√ Teks Eksemplum : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Teks Eksemplum : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Teks Eksemplum.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Teks Eksemplum? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Teks Eksemplum : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Contoh Terlengkap
√ Teks Eksemplum : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Contoh Terlengkap

 

Pengertian Teks Eksemplum

 

Teks eksemplum merupakan salah satu teks yang menceritakan perilaku dari tokoh pada suatu cerita. Teks eksemplum diawali dengan pengenalan tokoh, lalu peristiwa yang dialami tokoh dan penutupnya interpretasi yang timbul dari tokoh tersebut. Teks ini termasuk jenis karya berisi sebuah pengalaman hidup manusia.

 

 

Karakteristik Teks Eksemplum

  • Kejadian atau peristiwa yang diceritakan merupakan certia yang tidak dikehendaki
  • Kejadian yang diceritakan merupakan peristiwa yang jarang terjadi dalam kehidupan nyata
  • Kejadian yang diceritakan merupakan peristiwa yang membuat penyesalan untuk partisipan
  • Kejadian yang diceritakan memiliki nilai yang dapat disarankan kepada pendengar atau pembaca
  • Di suatu bacaan menghadirkan diri penulis dalam menginterpretasikan dan koda

 

 

Struktur Teks Eksemplum

 

1. Orientasi

Orientasi ialah sebuah bagian pembuka atau awal teks dalam membuat teks eksemplum. Bagian orientasi ini biasanya berisi mengenai pengenalan dari tokoh. Contoh: Cewek itu sangat bertanggung jawab dan disiplin.

 

2. Insiden

Insiden yaitu sebuah bagian yang didalamnya itu terkandung sebuah permasalahan yang dihadapi oleh si tokoh. Contohnya : Sintia tidak berangkat sekolah karena kendaraannya ada urusan keluarga.

 

3. Interpretasi

Interprestasi yakni sebuah bagian yang didalamnya terdapat pesan moral, evaluasi, serta juga akibat dari segala masalah yang dialami oleh si tokoh.

 

 

Unsur Kebahasaan Teks Eksemplum

  • Menggunakan Kalimat Kompleks
  • Menggunakan Konjungsi (penghubung)
  • Menggunakan Kata Rujukan
  • Menggunakan Kata Kerja

 

 

Ciri – Ciri Teks Eksemplum

  • Berisi peristiwa atau kejadian yang tidak sering terjadi.
  • Menimbulkan penyesalan bagi tokoh.
  • Menghadirkan diri penulis kedalam interpretasi dan koda.
  • Mengandung nilai-nilai yang disarankan oleh peristiwa.

 

 

Ciri Bahasa Teks Eksemplum

  • Menggunakan bahasa naratif.
  • Menggunakan urutan peristiwa yang jelas.
  • Menghadirkan diri penulis (sudut pandang orang pertama pelaku utama), seperti “aku” yang ada dalam interpretasi.
  • Banyak menggunakan kalimat majemuk, kata kerja, kata rujukan, dan konjungsi.

 

 

Jenis – Jenis Teks Eksemplum

 

1. Teks Eksemplum Fiksi

Teks ini bersumber dari cerita-cerita rakyat, seperti binatang dan legenda. Bersifat rekaan dan sulit dibuktikan kebenarannya. Namun, terkadang teks jenis ini diyakini kebenarannya oleh masyarakat tradisional.

 

2. Teks Eksemplum Non – Fiksi

Teks ini bercerita tentang pengalaman hidup berdasarkan kisah nyata. Pengalaman itu bersumber dari penulis teks ataupun orang lain. Pengalaman tersebut berisi peristiwa-peristiwa yang luar biasa atau tidak terduga.

 

 

Contoh Teks Eksemplum

 

Kesombongan Burung Pipit

 

Orientasi :

Di sebuah hutan dikisahkan bahwasanya telah hidup sekelompok burung pipit. Roma yaitu salah satu nama dari sekelompok burung pipit tersebut.

