Daur Hidup Nyamuk

Diposting pada

SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Daur Hidup Nyamuk.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Daur Hidup Nyamuk? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Daur Hidup Nyamuk Terlengkap


Daur Hidup Nyamuk

Nyamuk merupakan salah satu dari sekian banyak jenis serangga dari kerajaan animalia, filum arthropoda, masuk dalam kelas insect dan berordo diptera serta berfamili culicidae.

Mosquito diambil dari bahasa spanyol yang artinya lalat kecil Karena memang hampir mirip dengan lalat.

Nyamuk betina hanya kawin satu kali semasa hidupnya. Daur hidup nyamuk sangat bergantung pada ketersediaan air.

Jika tidak ada air maka nyamuk akan mati, karena setelah melakukan proses perkawinan nyamuk akan bertelur didalam genangan air.


Ciri-Ciri Nyamuk

  • Bentuk nyamuk panjang dan memiliki sayap, kaki panjang dan memiliki moncong panjang.
  • Ukurannya biasanya tidak mencapai 15 cm.

Siklus Hidup Nyamuk

1. Telur Nyamuk

Berbeda dengan telur kupu kupu yang diletakan dibawah helaian daun, telur nyamuk diletakan didalam air. Telur telur nyamuk akan rusak dan mati jika berada diluar air atau dalam kondisi lingkungan yang tidak lembab.

Namun setiap spesies nyamuk memiliki proses bertelur yang berbeda beda, contohnya nyamuk culex akan meletakan telurnya secara bersama dan bergerombol karena telur telur spesies nyamu ini bisa mengapung di atas air.

Namun untuk jenis nyamuk anopheles akan meletakan telurnya satu-satu dan tidak bergerombol. Tempat mereka bertelur bisa di kolam, rawa atau tempat berair lainnya.

Baca Juga :  Ovarium Adalah

Jika kolam sedang kering maka induk nyamuk akan menggunakan bagian bawah perutnya sebagai reseptor untuk mencari tempat yang paling lembab biasanya ada di tumbuhan yang basah.

Dalam sekali bertelur, nyamuk bisa melepaskan sekitar 300 telur nyamuk. Panjang dari telur nyamuk sangat kecik kurang dari 1 mm oleh karena itu biasanya tidak dapat terlihat oleh manusia. Setelah itu nyamuk akan dierami dan akan menetas pada hari ke 1 atau 2 kemudian.


2. Jentik Nyamuk

Setelah telur nyamuk menetas akan menjadi jentik nyamuk yang hidup didalam air. Jentik nyamuk ini berbentuk memanjang seperti benang berwarna hitam.

Jentik nyamuk berumur 8-10 hari, hal ini juga dipengaruhi oleh suhu, udara, temperature dan banyaknya predator yang ada didalam air tempat jentik tersebut tinggal. Jentik nyamuk bernafas menggunakan bagian ujung ekornya.

Jentik nyamuk memakan berbagai organism yang terdapat didalam air tersebut, bahkan terdapat beberapa jenis nyamuk yang jentiknya memangsa jentik nyamuk lain.


3. Pupa

Spesies nyamuk juga mengalami fase pupa atau kepompong seperti halnya pada kupu-kupu. Pupa nyamuk tetap tinggal didalam air, fase ini berlangsung selama 1 sampai 2 hari tergantung dari suhu, udara, temperature dan banyaknya predator yang ada didalam air tempat jentik tersebut tinggal.

Pada fase ini merupakan fase terakhir nyamuk berada di dalam air, mereka bernafas menggunakan tanduk thorakis yang berada di dalam gelung thorakis.

Setelah sayapnya terbentuk kemudian pupa nyamuk akan keluar dari air dan mulai berusaha terbang. Nyamuk akan belajar terbang dengan cepat dan saat itulah juga nyamuk sudah bisa dikenali jenis kelaminnya apakah betina atau jantan.

Saat nyamuk keluar dari dalam kepompong dirinya harus berusaha belajar terbang tanpa menyentuh air artinya hanya kakinya saja yang bisa menyentuh air.

Baca Juga :  Daur Hidup Siput

4. Nyamuk

Nyamuk merupakan sebuah fase dewasa atau Fase terakhir dalam proses daur hidupnya. Dalam 1 sampai 2 hari setelah menjadi nyamuk sempurna, maka nyamuk dapat melakukan persiapan reproduksi pertamanya.

Daur hidup nyamuk sangatlah cepat hal ini yang menyebabkan populasi nyamuk sangat banyak.


Cara Membasmi Nyamuk

  • Menguras – Menguras kolam kamar mandi dan kolam lainnya yang berada di dekat rumah sangatlah penting dilakukan karena nyamuk menghabiskan separuh hidupnya di dalam air. Kolam yang dikuras dan dibersihkan secara rutin dan berkala akan membuat nyamuk tidak akan bertahan dan tentunya mengurangi resiko anda terkena penyakit dari nyamuk.
  • Menimbun – Kegiatan menimbun ini adalah menimbun genangan-genangan air yang berpotensi akan menjadi tempat tinggal nyamuk. Anda juga perlu untuk menimbun kaleng-kaleng kosong dan juga sampah platik yag digenangi oleh air.
  • Menutup – Menutup sumber air supaya tidak dihinggapi oleh nyamuk meruapakan hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah perkebangbiakan nyamuk.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Daur Hidup Nyamuk Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :