√ Sistem Pakar : Pengertian, Struktur, Tujuan, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

Diposting pada

√ Sistem Pakar : Pengertian, Struktur, Tujuan, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Sistem Pakar.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Sistem Pakar? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Sistem Pakar : Pengertian, Struktur, Tujuan, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap

 


Pengertian Sistem Pakar

Sistem pakar (expert system) merupakan salah satu teknik kecerdasan buatan yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli.

Sistem pakar pertama kali dikembangkan oleh komunitas AI pada pertengahan tahun 1960. Sistem pakar yang muncul pertama kali adalah General Purpose Problem Solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newel & Simon.

 


Pengertian Sistem Pakar Menurut Para Ahli

 

1. Giarratano dan Riley

Sistem pakar ialah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar.

 

2. Durkin

Sistem pakar yaitu sebuah program komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan penyelesaian masalah yang dilakukan seorang pakar.

 

3. Ignizio

Sistem pakar yakni salah satu model dan prosedur yang berkaitan, dalam suatu domain tertentu, yang mana tingkat keahliannya dapat dibandingkan dengan keahlian seorang pakar.

 

4. Martin & Oxman

Sistem pakar merupakan berbagai sistem yang berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan juga teknik penalaran tertentu dalam memecahkan masalah, yang mana masalah tersebut adalah sebuah masalah yang biasanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar di dalam bidang atau disiplin ilmu tertentu.

 

5. E. Fraim Turban

Sistem pakar adalah salah satu program yang mengkomputerisasikan laporan yang mencoba untuk menirukan proses pemikiran dan pengetahuan dari pakar-pakar dalam menyelesaikan masalah.

 

6. William Stubblefield dan George F. Lugger

Sistem pakar merupakan salah satu program yang dapat menirukan seorang pakar.

Baca Juga :  √ Insentif : Pengertian, Tujuan, Indikator, Prinsip dan Jenis Terlengkap

 


Kelebihan Sistem Pakar

  • User tidak perlu repot berkonsultasi secara tatap muka dengan pakar atau ahli
  • User tetap bisa memperoleh informasi yang valid dan juga reliabel, meskipun tidak mengenal dan memiliki channel pakar – pakar yang dapat memecahkan masalahnya
  • Sistem pakar mengintegrasikan pandangan dan juga pendapat dari satu atau lebih pakar, sehingga dapat diramu secara lebih objektif dan menghasilkan sebuah output yang lebih detail dan juga mendalam
  • Sistem pakar mampu memberikan respond an juga jawaban yang lebih cepat, tidak seperti ketika kita bertanya langsung ke pakar, yang biasanya harus mengobrol terlebih dahulu
  • Sangat berguna untuk membantu menyelesaikan berbagai macam masalah yang dialami oleh user
  • Dapat menambah informasi bagi banyak user
  • Dapat digunakan untuk mengakses database secara cerdas
  • Meningkatkan minat masyarakat untuk lebih tahu banyak dan mau belajar banyak.

 


Kekurangan Sistem Pakar

  • Biaya pengembangan yang cukup tinggi
  • Waktu pengembangan sistem pakar yang cenderung lama
  • Laju ilmu pengetahuan yang cepat, sehingga membutuhkan pembaruan atau update sistem pakar dalam jangka waktu tertentu
  • Meskipun dinilai reliabel dan juga valid, namun sistem pakar tidak 100% dapat menjamin keberhasilannya, karena adanya faktor – faktor lainnya yang dimiliki oleh user
  • Untuk dapat mengintegrasikan pandangan dan juga pemikiran dari pakar yang ada, membutuhkan waktu yang cukup lama dan juga slit, karena terkadang tiap – tiap pakar memiliki pandangan dan juga pendapat yang berbeda 180 derajat
  • User mungkin tidak akan tertarik untuk membeli aplikasi seperti ini, karena harganya yang mahal, dan hanya berlaku untuk kebutuhan spesifik saja.

 


Karakteristik Sistem Pakar

  • Memiliki nilai kepakaran, yang mampu membantu user dalam menyelesaikan tugas dan juga membantu memecahkan masalah dengan memberikan solusi.
  • Domain tertentu, merupakan kekhususan dari sebuah sistem pakar dalam membidangi suatu disiplin ilmu tertentu.
  • Memiliki kemampuan untuk mengolah data yang memiliki ketidakpastian, dan mampu memberikan semacam pertimbangan, saran dan juga anjuran sesuai degnan kondisi dari lingkungan.
  • Dirancang untuk dapat dikembangkan secara bertahap.

