√ Aliansi : Pengertian, Prisip, Proses, Jenis dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Aliansi : Pengertian, Prisip, Proses, Jenis dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Aliansi.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Aliansi? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Aliansi : Pengertian, Prisip, Proses, Jenis dan Contoh Terlengkap
√ Aliansi : Pengertian, Prisip, Proses, Jenis dan Contoh Terlengkap

Pengertian Aliansi

Aliansi merupakan salah satu persekutuan yang dilakukan perorangan, kelompok atau organisasi yang memiliki sumber daya (sarana, prasarana, dana, keahlian, akses, pengaruh, informasi) dan bersedia untuk terlibat aktif atau berperan dalam menjalankan fungsi dan tugas tertentu.

Aliansi dalam Hubungan Internasional ialah sebuah kerjasama antara organisasi atau kelompok tertentu dalam ruang lingkup internasional (antar negara), baik dalam bidang politik ataupun bisnis dalam rentang waktu tertentu.


Pengertian Aliansi Menurut Para Ahli

1. Nye

Aliansi merupakan salah satu pengaturan formal atau informal antara negara-negara berdaulat, biasanya untuk dapat memastikan keamanan secara timbal balik.

2. Griffiths dan Terry

Aliansi yaitu suatu kesepakatan diantara dua atau lebih negara untuk bisa bekerjasama dalam masalah keamanan secara timbal balik.


Prinsip – Prinsip Aliansi

  • Temukan persamaan visi, bukan perbedaan kepentingan. Aliansi harus dimulai dengan berbaik sangka.
  • Utamakan untuk menggagas beberapa pencapaian kecil, dan percaya pada harapan Anda, bukan rasa takut.
  • Lakukan tugas dan kegiatan sesuai dengan rencana. Jika kitai gagal merencanakan, maka kita berencana untuk gagal.
  • Utamakan isu yang telah disepakati dan bertumpu pada isu tersebut dalam melakukan gerakan.
  • Selalu terbuka dengan pandangan lain, bersedia bermufakat dan mengedepankan negosiasi yang saling menguntungkan.
Baca Juga :  √ Resistor : Pengertian, Fungsi, Jenis, Rumus & Contoh Soalnya Lengkap

Proses Pembentukan Aliansi

  • Menentukan tujuan utama yang menjadi agenda aliansi
  • Mengidentifikasi stakeholders dan mencari berbagai pihak yang berpotensi menjadi pendukung dan penentang agenda aliansi. Cara melakukan analisis terhadap stakeholders yaitu dengan membuat pertanyaan, seperti ini:
  1. Siapa stakeholder inti?
  2. Alasan stakeholder tertarik pada agenda?
  3. Di mana posisi mereka terhadap agenda (mendukung, netral, atau menentang)?
  4. Bagaimana pengaruh mereka terhadap aliansi (tinggi, sedang, rendah)?
  5. Apa sumber yang dimiliki stakeholder?
  6. Dimana posisi stakeholder yang paling tepat?
  • Menentukan dan menyepakati visi bersama serta misi yang diperlukan untuk mencapai visi.
  • Melakukan mobilisasi terhadap sumber daya yang dibutuhkan oleh aliansi.
  • Menjalankan pekerjaan sesuai rencana secara sistematis dan konsisten.

Jenis – Jenis Aliansi

1. Aliansi Strategis

Aliansi strategis ialah salah satu penggabungan dua kelompok dan yang bersatu menjadi sekutu dekat atau lingkaran inti.

Kelompok yang berada dalam aliansi strategis berperan sebagai pendiri, penggagas, penggerak utama, dan menentukan serta mengendalikan arah kebijakan aliansi yang dibentuk.

2. Aliansi Taktis

Aliansi taktis yaitu sebuah penggabungan dua kelompok yang bersatu menjadi sekutu jauh atau lingkar luar.

Aliansi taktis biasanya tidak terlibat langsung dan berperan memberikan dukungan terhadap lingkaran inti.

Aliansi strategis (lingkar inti) memiliki sebuah peranan utama karena berfungsi sebagai penggerak utama jaringan aliansi.

Namun, sebuah kegiatan aliansi dapat dikatakan efektif jika melibatkan dan dijalankan bersama-bersama dengan aliansi taktis.


Contoh Aliansi

1. Aliansi Dalam Bisnis

Bergabungnya Bajaj dengan Kawasaki dalam pemasaran motor Kawasaki Bajaj Pulsar 200 NS. Aliansi ini dilakukan atas dasar untuk keuntungan masing-masing perusahaan.

2. Aliansi Antar Negara

Pakta Warsawa yaitu suatu aliansi antar negara yang dibentuk oleh beberapa negara di Eropa Timur. Aliansi ini bergerak di bidang keamanan dan pertahanan negara dan didirikan pada tanggal 14 Mei 1955 di Warsawa.

Baca Juga :  √ Paragraf : Pengertian, Ciri, Fungsi, Unsur, Jenis & Contohnya Lengkap

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh tujuh negara, yaitu, Uni Soviet, Bulgaria, Rumania, Jerman Timur, Hungaria, Polandia, Cekoslowakia. Alasan dibentuknya aliansi Pakta Warsawa adalah karena ketakutan terhadap ancaman NATO.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Aliansi : Pengertian, Prisip, Proses, Jenis dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

Baca Juga Artikel :