√ Daur Hidup Capung Terlengkap

Diposting pada

√ Daur Hidup Capung Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Daur Hidup Capung.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Daur Hidup Capung? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Daur Hidup Capung Terlengkap
√ Daur Hidup Capung Terlengkap

 


Daur Hidup Capung

Capung merupakan salah satu serangga purba karena mereka hidup sejak 300 juta tahun yang lalu.

Seperti sepesies serangga pada umumnya, Libellula depressa atau Tubuh capung terdiri dari tiga bagian yaitu kepala dengan mata besar, dada (thorax) dengan 4 sayap panjang yang tidak dapat ditekuk dengan 3 pasang kaki dan perut (abdomen) dengan 10 segmen.

 


Manfaat Capung Untuk Manusia

  • Nimfa capung ini memakan beragam jenis binatang air tergolong pula jentik-jentik nyamuk yang bisa mengakibatkan penyakit malaria serta demam berdarah.
  • Capung juga bisa dimanfaatkan guna memantau kualitas dari air yang ada di sekeliling hidup kita, sebab nimfa capun tidak akan bisa hidup di dalam air yang telah tercemar maupun berada di perairan yang tidak terdapat tumbuhannya.
  • Perubahan suatu populasi capung pun bisa menandai sebagai tahapan awal adanya pencemaran air, selain itu tanda yang lain berwujud kekeruhan air.

 


Siklus Hidup Capung

 

1. Telur

Pembentukan telur capung terjadi apabila ada perkawinan antara capung betina dan capung jantan. Adapun bentuk dari capung betina dan capung jantan dapat anda bedakan dari bentuk ekornya.

Capung betina memiliki bagian ekor seperti gunting sehingga ada 2 ujung yang lancip sedangkan capung jantan memiliki ekor seperti ujung fountain pen. Caranya sangat mudah untuk mengetahui perkawinan capung betina dan capung jantan terjadi.

Baca Juga :  √ Black Hole (Lubang Hitam) : Pengertian, Sejarah, Teori, Sifat dan Jenis Terlengkap

Jika anda melihat ada 2 jenis capung yang berdekatan satu dengan yang lainnya, bisa dipastikan kedua capung tersebut sedang melakukan perkawinan.

Ketika perkawinan hewan capung berhasil maka capung betina akan mengandung. Saat telur capung siap dikeluarkan maka capung betina akan menaruh telur capung pada lokasi yang sekiranya tepat menjadi tempat tumbuh dan berkembang seperti tumbuhan air dan kolam.

Telur yang dihasilkan dari perkawinan ini biasanya menghasilkan telur kurang lebih sekitar 100.000 individu. Jika anda amati, bentuk dari telur capung sendiri berwarna hitam dan berbentuk bulat.

 

2. Nimfa

Nimfa capung yang akan terbentuk ini saat telur capung sudah mencapai batas usia kira kira 1 hingga 2 minggu. Pada kondisi tersebut telur capung akan menetaskan sebagai nimfa.

Tempat yang mana nimfa tersebut bisa hidup di dalam air akan tetapi jika telah lumayan lama, maka ia dapat hidup di daratan sehingga nimfa ini akan berpindah tempat hidupnya.

Pada waktu ada di air nimfa maka dapat bertahan hidup dan nimfa tersebut akan mencari makanan yang bersumber dair hewan lain. Pada waktu sebagai nimfa, maka ikan dan juga berdu merupakan mangsa dari nimfa capung.

Dengan begitu, maka ada sebuah proses makan serta dimakan di tahapan ini. Sebagai cntoh ialah interaksi hewan, yang mana nimfa capung sebagai predatornya.

Kemampuan nimfa capung yang masih tetap hidup tersebut berhasil sebab kemampuan dalam bertahan serta beradaptasi bersama dengan lingkungan barunya.

 

3. Capung Dewasa

Capung dewasa yang sudah hidup di alam tentunya berhasil dari proses pergantian kulit selama 8 sampai dengan 12 kali untuk menjadi nimfa.

Selama menjadi nimfa ada proses pergantian kulit dan perubahan bentuk tubuh ang di alami oleh capung mulai dari kecil hingga dewasa.

Baca Juga :  √ Bendungan : Pengertian, Manfaat, Jenis dan Contoh Terlengkap

Proses pergantian kulit pada capung membutuhkan waktu sangat lama mulai dari 4 sd 4 tahun. Lamanya pergantian kulit pada capung tergantung dari kondisi lingkungan dan pertumbuhan serta perkembangan dari capung itu sendiri.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Daur Hidup Capung Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :