√ Ajudikasi : Pengertian, Tahapan dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Ajudikasi : Pengertian, Tahapan dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Ajudikasi.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Ajudikasi? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Ajudikasi : Pengertian, Tahapan dan Contoh Terlengkap
√ Ajudikasi : Pengertian, Tahapan dan Contoh Terlengkap

 


Pengertian Ajudikasi

Ajudikasi merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menyelesaikan sengketa atau konflik antara dua pihak dengan melibatkan orang lain sebagai pihak ketiga.

Pihak ketiga ini nantinya akan menjadi penengah untuk mencari jalan keluar dan menghasilkan keputusan yang adil dan dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Ajudikasi ini juga mencakup banyak sengketa seperti penyelesaian perkara perbankan, pendaftaran tanah, sosiologi dan beberapa sengketa lainnya.

Pada intinya, ajudikasi ini dilakukan jika penyelesaian secara musyawarah tidak lagi bisa menghasilkan keputusan. Dalam pelaksanaannya, keputusan yang diambil oleh ajudikator ini akan memiliki kekuatan yang sama dengan putusan peradilan.

 


Pengertian Ajudikasi Menurut Para Ahli

 

1. Irma Devita Purnamasari

Ajudikasi yaitu sebuah kegiatan yang dilakukan dalam rangka proses pendaftaran tanah untuk pertama kalinya. Kegiatan ajudikasi ini meliputi pengumpulan data fisik dan data yuridis terhadap objek tanah.

 

2. Drs. Andreas Soeroso

Ajudikasi ialah salah satu upaya untuk mencapai kesepakatan melalui jalur peradilan apabila ada dua pihak yang silang pendapat dan masing-masing pihak bersikukuh bahwa dialah yang paling benar.

Baca Juga :  √ Gas Mulia : Pengertian, Sifat, Kegunaan & Contohnya Lengkap

 


Tahapan Sidang Ajudikasi

 

1. Pemeriksaan Awal

Pemeriksaan awal ini merupakan verifikasi yang dilakukan untuk dapat memeriksa kewenangan pihak komisi, baik kewenangan absolut atau juga relative.

Selain dari itu, pada tahapan ini juga diperiksa kedudukan hukum pemohon atau juga termohon dan juga batas waktu pengajuan tersebut.

 

2. Pembuktian

Setelah permohonan itu diterima, tahapan selanjutnya yakni pembuktian. Pada tahapan ini kemudian dilakukan pemeriksaan bukti itu secara konkret berhubungan dengan sengketa yang terjadi dan kejadian lainnya yang masih berkaitan.

Di sini, para pihak yang terlibat itu dapat mengajukan bukti yang dimilikinya.

 

3. Pemeriksaan Setempat

Dalam pemeriksaan setempat ini, sidang ajudikasi ini akan melibatkan saksi ahli.

Pemeriksaan saksi itu dilakukan secara runtun mulai dari pemeriksaan identitas dan juga hubungan dengan kedua pihak serta sengketanya.

Tak hanya itu, saksi pun akan diambil sumpah guna mempertanggungjawabkan seluruh kesaksiannya.

 

4. Kesimpulan Para Pihak

Setelah melakukan pemeriksaan, kemudian pihak majelis komisioner (ajudikator) itu akan memberikan kesempatan kepada kedua pihak yang terlibat untuk dapapt memberikan kesimpulan dari masing-masing sisi.

Kesimpulan dari hal tersebut bisa dibuat dengan secara lisan maupun tertulis.

 

5. Pembacaan Putusan

Tahapan terakhir yakni pembacaan putusan oleh ajudikator. Keputusan yang diberikan ini bersifat mutlak serta harus diterima oleh kedua belah pihak.

Pembacaan putusan ini juga merupakan bagian dari sidang terakhir didalam ajudikasi.

 


Contoh Ajudikasi

  • Kasus pembunuhan
  • Kasus korupsi
  • Kasus sengketa lahan
  • Kasus pencemaran nama baik
  • Kasus penipuan
  • Pelanggaran hak cipta
  • Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pihak, dan kedua pihak yang terlibat saling membenarkan diri sendiri, dan tidak menemukan titik ternag bahkan sesudah dilakukan proses musyawarah.
  • Kasus perceraian
  • Kasus pencurian
Baca Juga :  √ 19 Pengertian Hotel Menurut Para Ahli Terlengkap

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Ajudikasi : Pengertian, Tahapan dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :