√ Hujan Salju : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis, Akibat & Proses Terjadinya Terlengkap

Diposting pada

√ Hujan Salju : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis, Akibat & Proses Terjadinya Terlengkap


SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Hujan Salju.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Hujan Salju? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Hujan Salju : Pengertian, Proses, Akibat, Jenis dan Fungsi Terlengkap


Pengertian Hujan Salju

Kata Salju berasal dari bahasa arab yaitu “Tsalju” yang artinya air jatuh dari awan yang telah membeku menjadi padat dan seperti hujan.

Salju terdiri dari uap air yang kemudian mendingin di udara dan jatuh ke bumi sebagai kepingan empuk berwarna putih, seperti kristal. Salju merupakan salah satu benda padat yang terbentuk dari air yang membeku sehingga kita sebut dengan sebtan es.

Hujan salju ini termasuk dalam fenomena yang jarang terjadi pada waktu satu tahun pada wilayah yang non tropis tentunya.


Fungsi Salju

  • Menjaga Kelembaban bumi
  • Menjaga kehidupan beberapa tanaman
  • Mempengaruhi kesuburan tanah
  • Menlindungi hewan-hewan kecil dari predator

Manfaat Hujan Salju

1. Membantu tanaman

Salah satu manfaat yang ditimbulkan karena adanya salju yaitu bisa melindungi tanaman. Salju tersebut dapat melindungi tanaman dari embun beku yang sering sekali menyerang tanaman serta juga tanah. Tanaman yang biasa terserang ialah gandum (Sebab di negara yang memiliki musim dingin itu biasanya menanam gandum). Nah dengan adanya sebuah salju maka tanaman dapat terlindungi dari embun beku.

Baca Juga :  √ kerajaan Kutai : Sejarah, Sistem Pemerintahan, Raja, Peninggalan, Kejayaan & Keruntuhannya Lengkap

2. Sebagai Area Bermain

Manfaat lain dari salju yaitu dapat sebagai area bermain.

3. Tempat wisata Musiman

Pada saat terjadi hujan salju maka akan banyak sekali tempat wisata baru yang dibuka untuk para wisatawan untuk berlibur.


Proses Terjadinya Hujan Salju

  • Air yang banyak tersebut terkandung dalam satu tempat yang disebut samudera, laut, sungai, danau dan rawa.
  • Lalu air tersebut akan menghadapi penangasan melewati perantara sinar matahari. Termasuk juga dengan air yang berada di permukaan tanah.
  • Proses penguapan air tersebut disebut dengan transpirasi. Uap air yang diperoleh dari penangasan tersebut akan penangasan kompresi yang lalu menjadi awan. Setalh itu awan tersebut beranjak ke lokasi berganti-ganti dengan bantuan angin, baik angin yang bertiup lurus maupun melintang.
  • Kemudian awan yang berisi uap air tersebut berhempus dan tibalah pada lokasi yang temperaturnya lebih dingin dan sampai ke titik embun, kemudian titik embun tersebut terjadinya titik hujan.
  • Apabila sudah mengembun, telah menjadi air dan berhembus oleh angin thermis yang naik, ketinggian yang mempunyai suhu dibawah titik beku, embun tersebut akan berganti menjadi es yang akan jatuh ke bawah permukaan bumi.

Akibat Hujan Salju

  • Menghambat perjalanan.
  • Menyebabkan longsor.
  • Mengisolasi suatu tempat.
  • Kerusakan fasilitas umum.
  • Terkadang menimbulkan badai.

Jenis – Jenis Salju

1. Prisma

Merupakan suatu salju yang bentunya mirip dengan badan pensil kayu yang biasa kita pakai di indonesia. Salju jenis ini sangat tipis dan kecil sehingga sulit untuk melihat bentuk sempunanya dengan mata telanjang.


2. Stellar Plate

Yaitu salah satu salju tipis yang pentunya menyerupai piring dengan 6 lengan seperti bintang. Biasanya dihiasi dengan tanda-tanda pemisah antar bagian menjadi beberpa bagian simetris. Terbentuk ketika suhu antara -2 sampai -15 derajat selsius.

Baca Juga :  √ Tanam Paksa : Pengertian, Sejarah, Latar Belakang, Dampak & Tujuannya Terlengkap

3. Sectored Plates

Ialah sebuah jenis salju yang sisinya terbagi ke dalam enam bagian yang sama besar.


4. Stellar Dendrites

Yakni suatu jenis salju ukuran besar sekitar 2-4 mm yang bentuknya seperti pohon dengan cabang-cabang khusus. Salju dengan bentuk Stellar dendrites bisa dilihat dengan mata telanjang.


5. Fernlike Stellar Denrites

Merupakan sejenis kristal salju terbesar dengan ukur mencapai 5 mm atau lebih. Berbentuk seperti pakis.


6. Hollow Columns

Adalah salah satu jenis salju yang bentuknya seperti tabung dengan lubang kerucut di dalamnya. Bentuknya termasuk sangat kecil sehingga dibutuhkan kaca pembesar untuk melihat bentuk sempurna dari salju jenis ini.


7. Needles

Sesuai dengan namanya, salju jenis ini berbentuk seperti jarum atau rambut berukuran kecil. Biasanya terbentuk pada suhu 5 derajat.


8. Capped Columns

Merupakan sebuah jenis kristal yang terbentuk dari perubahan kristal-kristal salju jenis lain. Sangat sulit menemukannya di dalam hujan salju.


9. Double Plates

Perubahan dari capped collumns yang tingginya menyusut karena keadaan suhu. Terlihat seperti dua kepingan salju yang menempel satu sama lain.


10. Split Plats atau Star Plates

Perubahan dari double plates, yaitu kepingan salju yang sudah tergabung sempurna membentuk keping baru.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Hujan Salju : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis, Akibat & Proses Terjadinya Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.