Roma tinggal bersama sekawanan hewan lainnya. Roma dikenal sebagai seekor burung pipit yang suka hidup memisahkan diri dari hewan lainnya dan juga sombong karena ia selalu merasa bahwa hanya dirinya yang paling mampu dan paling benar diantara semua hewan yang ada di hutan itu.

 

Insiden :

Di suatu ketika sekawanan burung pipit tersebut membuat sarangnya dari tumpukan jerami. Mereka membuat sarang itu dengan sabar sehingga sarangnya terlihat rapi, kokoh, dan bagus. Namun, berbeda dengan Roma, ia membuat sarangnya dari potongan kertas yang berwarna-warni.

Menurut Roma, sarangnya lah yang lebih bagus dan terlihat lebih cantik dibanding milik teman-temannya. Padahal pada saat pembuatan sarangnya, Roma tidak memikirkan ketahanan dari sarang yang dibuat.

Disebelah Roma ada pula burung pipit lain yang tengah membuat sarang dari tumpukan jerami. Tara yaitu nama burung pipit yang berada di sebelah sarang Roma.

Tara merupakan seekor burung pipit yang rendah hati dan dermawan. Sifat Tara, tentu saja berbanding terbalik dengan sikap Roma.

Seringkali Roma mengejek sarang milik Tara, katanya sarang Tara warnanya sangat membosankan karena hanya terbuat dari tumpuka jerami.

Roma mencoba membandingkan sarangnya dengan milik Tara, karena sarang Roma terbuat dari kertas yang berwarna-warni. Tara pun hanya diam saja tak menghiraukannya.

Roma merasa bangga dengan sarangnya, dia terus saja membuat sarang dari tumpukan kertas warna-warni. Di suatu kesempatan Tara memberi saran pada Roma agar ia membuat sarang dari tumpukan jerami supaya lebih kuat.

Namun, sayang sekali Roma tidak menghiraukannya, ia tetap membuat sarang dari kertas warna-warni. Beberapa jam kemudian, semua burung pipit sudah selesai membuat sarangnya masing – masing termasuk Tara dan Roma.

Namun tidak disangka hujan pun turun dengan lebatnya, semua burung ke dalam sarangnya masing – masing. Akan tetapi, sarang milik Roma rusak terkena air hujan dan tak bisa melindunginya karena sarangnya terbuat dari kertas warna – warni.

Tubuh Roma pun basah kuyup karena diguyur hujan yang sangat deras, ia pun panik dan kebingungan. Dan Tara burung yang baik hati dan dermawan itu dengan senang hati memberikan tumpangan kepada Roma untuk berlindung. Akhirnya, Roma merasa sangat menyesal atas apa yang telah dibuatnya.

Roma pun menyesal karena menghiraukan teman – temannya dan dengan bangganya ia membuat sarang dari kertas warna – warni.

Tidak hanya itu, ia juga menyesali perbuatannya yang telah sombong dihadapan teman – temannya. Dengan begitu, setelah hujan mulai reda ia pun kembali membuat sarangnya dengan tumpukan jerami.

 

Interpretasi :

Setelah kejadian tersebut, Roma tidak lagi sombong dan tidak bersikap buruk pada temannya. Ia berjanji kepada dirinya sendiri bahwa dirinya tidak akan lagi sombong.

Roma sadar, bahwasanya kesederhanaan lebih utama jika dibandingkan dengan kemewahan. Dan satu lagi, Roma sadar bahwa dirinya merupakan makhluk sosial yang sangat butuh teman dalam menjalani hidupnya.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Teks Eksemplum : Pengertian, Struktur, Ciri, Unsur Kebahasaan dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Puisi Lama : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Hubungan Internasional : Pengertian, Tujuan, Asas, Pola, Sarana & Manfaatnya Lengkap

Baca Juga :  √ Negara Maritim : Pengertian, Ciri, Konsep dan Contoh Terlengkap

Baca Juga :  √ Konsep : Pengertian, Fungsi, Ciri, Unsur dan Karakteristik Terlengkap