 


Struktur Sistem Pakar

 

1. Antarmuka Pengguna (User Interface)

Baca Juga :  √ Future Continuous Tense : Pengertian, Rumus dan Fungsi Terlengkap

Antarmuka merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan sistem pakar untuk berkomunikasi.

Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem.

Selain itu antarmuka menerima dari sistem dan menyajikannya ke dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemakai.

 

2. Basis Pengetahuan

Basis pengetahuan mengandung pengetahuan untuk pemahaman, formulasi, dan penyelesaian masalah.

 

3. Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition)

Akuisisi pengetahuan adalah akumulasi, transfer, dan transformasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan ke dalam program komputer.

Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan.

Pengetahuan diperoleh dari pakar, dilengkapi dengan buku, basis data, laporan penelitian, dan pengalaman pemakai.

 

4. Mesin atau Motor Inferensi (Inference Engine)

Komponen ini mengandung mekanisme pola pikir dan penalaran yang digunakan oleh pakar dalam menyelesaikan suatu masalah.

Mesin inferensi adalah program komputer yang memberikan metodologi untuk penalaran tentang informasi yang ada dalam basis pengetahuan dan dalam workplace, dan untuk memformulasikan kesimpulan.

 

5. Workplace atau Blackboard

Workplace merupakan area dari sekumpulan memori kerja (working memory), digunakan untuk merekam kejadian yang sedang berlangsung termasuk keputusan sementara.

 

6. Fasilitas Penjelasan

Fasilitas penjelasan adalah komponen tambahan yang akan meningkatkan kemampuan sistem pakar, digunakan untuk melacak respon dan memberikan penjelasan tentang kelakuan sistem pakar secara interaktif melalui pertanyaan.

 

7. Perbaikan Pengetahuan

Pakar memiliki kemampuan untuk menganalisis dan meningkatkan kinerjanya serta kemampuan untuk belajar dari kinerjanya.

Kemampuan tersebut adalah penting dalam pembelajaran terkomputerisasi, sehingga program akan mampu menganalisis penyebab kesuksesan dan kegagalan yang dialaminya dan juga mengevaluasi apakah pengetahuan-pengetahuan yang ada masih cocok untuk digunakan di masa mendatang.

 


Tujuan Sistem Pakar

Sebagai pemberi nasihat dan sarana membantu dalam memecahkan masalah pada bidang-bidang spesialisasi tertentu misalnya pada sains, perekayasaan, matematika, kedokteran, pendidikan dan lain sebagainaya.

 


Kegiatan Pemecah Masalah Sistem Pakar

 

1. Interpretasi

Membuat kesimpulan atau deskripsi dari kesatuan data mentah. Mengambil keputusan dari pengamatan yang juga pengenalan ucapan, analisis citra, interpretasi sinyal dan lain sebagainya.

Baca Juga :  √ HUB : Pengertian, Jenis, Fungsi, Cara Kerja, Kelebihan & Kekurangannya Lengkap

 

2. Prediksi

Memproyeksikan akibat-akibat yang dimungkinkan dari keadaan-keadan tertentu, misalnya prediksi demografi, prediksi ekonomi dan lain sebagainya.

 

3. Diagnosis

Menetapkan sebab malfungsi dalam kondisi kompleks yang berdasarkan terhadap gejalan-gejala yang teramati diagnosis medis, elektronis, mekanis dan lain sebagainya.

 

4. Perancanaan (Design)

Menetapkan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan tujuan-tujuan kinerja tertentu yang memenuhi kendala-kendala tertentu. Seperti contohnya perancangan layout sirkuit, bangunan.

 

5. Perencanaan

Merencanakan beberapa rangkaian kegiatan yanbg akan bisa mencapai beberapa tujuan dengan keadaan awal tertentu. Seperti perencanaan keuangan, militer dan lain sebagainya.

 

6. Monitoring

Membandingkan hasil pengamatan dengan keadaan yang diharapkan. Seperti computer acided monitoring system.

 

7. Debugging

Menetapkan dan melakukan interpretasi cara-cara untuk menyeleasaikan malfungsi. Seperti memberikan resep obat kepada kegagalan.

 

8. Instruksi

Mendeteksi dan mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subjek. Seperti melakukan instruksi untuk diagnosis dan debugging.

 

9. Kontrol

Mengatur kegiatan suatu environtment yang kompleks. Seperti menjalankan kontrol kepada interpretasi, prediksi, perbaikan dan monitoring kegiatan sistem.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Sistem Pakar : Pengertian, Struktur, Tujuan, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :