√ Pasar Tenaga Kerja : Pengertian, Manfaat, Fungsi, Kelebihan, Kelemahan, Jenis dan Ciri Terlengkap

Diposting pada

√ Pasar Tenaga Kerja : Pengertian, Manfaat, Fungsi, Kelebihan, Kelemahan, Jenis dan Ciri Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Pasar Tenaga Kerja.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Pasar Tenaga Kerja? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Pasar Tenaga Kerja : Pengertian, Manfaat, Fungsi, Kelebihan, Kelemahan, Jenis dan Ciri Terlengkap
√ Pasar Tenaga Kerja : Pengertian, Manfaat, Fungsi, Kelebihan, Kelemahan, Jenis dan Ciri Terlengkap

Pengertian Pasar Tenaga Kerja

Pasar Tenaga Kerja merupakan salah satu pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli tenaga kerja.

Sebagai penjual tenaga kerja di dalam pasar ini merupakan para pencari kerja, sedangkan sebagai pembelinya adalah orang atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja.

Pasar tenaga kerja diselenggarakan dengan maksud untuk mengkoordinasi pertemuan antara para pencari kerja dan orang atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja.


Pengertian Pasar Tenaga Kerja Menurut Para Ahli

1. Suroto

Pasar kerja yaitu seluruh kebutuhan dan persediaan tenaga kerja, atau seluruh permintaan dan penawaran dalam masyarakat dengan seluruh mekanisme yang memungkinkan adanya transaksi produktif diantara orang menjual tenaganya dengan pihak pengusaha yang membutuhkan tenaga tersebut.

2. Payaman J. Simandjuntak

Pasar kerja merupakan salah satu proses terjadinya penempatan atau hubungan kerja melalui penyediaan dan permintaan tenaga kerja.

3. Rachmawati, SE, MM

Pasar kerja yakni seluruh kegiatan yang mempertemukan pencari kerja dan lowongan kerja, yaitu pengusaha atau produsen, pencari kerja, perantara atau pihak ketiga dimana terdapat kemudahan bagi kedua pihak untuk saling berhubungan.

Pihak ketiga bisa pemerintah, lembaga informal atau formal, konsultan, dan badan swasta.


Manfaat Pasar Tenaga Kerja

  • Untuk dapat membantu para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan sehingga bisa mengurangi penggangguran.
  • Untuk bisa membantu orang-orang atau lembaga-lembaga yang memerlukan tenaga kerja untuk memperoleh tenaga kerja.
  • Untuk membantu suatu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan.
Baca Juga :  √ 55 Macam Perangkat Keras Komputer : Pengertian, Fungsi & Gambarnya Lengkap

Fungsi Pasar Tenaga Kerja

  • Sebagai sarana penyaluran tenaga kerja
  • Sebagai sarana mendapatkan informasi tentang ketenagakerjaan
  • Sebagai sarana pertemuan antara pencari kerja dan pencari tenaga kerja

Kelebihan Pasar Tenaga Kerja

  • Untuk membantu mengurangi pengangguran.
  • Untuk membantu bagi pencari kerja maupun pengusaha atau perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
  • Untuk menambah devisa negara.
  • Untuk mudah mendapatkan sebuah informasi tentang lowongan pekerjaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
  • Untuk membantu dengan cepat mengisi posisi pekerjaan dengan tenaga kerja yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Kelemahan Pasar Tenaga Kerja

  • Munculnya suatu kegiatan percaloan tenaga kerja.
  • Munculnya sebuah tindakan penipuan dan kekerasan terhadap calon tenaga kerja.

Jenis – Jenis Pasar Tenaga Kerja

1. Pasar Tenaga Kerja Terdidik, Terlatih, Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih

Tenaga kerja terdidik yaitu suatu tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus seperti dokter, akuntan, guru, dan lain-lain.

Adapun tenaga kerja terlatih yaitu tenaga kerja yang memerlukan latihan dan pengalaman seperti montir, sopir, koki, dan lain sebagainya.

Ciri – Ciri Pasar Tenaga Kerja Terdidik, Terlatih, Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih

  • Pasar tenaga kerja terdidik adalah pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja terdidik.
  • Pasar tenaga kerja terlatih adalah pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja terlatih.
  • Pasar tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih, seperti tukang angkut, tukang batu, dan lain sebagainya.

2. Pasar Tenaga Kerja Utama dan Biasa

Ciri – Ciri Pasar Tenaga Kerja Utama (Primary Labour Market)

  • Terjadi pada lingkungan perusahaan besar.
  • Manajemen perusahaan sangat baik.
  • Tingkat pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkan sangat tinggi.
  • Gaji dan upah tinggi.
  • Jaminan sosial yang baik.
  • Disiplin pegawai sangat tinggi.
  • Jumlah perpindahan pegawai sedikit.

Ciri – Ciri Pasar Tenaga Kerja Biasa (Secondary Labour Market)

  • Terjadi pada lingkungan perusahaan kecil.
  • Manajemen perusahaan kurang baik.
  • Tingkat pendidikan dan keterampilan yang dibutuhkan rendah.
  • Gaji dan upah rendah.
  • Jaminan sosial kurang baik.
  • Disiplin pegawai rendah.
  • Sering terjadi perpindahan pegawai.
Baca Juga :  √ CRM : Pengertian, Fungsi, Komponen, Tujuan dan Dimensi Terlengkap

3. Pasar Tenaga Kerja Intern dan Ekstern

Pasar tenaga kerja intern yaitu pasar yang mendahulukan para pegawai yang sudah ada untuk mengisi lowongan kerja yang dibutuhkan.

Ini berkaitan dengan pemberian promosi (kenaikan jabatan) bagi pegawai yang bersangkutan. Pasar tenaga kerja ekstern yaitu pasar yang mempersilakan orang luar untuk mengisi lowongan kerja yang dibutuhkan.

4. Pasar Tenaga Kerja Dalam Negeri dan Luar Negeri

Pasar tenaga kerja dalam negeri yaitu pasar tenaga kerja yang terjadi di dalam negeri. Pasar tenaga kerja luar negeri yaitu pasar tenaga kerja yang terjadi di luar negeri.

Indonesia sebagai negara yang mempunyai jumlah penduduk yang tinggi (kurang lebih 220 juta) dengan banyaknya jumlah pengangguran akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan dan memunculkan maraknya kejadian PHK (Pemusatan Hubungan Kerja) sangat membutuhkan jasa pasar tenaga kerja luar negeri.

Dengan adanya pasar tenaga kerja luar negeri, Indonesia dapat mengurangi jumlah pengangguran sekaligus menambah devisa negara.

5. Pasar Tenaga Kerja Persaingan Sempurna

Dalam pasar tenaga kerja persaingan sempurna terdapat banyak sekali perusahaan. Oleh karena itu, para tenaga kerja dapat menawarkan jasanya secara perseorangan pada perusahaan yang diinginkan.

Pada pasar ini, setiap tenaga kerja bertindak demi kepentingan masing-masing dan tidak mendirikan perserikatan seperti serikat pekerja demi mewakili kepentingan bersama.

6. Pasar Tenaga Kerja Monopoli

Berbeda dengan pasar tenaga kerja persaingan sempurna, pada pasar ini seluruh tenaga kerja bersatu, menyatukan kekuatan dan kepentingan dengan bergabung dalam serikat pekerja atau serikat buruh.

Serikat pekerja bertugas mewakili para pekerja dalam menuntut upah dan fasilitas lain kepada perusahaan demi meningkatkan kesejahteraan pekerja. Karena bergabung dalam satu kekuatan, yakni serikat pekerja maka para tenaga kerja memiliki hak monopoli dalam menjual atau menawarkan tenaganya.

7. Pasar Tenaga Kerja Monopsoni

Baca Juga :  √ 27 Pengertian Media Sosial Menurut Para Ahli Terlengkap

Pasar tenaga kerja monopsoni ini terjadi jika di satu wilayah tertentu hanya ada satu perusahaan yang bersedia meminta tenaga kerja, sedangkan para tenaga kerja tidak mempunyai organisasi seperti serikat pekerja.

Ini berarti, kekuatan perusahaan jauh lebih besar dibanding tenaga kerja. Akibatnya upah yang terjadi umumnya di bawah upah ekuilibrium atau upah keseimbangan.

8. Pasar Tenaga Kerja Monopoli Bilateral

Pasar tenaga kerja monopoli bilateral terjadi jika terdapat dua kekuatan yang saling bertentangan.

Kekuatan pertama berasal dari para tenaga kerja yang bersatu dalam serikat pekerja, dan kekuatan kedua berasal dari satu perusahaan yang merupakan satu-satunya perusahaan yang memakai tenaga kerja.

Serikat pekerja yang memberikan penawaran tenaga kerja mempunyai posisi yang sama kuat dengan perusahaan yang melakukan permintaan tenaga kerja, sehingga terjadilah keadaan saling memonopoli, yang disebut monopoli bilateral.

Dalam pasar tenaga kerja persaingan sempurna terdapat banyak sekali perusahaan. Oleh karena itu, para tenaga kerja dapat menawarkan jasanya secara perseorangan pada perusahaan yang diinginkan.

Pada pasar ini, setiap tenaga kerja bertindak demi kepentingan masing-masing dan tidak mendirikan perserikatan seperti serikat pekerja demi mewakili kepentingan bersama.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Pasar Tenaga Kerja : Pengertian, Manfaat, Fungsi, Kelebihan, Kelemahan, Jenis dan Ciri Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

Baca Juga Artikel :