√ SEO : Pengertian, Jenis, Tujuan, Manfaat, Cara Kerja dan Indikator Terlengkap

Diposting pada

√ SEO : Pengertian, Jenis, Tujuan, Manfaat, Cara Kerja dan Indikator Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai SEO.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah SEO? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ SEO : Pengertian, Jenis, Tujuan, Manfaat, Cara Kerja dan Indikator Terlengkap
√ SEO : Pengertian, Jenis, Tujuan, Manfaat, Cara Kerja dan Indikator Terlengkap

 


Pengertian SEO

 

SEO ini singkatan dari Search Engine Optimization atau yang dalam bahasa Indonesia Optimasi Mesin Pencari.

SEO merupakan salah satu rangkaian dalam upaya yang dilakukan oleh seorang webmaster pada sebuah website yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas sebuah halaman website menjadi lebih baik di mesin pencari, terutama Google.

Mesin pencari menggunakan algoritma tertentu untuk mengurutkan website-website berdasarkan rangking.

 


Pengertian SEO Menurut Para Ahli

 

1. Wikipedia

SEO merupakan suatu proses yang dapat dilakukan secara sistematis dengan memanfaatkan mekanisme kerja dari algoritma suatu mesin pencari yang bertujuan untuk meningkatkan volume blog.

 

2. Dax Herrera

SEO ialah mengorganisir informasi dari klien untuk membuatnya dapat di akses oleh robot dan menghasilkan uang.

 

3. Neil Patel

SEO yaitu salah satu seni untuk memahami mesin pencari (search engine) dan menggunakan pengetahuan tersebut untuk membuat sebuah situs atau website memiliki peringkat lebih tinggi pada search engine.

 

4. Danny Sullivan

SEO yakni seseorang yang mengerti bagaimana orang mencari sebuah informasi dan memastikan bahwa mereka atau klien mereka cukup terlihat di area pencarian gratis yang disediakan.

 

5. Rand Fishkin

SEO adalah segala kombinasi dari teknik, taktik, dan strategi yang mencakup tetapi tidak dibatasi oleh optimalisasi informasi, yaitu seperti berikut :

  • Kemudahan penggunaan (friendly).
  • Fokus pada konten (artikel).
  • Penargetan audiens, pengembangan situs, dan desain
  • Penelitian tentang kata kunci (keyword), link building.
  • Segala macam elemen online maupun offline yang mendukung tujuan untuk menerima lebih banyak trafik dari search engine.

 

6. QuadsZilla

SEO yaitu ketika seseorang mencoba untuk melakukan kecurangan dan mengambil jalan pintas sehingga situs atau website mereka akan tampil lebih tinggi dalam hasil pencarian (menurut ranking) daripada yang sepantasnya mereka terima.

 


Jenis – Jenis SEO

 

1. SEO On Page

SEO On Page ialah suatu upaya optimasi website yang dapat dilakukan dari sisi website itu sendiri. Dengan kata lain, upaya optimasi yang dilakukan oleh seorang pemilik website atau webmaster dengan mendesain website yang SEO Friendly.

Baca Juga :  √ Pengertian Komunitas : Manfaat, Jenis & Contohnya Terlengkap

 

Elemen SEO On Page

  • Riset keywords, baca artikel “Cara Riset Keywords Dengan Google Keyword Planner” untuk menemukan kata kunci utama dan kata kunci pendukung yang paling relevan dengan niche website yang akan dibuat.
  • Membangun website dengan struktur yang baik, tampilannya menarik, dan load-nya cepat
  • Menggunakan Title Tag yang baik untuk homepage dan judul konten
  • Menambahkan description yang relevan dengan website
  • Membangun konten yang bermanfaat bagi audiens
  • Mengatur URL (permalinks) yang SEO Friendly
  • Menggunakan Heading dengan baik (H1, H2, H3, H4)
  • Mengatur navigasi website sebaik mungkin
  • Membangun internal links
  • Menambahkan keywords pada penamaan gambar atau image

 

2. SEO Off Page

SEO Off Page yaitu salah satu upaya optimasi website yang dikerjakan dari luar website yang dibangun. Sebuah halaman website yang SEO On Page nya sudah bagus perlu didukung dengan optimasi dari luar website itu sendiri.

Optimasi off page dilakukan dengan cara membangun links (backlinks) dari situs lain menuju website yang dioptimasi.

 

Jenis Link SEO Off Page

  • Links dari media sosial (Twitter, Facebook, Google+, Youtube, dan lain-lain)
  • Links dari web 2.0 properties (Blogspot, WordPress, Weebly, dan lain-lain)
  • Links dari forum online (Kaskus, Bersosial, Forum Detik, Forum Kompas, dan lain-lain)
  • Links dari situs social bookmark (Lintas.me, Diigo.com, Folkd.com, dan lain-lain)
  • Links dari kegiatan blogwalking (berkomentar di blog orang lain)
  • Links dari website yang menerima guest blogger

 


Tujuan SEO

  • Memperoleh posisi yang optimal di mesin pencari.
  • Mendapatkan traffic atau lalu lintas pengunjung. Jika dibuatkan alurnya, ketika tujuan pertama di atas tercapai, maka secara otomatis situs akan mendapatkan yang namanya traffic.
  • Mendapatkan pengunjung baru yang berkualitas, dengan maksudnya yaitu para pengunjung yang diperoleh benar-benar merupakan pengunjung yang membutuhkan informasi yang disajikan.
  • Meningkatkan durasi kunjungan agar para pengunjung yang mendapatkan informasi yang dibutuhkan, logikanya akan rela berdiam lebih lama di situs demi memuaskan rasa ingin tahunya.
  • Meningkatkan konversi apabila jika Anda ini merupakan seorang penjual, maka SEO dapat mendatangkan konversi yang lebih baik.
  • Meningkatkan popularitas, otoritas dan tentu saja brandawareness. Maksudnya ialah orang-orang akan lebih mudah ingat dengan situs Anda.

