√ Kota : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Fungsi dan Potensi Terlengkap

Diposting pada

√ Kota : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Fungsi dan Potensi Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Kota.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Kota? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Kota : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Fungsi dan Potensi Terlengkap
√ Kota : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Fungsi dan Potensi Terlengkap

Pengertian Kota

Kota merupakan salah satu wilayah dengan segudang kesibukan dan berbagai macam kegiatannya.

Kota ini juga merupakan hasil cipta, rasa, karsa dan karya manusia yang paling rumit dan muskil sepanjang peradaban.


Ciri – Ciri Kota

1. Ciri Fisik Kota

  • Memiliki alun – alun.
  • Memiliki daerah terbuka yang digunakan sebagai paru – paru kota (open space).
  • Memiliki gedung – gedung pemerintahan.
  • Memiliki gedung – gedung perkantoran dan hiburan.
  • Memiliki sarana olahraga.
  • Memiliki lahan parkir kendaraan.
  • Memiliki kompleks perumahan penduduk terdiri atas permukiman kumuh (slums area), permukiman masyarakat dengan ekonomi lemah, permukiman masyarakat dengan ekonomi sedang, serta permukiman masyarakat elite.

2. Ciri Masyarakat Kota

  • Memiliki segregasi keruangan. Segregasi merupakan pemisahan yang bisa menimbulkan kelompok ataupun kompleks tertentu.
  • Hubungan sosial yang bersifat gesselschaft. Ini berarti hubungan sosial antar anggota masyarakat sangat terbatas pada bidang bidang tertentu tidak didasarkan pada sifat kekeluargaan ataupun gotong royong. Namun, lebih didasarkan pada hubungan fungsional.
  • Norma keagamaan tidak terlalu ketat, dimana masyarakat kota kurang dalam memperhatikan masalah norma agama.
  • Penduduk memiliki sikap individualis serta bersifat egois.
  • Kebanyakan penduduk kota memiliki kecenderungan memikirkan diri sendiri tanpa mempedulikan anggota masyarakat lain. Sikap tersebut terjadi karena adanya persaingan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari antar sesama masyarakat sangat tinggi.
  • Heterogenitas sosial, dimana masyarakat yang tinggal di perkotaan sangat beragam.
  • Masyarakat kota memiliki pandangan hidup lebih rasional jika dibanding masyarakat desa. Hal tersebut dikarenakan masyarakat kota lebih terbuka terhadap budaya baru. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kota juga lebih cepat diterima masyarakat.
Baca Juga :  √ Semantik : Pengertian, Unsur dan Jenis Terlengkap

Fungsi Kota

1. Sebagai Pusat Pemerintah

Kota sebagai pusat pemerintahan ini berarti kota memiliki berbagai pusat pengaturan atau pengendalian pemerintahan tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten atau kota.

Maka dari itu kota yang digunakan sebagai pusat pemerintahan dikenal sebagai ibukota negara, ibukota provinsi dan ibukota kabupaten atau kota.

2. Sebagai Pusat Pendidikan

Perkembangan sekolah di kota –kota besar ini umumnya terjadi lantaran terbatasnya kalangan yang bisa mengenyam pendidikan.

Di jaman penjajahan Belanda dan Jepang, hanya kalangan tertentu, contohnya bangsawan, yang bisa menikmati pendidikan di sekolah.

Namun, hal ini kemudian berubah ketika Indonesia telah merdeka. Kemerdekaan Indonesia turut mengubah pola pendidikan di Indonesia, sehingga pendidikan dapat terus berkembang hingga sekarang ini.

3. Sebagai Pusat Informasi

Pembangunan adalah hal yang terus berlangsung secara berkesinambungan. Untuk bisa mewujudkan pembangunan ini, baik yang dilaksanakan di daerah perkotaan maupun pedesaan, kita membutuhkan informasi yang cepat dan akurat.

Keberadaan masyarakat Indonesia yang kebanyakan tinggal di pedesaan mengharuskan pemerintah untuk bisa membangun wilayah pedesaan.

Dengan adanya sumber informasi yang cepat dan akurat, maka pembangunan di wilayah pedesaan ini dapat berlangsung dengan lebih baik.

Informasi yang masuk ke wilayah pedesaan juga harus cukup bervariasi, dan kebanyakan berasal dari wilayah perkotaan.

Dengan begitu, masyarakat desa bisa mendapatkan pengaruh dari bentuk –bentuk kemajuan yang telah lebih dulu berkembang di wilayah perkotaan.

Berbagai informasi yang berasal dari wilayah perkotaan menuju ke pedesaan ini bisa dilakukan lewat berbagai media.

Beberapa media yang bisa digunakan sebagai sarana informasi ini misalnya majalah, koran, radio, televisi, koran, dan internet.


Klasifikasi Kota

  • Kota Kecil merupakan salah satu jenis kota yang memiliki jumlah penduduk 20.000 hingga 50.000 jiwa.
  • Kota Sedang yakni suatu kota yang memiliki jumlah penduduk 50.000 hingga 100.000 jiwa.
  • Kota Besar ialah sebuah kota yang memiliki jumlah penduduk 100.000 hingga 1.000.000 jiwa.
  • Kota Metropolitan yaitu suatu kota yang memiliki jumlah penduduk 1.000.000 hingga 5.000.000 jiwa.
  • Kota Megapolitan adalah berbagai kota yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 5.000.000 jiwa.
Baca Juga :  √ Perjanjian Internasional : Pengertian, Tahapan, Fungsi, Macam & Contohnya Lengkap

Potensi Kota

  • Potensi Sosial yakni suatu fasilitas yang mampu menciptakan ketenangan hidup warga kota. Sebagai contoh, rumah sakit, tempat ibadah, yayasan sosial maupun organisasi sosial.
  • Potensi Budaya yaitu dengan adanya sarana kesenian maupun pendidikan yang dapat memberi gairah hidup bagi warga kota.
  • Potensi Politik ialah adanya beberapa aparatur kota yang dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam melayani masyarakat, lembaga politik maupun partai politik.
  • Potensi Ekonomi merupakan adanya berbagai fasilitas yang mampu memenuhi kebutuhan hidup bagi warga kota, contohnya pasar, pusat perbelanjaan, bank, kawasan industri maupun sarana transportasi.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Kota : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Fungsi dan Potensi Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

Baca Juga Artikel :