√ Puisi Kontemporer : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

Diposting pada

√ Puisi Kontemporer : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Puisi Kontemporer.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Puisi Kontemporer? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Puisi Kontemporer : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap
√ Puisi Kontemporer : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap

 


Pengertian Puisi Kontemporer

Kontemporer yakni Waktu Kini. Kalau, Puisi Kontemporer merupakan salah satu jenis puisi yang diciptakan waktu kini.

Puisi ini terlihat kekinian dari kebebasan pembuatannya, puisi ini tidak terikat pada bentuk dan rima. Tujuan diciptakan puisi ini yaitu untuk menyampaikan gagasan.

 


Tokoh yang Berperan Puisi Kontemporer

  • Ibrahim Sattah, terkenal dalam kumpulan puisi Hai Ti
  • Hamid Jabbar, terkenal dalam kumpulan puisi Wajah Kita
  • Sutardji Calzoum Bachri, terkenal dalam karyanya O, Amuk, dan O Amuk Kapak

 


Ciri – Ciri Puisi Kontemporer

  • Tipografi atau bentuk penulisannya unik
    Penulisan kata, baris dan bait menyimpang dari penulisan puisi pada umumnya
  • Terjadinya kemacetan bunyi bahkan hampir tidak bisa dibaca karena terkadang hanya berupa tanda tanya yang disejajarkan.
  • Menggunakan idion yang tidak lazim atau inkonvensional
  • Memperhatikan kemerduan bunyi
  • Banyak pengulangan kata, frasa dan kelompok kata yang tidak wajar
  • Terkadang mencampurkan kata atau kaliamat bahasa indonesia dengan kata atau kaliamta bahasa lain baik bahasa asing atau bahasa daerah.
  • Menggunakan gaya bahasa paralelisme dikombinasi dengan gaya bahasa hiperbola.
Baca Juga :  √ Jaringan Manusia & Hewan : Pengertian, Macam, Fungsi & Gambarnya Terlengkap

 


Jenis – Jenis Puisi Kontemporer

 

1. Puisi Mbeling

Secara umum, puisi mbeling juga terdapat unsur-unsur humor yang berada didalamnya, bercorak kelakar. Didalamnya juga terdapat seringkali ada unsur kritik, yang terutama kritik sosial.

 

2. Puisi Idiom Baru

Puisi idiom baru tetap akan memakai kata sebagai alat ekspresinya, tetapi kata tersebut akan dinyatakan dengan cara baru, atau diberi nyawa baru.

 

3. Puisi Suprakata

Puisi suprakata yakni sejenis puisi kontemporer yang akan memakai kata-kata konvensional yang akan di tukar-tukar atau juga dapat mencitptakan kata-kata baru yang sebelumnya tidak ada kosakatanya dalam bahasa Indonesia. Jenis puisi ini lebih utama mementingkan ritme dan bunyi.

 

4. Puisi Tipografi

Puisi tipografi ialah sebuah jenis puisi kontemporer yang dapat melihat bentuk ataupun tampak fisik yang terdapat memperkuat puisi tersebut.

 

5. Puisi Multi Lingual

Puisi multilingual yaitu suatu jenis puisi kontemporer yang dapat memakai kata ataupun juga kalimat ini dari berbagai bahasa, baik bahasa asing ataupun juga bahasa daerah.

 

6. Puisi Mini Kata

Puisi mini kata ialah salah satujenis puisi kontemporer yang memakai kalimat-kalimat yang jumlahnya sedikit, akan dilengkapi dengan simbol lain yakni seperti huruf, garisan titik, atapun jug simbol lain yang lain sebagainya.

 

7. Puisi Tanpa Kata

Puisi tanpa kata disebut juga sebagai jenis puisi kontemporer yang tidak dapat memakai kata sama sekali sebagai cara mengekspresikannya, tetapai memakai titik-titik, garis, huruf ataupun simbol lain lain yang sebagainya.

 

8. Puisi Mantra

Puisi mantra merupakan suatu jenis puisi kontemporer yang juga akan berhubungan dengan salah satu jenis pusi lama, yakni mantra.

Baca Juga :  √ 5 Pengertian Kartografi Menurut Para Ahli dan Jenis

Puisi mantra akan penyajiannya berhubungan dengan dunia misteri atau sejarah,banyak memberikan efek kemajuran. Puisi ini akan diperkenalkan oleh Sutardji Calzoum Bachri.

 


Sejarah Puisi Kontemporer

Dalam Pembatasan puisi kontemporer ini hanya terjadi di Indonesia, yang awal mulanya dikenal setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua.

Pada Angkatan “45” inilah yang dianggap sebagai pencetus puisi kontemporer ( Sastra Kontemporer ).

Alasan mengapa dicetuskannya sastra kontemporer adalah lahirnya proklamasi yang dimana penggunaan bahasanya, menggunakan Bahasa Indonesia serta Nasionalisme (Budi Darma, 1996:9).

Tokoh yang mencetuskan sastra kontemporer yaitu Chairil Anwar, Toto Sudarto Bachtiar, Sitor Situmorang, Taufik Ismail, Mohammad Taufik, Soebagio Sastrowardjojo & Sutardji Calzoum Bachri.

 


Unsur Puisi Kontemporer

  • Bunyi yaitu susunan baris atau bait dan cara penulisan huruf
  • Enjambemen yakni pemotongan kalimat atau frase
  • Unsur kelakar

 


Contoh Puisi Kontemporer

 

1. Contoh Puisi Multi Lingual

Merapi
merapi…
gagah bak penguasa
asap putih memayungimu
lebat hutan pengawalmu
sejarah laharmu abadi kini
merapi…
saumpamane kowe bisa nguri-uri
kabeh sing kaleksana ing tanah Jawi
prilakune manungsa
becik lan ora
marang alam
karunia sang Illahi.

 

2. Contoh Puisi Tanpa Kata

 

———————m—————-

———-a—————————-

—————————-t———-

—————i—————-i!!!!!!!!!!

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Puisi Kontemporer : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :