Daur Hidup Katak

Diposting pada

SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Daur Hidup Katak.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Daur Hidup Katak? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Daur Hidup Katak Terlengkap


Daur Hidup Katak

Katak merupakan salah satu hewan amfibi yang dapat hidup di daratan dan air. Hewan ini pada umumnya memakan serangga dan memiliki kulit tubuh yang licin dan seperti yang biasa kita temui kulitnya berwarna hijau, merah kecoklat coklatan bahkan ada yang memiliki kulit cenderung berwarna hitam.


Siklus Hidup Katak

1. Telur

  • Proses pertama berasal dari telur. Katak dapat bertelur dalam jumlah yang sangat banyak sekali bertelur namun tidak semua telur akan menetas dan menjadi katak. Hal ini akan tergantung dari faktor internal dan faktor eksternal yang terjadi pada telur katak.
  • Faktor internal dipengaruhi oleh gen dari induk telur katak itu sendiri, jika induk katak memiliki gen yang bagus maka telur juga akan bagus dan tidak mudah rusak. Tekstur dari telur katak itu sendiri berupa bulatan kenyal yang sangat mudah rusak. Di dalamnya juga dilengkapi semacam kuning telur sebagai sumber makanan bagi telur katak satu-satunya.
  • Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi telur katak diantaranya adalah arus air, predator pemangsan telur katak dan juga ulah manusia. Oleh sebab itu air merupakan tempat yang sangat cocok untuk mengembangbiakan telur katak supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut.
  • Untuk katak yang hidup di pohon, telurnya akan memiliki cangkang busa yang berfungsi untuk melindungi telur dari suhu panas sedangkan untuk katak yang hidup di hutan biasanya telur akan diletakan di punggung si jantan dan melindunginya dari bahaya. Telur katak akan menetas menjadi larva katak setelah 21 hari.
Baca Juga :  √ Gizi : Pengertian, Fungsi dan Jenis Terlengkap

2. Tadpole (Kecebong)

  • Setelah telur katak menjadi larva yang kemudian disebut dengan kecebong, mereka akan tetap mengandalkan kuning telur dari sisa telurnya dahulu sebagai sumber makanan sampai mereka berada di usia paling tidak 7-10 hari.
  • Pada usia kurang dari 7 hari, katak masih sangat lemah dan organ tubuhnya belum terbentuk dengan sempurna. Hingga pada usia 7-10 hari, kecebong sudah memiliki organ tubuh yang sempurna dan bisa mulai bisa mencari makan sendiri berupa alga air. Pada usia ini kecebong bernafas dengan menggunakan insang hingga pada minggu ke 4 insang kecebong akan mulai tertutup oleh kulit dan masuk di dalam tubuh sehingga lamba laun setelah menjadi katak muda akan mulai bernafas menggunakan paru-paru dan juga mulai terbentuk gigi yang tipis.
  • Pada minggu ke 6 kecebong ini mulai menunjukkan jati dirinya sebagai katak karena mulai terbentuk kaki. Terdapat 4 kaki yaitu dua di depan dan dua lagi dibelakang dengan ukuran yang lebih panjang. pada fase ini katak muda mulai memakan makanan berupa serangga namun serangga yang sudah mati dan masuk dalam air namun juga masih memakan tumbuhan karena belum optimal dalam mencari serangga. Hingga pada minggu ke 9 katak sudah menjadi kecebong ini sudah berubah wujud menjadi katak muda.

3. Katak Muda

Fase ini akan terjadi pada saat katak berusia 12 minggu. Pada fase ini katak masih memiliki ekor dari kecebong namun sangat pendek dan hampir tidak terlihat.

Katak juga sudah mulai menggunakan paru-paru sebagai alat pernafasannya yang permanen. Katak juga mulai bisa hidup di daratan dan juga menyesuaikan dirinya dengan makan makanan berupa serangga baik yang sudah mati maupun yang hidup.

Baca Juga :  Klasifikasi Lumut

Proses penyesuaian diri ini dilakukan katak supaya ketika mereka sudah menjadi katak dewasa dirinya bisa mandiri dan menghindari bahaya dari para predator.


4. Katak Dewasa

Katak dewasa merupakan katak yang berusia 12 hingga 16 minggu. Untuk fase ini katak telah memiliki bentuk yang sempurna dan menjadi predator serangga-serangga kecil yang ada di sekitarnya.

Katak akan menghabiskan hidupnya sebagian besar di daratan dan akan kembali di dalam air biota laut jika dirinya mulai melakukan perkawinan dan proses bertelur hingga telurnya menetas.

Predator dari telur katak antara lain adalah ular, ikan, belut, biawak dan hewan besar lainnya yang ada di sekitar lingkungan telur tersebut berada. Sedangkan para predator katak antara lain adalah ular, burung elang, dan biawak.


Manfaat Katak bagi Manusia

  • Sebagai sumber pangan.
  • Sebagai salah satu indikator apakah lingkungan tersebut sudah mengalami pencemaran tanah ataukah tidak.
  • Bisa menjadi salah satu hewan yang bisa dibudidayakan terutama untuk katak yang digunakan sebagai konsumsi dan katak hias yang memiliki warna menarik.
  • Digunakan untuk memancing ikan terutama menggunakan kecebong yang masih kecil.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Daur Hidup Katak Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :