√ Norma Kesusilaan : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Sanksi, Ciri dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Norma Kesusilaan : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Sanksi, Ciri dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Norma Kesusilaan.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Norma Kesusilaan? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Norma Kesusilaan : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Sanksi, Ciri dan Contoh Terlengkap
√ Norma Kesusilaan : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Sanksi, Ciri dan Contoh Terlengkap

 


Pengertian Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan dalam istilah lain disebut dengan mores. Norma ini berasal dari hati nurani yang dipraktikkan berulang-ulang menjadi kebiasaan.

Norma Kesusilaan merupakan salah satu aturan sosial yang mengatur tentang cara manusia berperilaku secara umum yang bersumber dari hati nurani manusia itu sendiril.

Norma kesusilaan terdiri dari dua kata, yakni :

  • Norma : Sebuah aturan atau pedoman untuk mengatur
  • Kesusilaan : Suatu sikap atau peraturan hidup

 


Ciri – Ciri Norma Kesusilaan

  • Norma kesusilaan bersumber dari hati nurani manusia.
  • Norma kesusilaan sifatnya lokal dalam suatu masyarakat tertentu dan tidak abadi.
  • Seseorang yang melanggar norma kesusilaan akan mendapatkan sanksi yang bersifat individu, yaitu dikucilkan dari masyarakat, merasa malu dan penyesalan batin.

 


Tujuan Norma Kesusilaan

  • Agar setiap individu memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan sifat kesusilaan yang baik, sehingga keharmonisan hubungan antar manusia dapat terwujud.
  • Dapat menjadi petunjuk bagi manusia tentang cara bersikap dan bertingkah laku di dalam bermasyarakat yang baik.

 


Manfaat Norma Kesusilaan

  • Untuk memberikan petunjuk tentang cara bersikap dan bertingkah laku dalam memutuskan hal-hal yang harus dilakukan, dihindari atau ditentang, sehingga norma ini bersifat universal dan ditujukan bagi semua manusia yang hidup di dunia ini.
  • Agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan perlakukan manusiawi antar sesama.
  • Sebagai alat pengendalian sosial atau kontrol sosial.
Baca Juga :  √ Siklus Krebs : Pengertian, Fungsi, Proses dan Tahapan Terlengkap

 


Sanksi Norma Kesusilaan

  • Menyesal terhadap perbuatan yang telah dilakukan karena merasa hal tersebut tidaklah benar.
  • Perasaan gelisah akan ada pada diri seseorang yang melakukan kesalahan karena selalu dibayangi dengan perasaan bersalah.
  • Tidak tentram dalam menjalani kehidupan kerana ada perasaan yang selalu mengganjal.
  • Malu terhadap diri sendiri karena tidak bisa melakukan hal yang benar.
  • Cibiran dari masyarakat terjadi akibat dari perbuatan yang telah dilakukan, masyarakat sekitar akan mulai membicarakan kesalahan dan keburukan seorang yang melanggar norma kesusilaan.
  • Cemoohan dari masyarakat juga terkadang terjadi dengan diucapkan kepada pelanggar norma ini secara langsung.
  • Diasingkan dari lingkungan masyarakat dengan ketidak pedulian masyarakat sekitar terhadap pelaku norma kesusilaan.

 


Contoh Norma Kesusilaan

 

1. Jujur Dalam Bersikap dan Bertingkah Laku

Jujur bukan hanya dalam berbicara tapi juga dalam bersikap dan bertingkah laku. Salah satu contohnya yaitu sikap saat menemukan atau melihat barang milik orang lain yang terjatuh atau tertinggal di suatu tempat.

Orang jujur akan menyerahkan barang tersebut ke pemilik atau melaporkan dan menyerahkannya ke pihak berwajib agar bisa dikembalikan pada pemiliknya.

 

2. Meminta Maaf Saat Melakukan Kesalahan

Pada umumnya orang yang melakukan kesalahan akan meminta maaf. Ini merupakan salah satu bentuk norma kesusilaan di masyarakat.

Dengan meminta maaf maka seseorang menyadari kesalahannya dan bersikap dewasa dengan meminta maaf. Orang yang berani meminta maaf merupakan pribadi yang bertanggungjawab dan bisa diandalkan.

 

3. Berpakaian Sesuai Tempat dan Situasi

Cara berpakaian juga merupakan salah satu bentuk norma kesusilaan. Umumnya orang memilih untuk berpakaian sesuai dengan tempat dan situasi.

Jika menghadiri suatu acara resmi, tentunya harus memakai pakaian resmi dan apabila untuk kegiatan yang santai maka bisa berpakaian kasual yang santai. Cara berpakaian juga bisa menunjukkan kepribadian orang tersebut.

Baca Juga :  √ Kata Sandang (Artikula) : Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis dan Contoh Terlengkap

 

4. Menghargai dan Menghormati Orang Lain

Norma kesusilaan mengatur cara manusia dalam bergaul dengan sesama manusia. Secara umum, orang yang lebih tua wajib dihormati dan dihargai orang yang lebih muda.

Selain itu, cara berbicara dan menyampaikan pendapat pada orang lain juga harus dijaga. Sesuaikan cara berkomunikasi dengan orang yang sebaya dengan orang yang lebih tua.

 

5. Berbicara Hal-Hal yang Baik

Bagi banyak orang, cara berbicara merupakan hal yang dianggap sepele. tapi kenyataannya cara berbicara dan topik yang dibicarakan dapat berdampak besar bagi orang lain dan diri sendiri.

Membicarakan hal tentang orang lain akan berdampak juga pada diri sendiri. Itulah sebabnya saat berbicara perlu memperhatikan cara berbicara karena hal itu akan berdampak pada diri sendiri.

 

6. Tidak Mengambil Hak Orang Lain

Dalam kehidupan bersama, tentunya setiap individu harus menghargai dan menghormati hak orang lain. Setiap individu tidak boleh mengambil hal milik orang lain atau merugikan pihak lain.

Segala tindakan yang merugikan, misalnya mengambil hak orang lain akan merusak keseimbangan masyarakat sehingga menciptakan kesenjangan dan berpotensi mengakibatkan terjadinya kekacauan.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Norma Kesusilaan : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Sanksi, Ciri dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :