√ Apatis : Pengertian, Penyebab, Ciri, Dampak dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Apatis : Pengertian, Penyebab, Ciri, Dampak dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Apatis.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Apatis? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Apatis : Pengertian, Penyebab, Ciri, Dampak dan Contoh Terlengkap
√ Apatis : Pengertian, Penyebab, Ciri, Dampak dan Contoh Terlengkap

Pengertian Apatis

Apatis (apathetic) merupakan salah satu kondisi dimana seseorang kehilangan motivasi, tidak peduli, acuh tak acuh terhadap aspek emosional, fisik, dan kehidupan sosial.

Sikap apatis sering dihubungkan dengan depresi, serta bisa juga ini merupakan refleksi atas kurang berminatnya seseorang itu terhadap hal-hal yang dianggap tidak penting.

Kata apatis sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni aphates yang secara harfiah berarti tanpa perasaan. Kata ini kemudian diadaptasi ke dalam bahasa Inggris menjadi apathy.

 


Pengertian Apatis Menurut Para Ahli

 

1. Luis Rey

Apatis yaitu sebuah kata yang mengacu pada istilah kejiwaan dengan definisi seorang individu yang ditandai dengan ketidaktertarikan, ketidakpedulian, atau ketidakpekaan terhadap peristiwa, kurangnya minat, atau keinginan.

 

2. Littre dan Robin

Apatis sebagai seorang individu yang memiliki ketumpulan moral. Seseorang disebut berperilaku seolah tidak sensitif terhadap rasa sakit dan kesenangan serta pengalaman sejenis malas bergerak.

 

3. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Apatis merupakan salah satu sikap acuh-tidak acuh, atau tidak peduli, atau masa bodoh.

 

4. Dalam Politik

Apatis yakni sebuah sikap acuh tak acuh dan masa bodoh dalam berbagai gejala politik.

 

5. Minderop

Apatis sebagai salah satu sikap menarik diri dari seakan-akan pasrah dengan keadaan.

Baca Juga :  Pengertian Pengendalian Sosial Menurut Para Ahli di Dunia Terlengkap

 

6. Albertine Minderop

Apatis merupakan suatu sikap seseorang yang menarik diri serta seakan-akan pasrah pada keadaan.

 

7. Fritz Solmitz

Apatis ialah segala bentuk ketidakpedulian individu disebabkan karna tidak mempunyai minat khusus terhadap aspek-aspek tertentu, seperti aspek fisik, emosional, serta kehidupan sosial.

 


Penyebab Apatis

  • Tekanan emosional ini dapat disebabkan karena sering menerima perlakukan yang tidak menyenangkan dari orang lain yang akhirnya memunculkan sifat apatis. Contohnya seperti diganggu, atau diusik terus menerus.
  • Tidak percaya lagi kepada orang lain yang bisa disebabkan karena seseorang sering dikecewakan dan merasa dikhianati oleh orang yang dipercaya atau disayangi.
  • Kurang percaya diri juga dapat disebabkan karena seseorang kehilangan rasa percaya diri. Contohnya seperti merasa malu dalam bersosialisasi dengan orang lain. Selain itu karena kekurangan fisik yang menjadi cibiran orang kain membuat kurangnya percaya diri pada seseorang.
  • Kurang kasih sayang ini bisa juga disebabkan karena kurangnya kasih sayang, seperti kurangnya kasih sayang dari anggota keluarga ataupun orang yang disayangi.

 


Ciri – Ciri Orang Apatis

  • Kehilangan minat atau ketertarikan terhadap banyak hal dalam hidupnya.
  • Tidak perduli dengan aspek-aspek penting dalam kehidupan manusia, seperti aspek emosional, sosial, atau kehidupan fisik.
  • Kehilangan motivasi dan gairah terhadap hal-hal yang dulunya dianggap menarik dan menyenangkan.
  • Tidak peka atau tidak perduli terhadap orang lain dan keadaan lingkungan sekitarnya.

 


Dampak Sikap Apatis

  • Kurangnya kontrol sosial disebabkan orang apatis tidak perduli atau juga tidak berminat pada berbagai hal.
  • Orang apatis serta orang-orang di sekitarnya cenderung sulit untuk berkembang menjadi lebih baik disebabkan kurangnya kesadaran atau juga kepedulian terhadap diri sendiri, orang lain, serta lingkungan sekitarnya.
  • Meningkatkan potensi timbulnya individualisme di dalam suatu masyarakat sehingga tiap-tiap orang tidak perduli satu sama lain.
  • Sikap apatis ini juga dapat berpotensi menimbulkan masalah yang lebih besar, misalnya perselisihan atau juga perpecahan di tengah-tengah masyarakat.
Baca Juga :  √ Saraf Simpatik & Parasimpatik : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Jalur & Perbedaannya Lengkap

 


Contoh Apatis

Jika ada pemilihan calon presiden, tentu kamu akan merasa tidak peduli dengan pemilihan tersebut. Jika kamu tidak melakukan pemilihan, hal yang terjadi adalah bisa saja ada calon presiden yang menginginkan keburukan kepada negeri kamu.

Tentu kamu tidak akan diam saja jika kamu tidak melakukan pemilihan. Maka hal itu memang bisa terjadi, ada orang yang mengatakan jika kamu tidak melakukan pemilihan maka disebut dengan golput.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Apatis : Pengertian, Penyebab, Ciri, Dampak dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :