiri seperti memiliki kekuatan super untuk menyelamatkan dunia.
  • Karena cerita fantasi menggunakan khayalan maka cerita ini termasuk dalam kategori contoh cerita fiksi.

 

 

Unsur Intrinsik Cerita Fantasi

  • Tema yaitu ide yang paling mendasar yang menjadi acuan untuk mengembangkan suatu cerita.
  • Alur yakni jalan atau alur cerita yang berupa peristiwa-peristiwa yang tersusun dan saling berkaitan satu sama lain.
  • Tokoh dan Penokohan ialah karekter dari pemeran atau pelaku didalam suatu cerita.
  • Latar merupakan tempat, waktu, serta suasana yang menjadi latar belakang suatu cerita.
  • Sudut Pandang ialah posisi pengarang dalam membawakan suatu cerita.
  • Amanat adalah salah satu pesan yang ingin disampaikan oleh pegarang sebuah cerita didalam cerita dan penokohan.

 

 

Struktur Cerita Fantasi

 

1. Orientasi

Ialah sebuah bagian dimana pengarang memberikan pengenalan tentang penokohan, tema, dan sedikit alur cerita kepada pembacanya.

 

2. Konflik

Yaitu suatu bagian adanya permasalahan dimulai dari awal permasalahan hingga menuju ke puncak permasalahan.

 

3. Resolusi

Yakni salah satu bagian untuik penyelesaian dari permasalahan atau konflik yang tejadi. Adapun pengertian resolusi sendiri merupakan bagian penentu yang akan mengarah pada ending.

 

4. Ending

Merupakan penutup cerita fantasi. Ending dapat dibedakan menjadi 2 yakni happy ending dimana tokoh utama menang dan hidup bahagia.

Dan yang lain ialah sad ending yang mana dalam sebuah cerita pemeran utama tewas setelah mencapai tujuan dan sebagainya.

 

 

Jenis – Jenis Cerita Fantasi

 

1. Jenis Cerita Fantasi Berdasarkan Kesesuaiannya dengan Kehiduapan yang Nyata

 

  • Cerita Fantasi Total

Kategori ini berisi fantasi pengarang terhadap objek tertentu. Pada kategori ini semua yang terdapat pada cerita tidak semua terjadi dalam dunia nyata.

 

  • Cerita Fantasi Irisan

Kategori ini berisi cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi tetapi masih menggunakan nama-nama dalam kehidupan nyata, menggunakan nama tempat yang sama pada dunia nyata, atau peristiwa yang pernah terjadi pada dunia nyata.

 

2. Jenis Cerita Fantasi Berdasarkan Latar Ceritanya

  • Latar Fantasi Sezaman

Yaitu latar yang digunakan satu masa (fantasi masa kini, masa lampau, atau masa yang akan datang atau futuristik).

 

  • Latar Fantasi Lintas Waktu

Yakni suatu cerita fantasi yang menggunakan 2 latar waktu yang berbeda. Misalnya: masa sekarang dengan masa pada zaman prasejarah, masa sekarang dan masa 50 tahun mendatang atau futuristik).

 

 

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Fantasi

  • Teks cerita fantasi menggunakan sudut padangan penokohan seperti saya, aku, mereka, kami, dan nama orang.
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata sifat dan hasil pengamatan panca indera untuk mendeskripsikan atau menggambarkan tokoh, latar, dan konflik yang ada. Penulis cerita fantasi dapat menghadirkan pilihan kata/diksi sebagaimana ditemukan pada kaidah kebahasaan teks paragraf deskripsi.
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata metafora (kiasan) dan personafikasi (perumpamaan).
  • Teks cerita fantasi menggunakan kata penghubung (konjungsi) penanda untuk urutan waktu seperti pada teks narasi.
  • Teks cerita fantasi menggunakan ungkapan atau kalimat langsung untuk menambah cita rasa dalam isi cerita.

 

 

Langkah Penyusunan Cerita Fantasi

  • Menemukan ide penulis dengan mengamati objek nyata kemudian diberikan sentuhan imajinasi.
  • Menggali ide cerita fantasi dengan membaca.
  • Membuat rangkaian peristiwa.
  • Mengembangkan ide cerita fantasi.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Teks Cerita Fantasi : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Jenis Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Novel : Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contohnya Lengkap

Baca Juga :  √ Vitamin : Pengertian, Jenis, Fungsi, Sumber & Akibat Kekurangannya Lengkap

Baca Juga :  √ Wacana : Pengertian, Jenis - Jenis dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Bahasa : Pengertian, Fungsi, Jenis, Struktur dan Ciri Terlengkap