√ Solidaritas Sosial : Pengertian Menurut Para Ahli, Bentuk dan Jenisnya Terlengkap

Diposting pada

√ Solidaritas Sosial : Pengertian Menurut Para Ahli, Bentuk dan Jenisnya Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Solidaritas Sosial.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Solidaritas Sosial? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Solidaritas Sosial : Pengertian Menurut Para Ahli, Bentuk dan Jenisnya Terlengkap
√ Solidaritas Sosial : Pengertian Menurut Para Ahli, Bentuk dan Jenisnya Terlengkap

 

Pengertian Solidaritas Sosial

 

Solidaritas sosial merupakan suatu perasaan emosional dan moral yang terbentuk pada hubungan antar individu atau kelompok berdasarkan rasa saling percaya, kesamaan tujuan dan cita-cita, adanya kesetiakawanan dan rasa sepenanggungan.

 

 

Pengertian Solidaritas Sosial Menurut Para Ahli

 

1. Durkheim

Solidaritas sosial ialah suatu keadaan hubungan antara individu dan kelompok yang didasarkan pada perasaan moral dan kepercayaan yang dianut bersama dan diperkuat oleh pengalaman emosional bersama.

 

2. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Solidaritas yaitu sifat (perasaan) solider, sifat satu rasa (senasib), perasaan setia kawan yang pada suatu kelompok anggota wajib memilikinya.

Sedangkan sosial adalah berkenaan dengan masyarakat, perlu adanya komunikasi dalam usaha menunjang pembangunan, suka memperhatikan kepentingan umum.

 

 

Syarat Terbentuknya Solidaritas Sosial

 

1. Penegasan Kelompok

Solidaritas sosial terbentuk karena adanya kelompok sosial. Tiap anggota kelompok sosial memiliki ciri kepribadian anggota yang berbeda. Hal tersebutlah yang mempengaruhi penegasan wilayah kerja masing-masing.

Penegasan tersebut akan menimbulkan hubungan timbal balik antara anggota kelompok sehingga terdapat hubungan yang khas dalam kelompok sosial.

Kuatnya hubungan kelompok ini menjadikan interaksi yang sama dalam kelompok internal bahkan hubungan kelompok ini menjadikan pola yang berbeda dengan kelompok luar.

 

2. In Group dan Out Group

Sikap perasaan in group berkenaan dengan seluk beluk usaha, orang yang dipahami, dan pengalaman anggota pada interaksi kelompoknya. Sedangkan out group adalah usaha dan orang yang tidak termasuk dalam in group.

Sikap perasaan terhadap in group yaitu sikap terhadap orang dalam sedangkan sikap perasaan out group yaitu sikap perasaan terhadap orang luar group.

 

 

Bentuk Solidaritas Sosial

 

1. Gotong Royong

Gotong royong yaitu sebuah rasa dan pertalian kesosialan yang sangat teguh dan terpelihara. Gotong royong banyak dilakukan oleh masyarakat desa daripada masyarakat kota. Kolektifitas terlihat dalam ikatan gotong royong yang menjadi adat masyarakat desa.

Gotong royong menjadi bentuk solidaritas yang sangat umum dan eksistensinya di masyarakat juga masih sangat terlihat hingga sekarang, bahkan negara Indonesia dikenal sebagai bangsa yang mempunyai jiwa gotong-royong yang tinggi.

 

2.Kerjasama

Kerjasama ialah suatu penggabungan antara individu dengan individu yang lain, atau kelompok dengan kelompok yang lain sehingga bisa mewujudkan suatu hasil yang bisa dinikmati bersama.

Kerjasama diharapkan memberikan manfaat bagi anggota kelompok yang mengikutinya dan tujuan utama bekerjasama dapat dirasakan oleh anggota kelompok yang mengikutinya.

 

 

Jenis – Jenis Solidaritas Sosial

 

1. Solidaritas Sosial Mekanik

Masyarakat sederhana mengembangkan bentuk solidaritas sosial mekanik. Solidaritas sosial mekanik ialah sistem komunikasi serta ikatan masyarakat yang memiliki rasa perasaan yang sama, memiliki kecenderungan yang sama, masyarakat lebih didominasi dengan keseragaman atau homogen, dan jika diantara anggota masyarakat itu ada yang hilang maka tidak memiliki pengaruh besar yang berdampak pada diri kelompok masyarakat tersebut.

Pada saat solidaritas mekanik memainkan peranannya, kepribadian tiap individu boleh dikatakan lenyap, karena ia bukanlah diri individu lagi, melainkan hanya sekadar mahluk kolektif.

Solidaritas mekanik tidak hanya terdiri dari ketentuan yang umum dan tidak menentu dari individu pada kelompok, kenyataannya dorongan kolektif terdapat dimana-mana dan membawa hasil dimana-mana pula.

Dengan sendirinya, setiap kali dorongan itu berlangsung, maka kehendak semua orang bergerak secara spontan dan seperasaan.

 

2. Solidaritas Sosial Organik

Masyarakat modern mengembangkan bentuk solidaritas sosial organik. Solidaritas organik merupakan bentuk solidaritas yang mengikat masyarakat kompleks, yaitu masyarakat yang mengenal pembagian kerja yang rinci dan dipersatukan oleh saling ketergantungan antar bagian.

Setiap anggota menjalankan peran yang berbeda, dan saling ketergantungan seperti pada hubungan antara organisme biologis.

Solidaritas organik banyak ditemukan pada masyarakat perkotaan. Seperti karakter pembagian kerja, maka masing-masing bagian dari komponen solidaritas organik memiliki peran yang sama pentingnya.

Yang menjadi karakter dari solidaritas organik salah satunya adalah hubungan yang berkaitan untuk menciptakan efisiensi kerja yang ada di dalam masyarakat.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Solidaritas Sosial : Pengertian Menurut Para Ahli, Bentuk dan Jenisnya Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga :  √ Berpikir Kritis : Pengertian, Ciri, Manfaat, Komponen dan Indikator Terlengkap
Baca Juga :  √ Budi Pekerti : Pengertian, Tujuan, Jenis, Fungsi dan Contoh Terlengkap
Baca Juga :  √ Narkoba : Pengertian, Jenis, Efek & Upaya Pencegahannya Lengkap
Baca Juga :  √ Komisi Nasional Indonesia Pusat (KNIP) : Pengertian, Anggota, Tugas dan Wewenang Terlengkap