 


Manfaat SEO

  • Website menjadi ramai dengan pengunjung tertarget kata kunci
  • Pelanggan terus berdatangan ke website
  • Secara tidak langsung meningkatkan pendapatan Anda sebagai publisher
  • Cache penulusuran di Search Engine menjadi yang paling utama
  • Bisnis di dalam website menjadi berkembang
  • Penjualan produk akan semakin meningkat
  • Adanya timbal balik ke website affiliate produk
Baca Juga :  √ Gunung : Pengertian, Manfaat, Jenis dan Contoh Terbentuknya Terlengkap

 


Indikator Utama SEO

 

1. Struktur URL

Struktur URL yang sederhana memudahkan mesin pencari untuk mengenali website Anda dan topik utama yang Anda bahas.

Sebaiknya buat struktur URL yang sederhana, cukup mengandung nama domain dan judul artikel.

Contoh :

  • https://www.namawebsiteanda.com/judulkonten

 

2. Penggunaan SSL/TLS

Sejak 2014, Google mulai mengutamakan website-website yang menggunakan SSL/TLS.

Sebab website dengan SSL/TLS mengenkripsi semua transfer data yang terjadi di website tersebut. Jadi keamanan data pengguna lebih aman.

Selain itu, Google Chrome telah menandai website tanpa SSL/TLS sebagai not secure.

Jika domain website Anda belum menggunakan SSL/TLS, sekarang adalah saat yang tepat untuk mengaktifkannya.

Cara mengetahui apakah website Anda sudah memakai SSL/TLS atau belum adalah melihat alamat website di browser.

Jika masih diawali dengan HTTP, artinya website Anda belum menggunakan SSL/TLS. Website yang sudah mengaktifkan SSL/TLS, alamat websitenya diawali dengan HTTPS.

 

3. Topik Konten

Anda harus memiliki beberapa topik utama yang saling berhubungan untuk membangun struktur website yang baik. Setelah menentukan beberapa topik utama, Anda perlu membuat konten mengenai topik-topik tersebut.

 

4. Search Intent

Satu kata kunci bisa dimaksudkan untuk dua hal yang berbeda atau lebih. Search intent atau maksud pencarian adalah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu.

 

5. Struktur Konten

Selain menyesuaikan konten dengan search intent, Anda juga harus membuat konten yang mudah dipahami. Mudahkan pembaca dalam menemukan jawabannya di konten Anda dengan struktur yang jelas dan rapi.

 

6. Meta Tags

Meta tags terdiri dari title tag dan meta description. Fungsinya adalah membantu Google untuk memahami keseluruhan konten di sebuah halaman website.

7. Backlink

Backlink masih menjadi salah satu faktor utama SEO. Semakin banyak backlink ke website Anda, Google akan menganggap website Anda memiliki kredibilitas tinggi.

Namun, backlink tersebut juga harus berasal dari website atau blog berkualitas, bukan blog atau website berkualitas rendah.

 

8. Kecepatan Website

Kecepatan loading website memegang peranan penting dalam SEO Anda. Sejak 2018, Google menetapkan kecepatan loading website (di desktop dan perangkat mobile) sebagai salah satu indikator utama SEO.

Baca Juga :  √ Sumber Energi : Pengertian, Macam, Manfaat & Contohnya Lengkap

Semakin cepat loading website, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan ranking lebih tinggi di hasil pencarian Google.

 


Cara Kerja SEO

 

1. Crawling

Crawling atau Perayapan ialah suatu proses mengambil semua halaman web yang terhubung pada situs web tersebut.

Tugas ini dilakukan oleh perangkat lunak yang disebut crawler/spider atau Googlebot dalam mesin pencarian Google.

 

2. Indexing

Indexing merupakan salah satu proses pembuatan indeks untuk semua halaman web yang telah diambil dan disimpan ke dalam database mesin pencari.

Pada dasarnya, proses pengindeksan adalah identifikasi dari kata-kata dan tulisan atau deskripsi yang menjadikan halaman tersebut masuk dalam database mesin pencari dengan kata kunci tertentu.

 

3. Processing

Ketika mesin pencarian menerima request dari user sebagai contoh dengan mengetikkan kata kunci “cara kerja seo” pada mesin pencari.

Maka mesin pencari tersebut melakukan proses dengan membandingkan kata kunci “cara kerja seo” kedalam request pencarian dengan halaman lainnya dari berbagai situs web yang telah terindeks pada database mesin pencari.

 

4. Calculating Relevancy

Dalam satu halaman web pastinya memiliki jumlah lebih dari kata kunci yang diinputkan ke dalam mesin pencari contoh pada kata kunci “pengertian seo”.

Sehingga mesin pencari melakukan proses dengan menghitung relevansi dari setiap halaman yang telah terindeks untuk setiap kata kunci yang diterima.

 

5. Retrieving Result

Langkah terakhir dalam sistem mesin pencarian adalah mengambil hasil yang sangat relevan dari kata kunci yang telah di proses sebelumnya lalu menampilkan ke dalam daftar hasil mesin pencarian yang ada di browser.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ SEO : Pengertian, Jenis, Tujuan, Manfaat, Cara Kerja dan Indikator Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :