√ Desa : Pengertian, Ciri, Jenis, Fungsi dan Unsur Terlengkap

Diposting pada

√ Desa : Pengertian, Ciri, Jenis, Fungsi dan Unsur Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Desa.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Desa? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Desa : Pengertian, Ciri, Jenis, Fungsi dan Unsur Terlengkap
√ Desa : Pengertian, Ciri, Jenis, Fungsi dan Unsur Terlengkap

 


Pengertian Desa

Kata “Desa” berasal dari Bahasa Sansekerta yakni “Dhesi” yang artinya tanah kelahiran. Istilah Dhesi telah digunakan sejak tahun 1114 M yang ketika itu di Indonesia hanya terdiri beberapa kerajaan saja.

Desa merupakan salah satu kawasan yang jauh dari pusat keramaian kota, mempunyai keadaan kawasan yang masih alami dan dihuni oleh penduduk yang relatif jarang serta sebagian besar lahannya dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan dan perikanan.

 


Kewenangan Desa

  • Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang ada berdasarkan hak asal usul desa
  • Tugas pembantuan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten ataupun Kota
  • Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten atau kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa, yaitu urusan pemerintahan yang secara langsung bisa meningkatkan pelayanan masyarakat.
  • Urusan pemerintahan lainnya yang diserahkan kepada desa.

 


Ciri – Ciri Desa

  • Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk bisa mengejar kebutuhan individu.
  • Penduduk di desa cenderung saling tolong-menolong karena adanya rasa kebersamaan yang tinggi. Hal tersebut berkontribusi akan tingginya tingkat ketergantungan masyarakat di desa terutama bagi penduduk berusia lanjut.
  • Pembagian kerja antar penduduk desa cenderung membaur dan tidak memiliki batasan yang jelas. Hal ini dikarenakan rasa kebersamaan dan gotong royong yang amat tinggi pada masyarakat desa.
  • Penduduk desa cenderung mengerjakan pekerjaan yang sama seperti anggota keluarganya terdahulu.
  • Kehidupan keagamaan di desa lebih kuat jika dibandingkan dengan perkotaan. Hal ini dikarenakan ketatnya kontrol sosial oleh sesama masyarakat desa.
  • Perubahan-perubahan sosial cenderung terjadi lambat, tergantung pada keterbukaan masyarakat desa dalam menerima pengaruh yang cukup berbeda dari adat istiadat setempat.
  • Kreatifitas dan inovasi cenderung belum diimplementasikan jika penduduk desa tidak mencari tahu informasi terkini tentang hal perkembangan zaman dan teknologi.
  • Interaksi banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan bersama daripada faktor kepentingan pribadi.
Baca Juga :  √ 24 Pengertian Desa Menurut Para Ahli Terlengkap

 


Unsur – Unsur Desa

  • Unsur daerah atau wilayah terdiri dari lokasi atau letak, batas – batas wilayah, jenis tanah, keadaan lahan, luas, juga pola pemanfaatnya.
  • Unsur penduduk meliputi tingkat kelahiran, jumlah, tingkat kematian, kepadatan, pertumbuhan penduduk, persebaran serta mata pencarian penduduk.
  • Unsur tata kehidupan terdiri dari pola tata pergaulan serta ikatan pergaulan, adat istiadat juga norma – norma yang berlaku di daerah tersebut.

 


Fungsi Desa

  • Desa sebagai hinterland (pemasok kebutuhan bagi kota)
  • Desa adalah mitra bagi pembangunan kota
    merupakan bentuk pemerintahan terkecil di wilayah Kesatuan Negara
  • Republik Indonesia
  • Desa adalah sumber tenaga kerja kasar bagi perkotaan

 


Jenis – Jenis Desa

 

1. Jenis Desa Berdasarkan Aspek Luas Wilayah

  • Desa Terkecil yakni suatu desa yang memiliki luas kurang dari 2 km2.
  • Desa Kecil merupakan salah satu desa yang memiliki luas antara 2 hingga 4 km2.
  • Desa Sedang yaitu sebuah desa yang memiliki luas antara 4 hingga 6 km2.
  • Desa Besar ialah berbagai jenis desa yang memiliki luas antara 6 hingga 8 km2.
  • Desa Terbesar adalah semua jenis desa yang memiliki luas antara 8 hingga 10 km2.

 

2. Jenis Desa Berdasarkan Jumlah Penduduk

  • Desa Terkecil merupakan salah satu desa yang memiliki jumlah penduduk kurang dari 800 orang.
  • Desa Kecil ialah sebuah desa yang memiliki jumlah penduduk antara 800 hingga 1.600 orang.
  • Desa Sedang yakni suatu desa yang memiliki jumlah penduduk antara 1.600 hingga 2.400 orang.
  • Desa Besar yaitu berbagai jenis desa yang memiliki jumlah penduduk antara 2.400 hingga 3.200 orang.
  • Desa Terbesar adalah semua jenis desa yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 3.200 orang.

 

3. Jenis Desa Berdasarkan Mata Pencaharian Penduduk

  • Desa Pertanian merupakan salah satu desa yang penduduknya sebagian besar adalah petani.
  • Desa Nelayan ialah suatu desa yang penduduknya sebagian besar adalah nelayan.
  • Desa Industri yaitu sebuah desa yang penduduknya sebagian besar adalah pekerja dibidang industri.
Baca Juga :  √ Nematoda : Pengertian, Fungsi, Struktur, Ciri, Klasifikasi dan Contoh Terlengkap

 

4. Jenis Desa Berdasarkan Perkembangan Masyarakat

  • Desa Swadaya merupakan salah satu desa yang memiliki kondisi statis tradisional. Dimana pendidikan serta produktivitas masyarakatnya sangat rendah. Lembaga sosial desa tidak berjalan semestinya serta administrasi pemerintahan berjalan seadanya. Pemanfaatan lahan hanya sebatas digunakan untuk pertanian.
  • Desa Swakarya ialah suatu yang mulai mendapat pengaruh dari luar, yakni berupa pembaruan bidang kehidupan. Tingkat pendidikan cukup tinggi serta adat istiadat cukup longgar. Perbaikan hidup masyarakat mulai dirasakan. Administrasi pemerintahan dijalankan dengan baik, lembaga sosial mulai berfungsi, serta mata pencaharian penduduk tidak hanya berfokus pada bidang pertanian.
  • Desa Swasembada yaitu sebuah desa yang masyarakatnya telah maju, dimana sudah mengenal modernisasi bidang pertanian. Teknologi yang digunakan telah maju serta tingkat pendidikan masyarakat yang tinggi sehingga membuat pola pikir yang rasional.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Desa : Pengertian, Ciri, Jenis, Fungsi dan Unsur Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :