√ Monocotyledonae (Monokotil) : Pengertian, Ciri, Manfaat dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Monocotyledonae (Monokotil) : Pengertian, Ciri, Manfaat dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Monocotyledonae (Monokotil).

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Monocotyledonae (Monokotil)? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Monocotyledonae (Monokotil) : Pengertian, Ciri, Manfaat dan Contoh Terlengkap
√ Monocotyledonae (Monokotil) : Pengertian, Ciri, Manfaat dan Contoh Terlengkap

 


Pengertian Monocotyledonae (Monokotil)

Tumbuhan monokotil merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki satu kotiledon.

Memiliki tulang daun yang sejajar atau melengkung, batangnya berkas pengangkutnya tersebar di seluruh bagian, dan juga memiliki akar yang berbentuk serabut.

 


Ciri – Ciri Monocotyledonae (Monokotil)

  • Mempunyai biji tunggal (berkeping satu)
  • Memiliki berkas vaskuler atau pembuluh angkut (xilem dan floem)
  • Umumnya tidak memiliki kambium, hanya beberapa saja yang berkambium.
  • Memiliki batang yang biasanya tidak bercabang, berambut halus, dan memiliki ruas-ruas batang yang tampak dengan jelas.
  • Memiliki akar serabut.
  • Ujung akar dilindungi oleh koleoriza dan ujung batang dilindungi oleh koleoptil.
  • Kebanyakan memiliki daun tunggal, urat daunnya sejajar dan terdapat pelepah daun.
  • Memiliki bunga yang terdiri dari kelopak bunga, mahkota bunga, dan benang sari yang berjumlah tiga atau berkelipatan tiga.

 


Manfaat Monocotyledonae (Monokotil)

  • Untuk bahan makanan (padi, jagung, ubi kayu, gandum).
  • Sebagai penghasil gula (tebu).
  • Untuk tanaman hias atau bumbu masak (bawang, jahe, kunyit).
  • Untuk obat-obatan (sirih, jahe).
  • Untuk bahan bangunan dan alat rumah tangga (bambu).
Baca Juga :  √ Tanjung : Pengertian, Ciri, Manfaat dan Contoh Terlengkap

 


Suku Monocotyledonae (Monokotil)

  • Suku Poaceae, contohnya padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays).
  • Suku Cyperaceae, contohnya rumput teki (Cyperus rotundus).
  • Suku Orchidaceae, contohnya anggrek merpati (Dendrobium crumenatum).
  • Suku Palmae, contohnya kelapa (Cocos nucifera).
  • Suku Liliaceae, contohnya lidah buaya (Aloe vera) dan bawang putih (Allium sativum).
  • Suku Zingiberaceae, contohnya jahe (Zingiber officinale) dan bunga tasbih (Canna hibrida).
  • Suku Musaceae, contohnya pisang (Musa paradisiaca).

 


Contoh Monocotyledonae (Monokotil)

  • Jangung (Zea Mays sp)
  • Padi (Aryza Sativa L)
  • Kelapa (Cocos Nucifer)
  • Tebu (Saccharum sp)
  • Kelapa Sawit (Elaeis Guinennsiss Jacq)
  • Pisang (Musa sp)
  • Anggrek (Orchidaceae)
  • Vanili (Vanilla planifolia)
  • Jahe (Zingiber Officinale)
  • Kunyit (Curcuma Domestica)

 


Reproduksi dan Tumbuhan Perkembangan Monocotyledonae

  • Reproduksi Generatifnya terjadi dengan persilangan jantan dan betina dengan adanya organ reproduksi berupa bunga yang menhasilkan embrio (biji).
  • Reproduksi Vegetatifnya kebanyaka dengan tunas.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Monocotyledonae (Monokotil) : Pengertian, Ciri, Manfaat dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :