Jaringan Otot

Diposting pada

SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Jaringan Otot.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Jaringan Otot? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Jaringan Otot : Pengertian, Fungsi, Macam, Struktur dan Bentuk Terlengkap


Pengertian Jaringan Otot

Jaringan otot merupakan salah satu sel otot, miofibril dan serat otot yang membantu untuk pergerakan tubuh manusia.

Otot berperan aktif dalam pergerakan tubuh manusia seluruh pergerakan akan di gerakkan melalui otot yang sudah terhubung masing-masing.


Fungsi Jaringan Otot

  • Menggerakkan organ tubuh
  • Menggerakkan kerangka tulang
  • Menggerakkan jantung
  • Mengontrol pergerakan jantung
  • Menyimpan cadangan makanan walaupun tidak banyak
  • Menggerakkan organ pencernaan
  • Keseimbangan tubuh

Struktur Jaringan Otot

1. Tendon

Tendon ialah suatu penghubung otot dangan tulang. Tendon mempunyai serabut berwarna putih dan tidak elastis.

Aponeuroses merupakan lembaran-lembaran datar atau simpai dari jaringan fibrus dengan maksud untuk memuat kelompok-kelompok otot dan bisa juga menggandengkan sebuah otot dengan bagian yang menggerakkannya.


2. Fascia

Fascia yaitu sebuah jaringan ikat gabungan dari jaringan fibrus dan areolar bisa membungkus dan menghimpun otot menjadi satu. Pada tiap-tiap fasciculus bisa di pisahkan dengan jaringan ikat perimysium.

Di antara endomysium dan berkas serat otot tersebar sel satelit yang sangat berperan penting dalam perbaikan jaringan otot yang rusak.

Dalam bagian-bagian tertentu, seperti dalam telapak tangan, fascia ini sangat padat dan kuat. Contohnya yaitu fascia Palmaris dan fascia plantaris.


3. Sarcolemma

Sarcolemma merupakan salah satu unit structural jaringan otot berdiameter 0,01 – 0,1 mm dan panjang 1-40 mm melapisi suatu sel otot.jaringan ini bisa berfungsi pelindung otot.

Baca Juga :  √ Sistem Rangka Manusia : Pengertian, Fungsi, Struktur & Klasifikasinya Lengkap

Besarnya dan jumlah jaringan terutama pada jaringan elastic, akan meningkat sejalan dengan penambahan usia. Setial 1 serat otot dilapisi dengan jaringan elastic tipis yang disebut sarcolemma.

Protoplasma serat otot yang berisi materi semicair disebut sarkoplasma. Di dalam matriks serat otot terbenam unit fungsional otot berdiameter 0,001 mm yang disebut myofibril.


4. Miofibril

Myofibril adalah beberapa jaringan serat-serat yang terdapat dalam otot. Apabila di lihat dengan mikroskop, miofibril akan terlihat seperti pita gelap & terang yang bersilangan.

Pita gelap (thick filament) dibentuk oleh myosin. Pita terang (thin filament) dibentuk oleh aktin, troponin dan tropomiosin).


5. Miofilamen

Miofilamen yakni berbagai jaringan berbentuk benang-benanga atau filament halus yang merasal dari myofibril.

Jaringan ini terdapat 2 macam yaitu miofilamen homogeny dan miofilamen heterogen (terdapat pada otot jantung/otot kardiak dan pada otot lurik.


6. Sarkoplasma

Sarkoplasma sebagai jaringan yang berupa cairan sel otot yang fungsinya untuk tempat dimana myofibril dan miofilamen berada.


Macam – Macam Jaringan Otot

1. Jaringan Otot Volunter

Jaringan otot volunter ialah salah satu jaringan otot yang bekerja atau berkontraksi dibawah pengaruh kesadaran karena dilengkapi dengan jaringan syarf yang langsung terhubung ke bagian otak.

Jaringan otot volunter juga kerap disebut otot sadar karena aktivitas dan gerakan jaringan otot ini dapat sesuai dengan keinginan dan kesadaran kita.

Otot volunter bisa bekerja dengan cepat dan kuat akan tetapi kerja otot ini bisa menimbulkan rasa lelah. Jaringan otot di tubuh manusia yang memiliki sistem otot volunter diantaranya ialah otot rangka atau otot lurik.


2. Jaringan Otot Involunter

Jaringan otot involunter yaitu sebuah jaringan otot yang bekerja atau berkontraksi di luar pengaruh kesadaran karena tidak dilengkapi dengan jaringan syaraf sensorik.

Baca Juga :  √ Daur Ulang : Pengertian, Manfaat, Tujuan, Contoh dan Proses Terlengkap

Gerakan jaringan otot ini sendiri dipengaruhi oleh sistem syaraf otonom. Jaringan oto volunter juga kerap disebut otot tak sadar karena aktivitas dan gerakan jaringan otot ini tidak dapat disesuaikan dengan keinginan kita.

Otot volunter umumnya bekerja dengan lambat akan tetapi kerja otot ini bisa berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama tanpa menimbulkan rasa lelah.

Jaringan otot di tubuh manusia yang memiliki sistem otot involunter di antaranya ialah otot jantung dan otot polos.


Bentuk – Bentuk Jaringan Otot

1. Jaringan Otot Polos

Jaringan otot polos yakni sebuah jaringan otot bersifat involunter yang terletak di dinding organ-organ dalam tubuh.

Misalnya pada saluran organ pencernaan manusia, pembuluh darah, organ pernapasan, reproduksi, dan saluran ekskresi. Otot polos tidak dapat dikendalikan dengan kesadaran.

Hal ini karena hanya dipersyarafi oleh sistem syaraf otonom. Jaringan otot polos bekerja di luar kesadaran tubuh, dengan gerak terus menerus tetapi tidak akan kelelahan.

Ciri Jaringan Otot Polos

  • Bekerja secara tidak sadar
  • Bereaksi lambat, tetapi bekerja tanpa lelah dalam waktu yang lama
  • Sel berbentuk gelendong dan melancip di kedua ujungnya
  • Memiliki nukleus pada bagian tengah selnya
  • Serabut halus yang melintang tidak terlihat

2. Jaringan Otot Lurik

Jaringan otot lurik yaitu suatu jaringan otot yang memiliki sifat volunteer melekat pada bagian rangka.

Otot ini sering di sebut dengan otot rangka. Bekerja dibawah pengaruh kesadaran, sehingga otot lurik tidak dapat bekerja terus-menerus akibatnya akan mengalami kelelahan. Otot ini berada di luar dan dapat menyimpan cadangan makanan.

Ciri – Ciri Jaringan Otot Lurik

  • Bekerja secara sadar
  • Bekerja cepat, tetapi dapat menimbulkan rasa lelah
  • Berbentuk silindris memanjang
  • Pada bagian ujung tidak bercabang
  • Memiliki beberapa nukleus di bagian sisi tepi selnya
  • Serabut halus yang melintang pada jaringan terlihat
Baca Juga :  √ Metabolisme : Pengertian, Fungsi, Proses, Jenis & Contohnya Lengkap

3. Jaringan Otot Jantung

Jaringan otot jantung ialah salah satu jaringan yang bersifat involunter hanya berada di jantung. Memiliki struktur hampir sama dengan otot lurik, namun memiliki konsep kerja seperti otot polos.

Bekerja berada diluar kesadaran untuk jantung. Jantung akan terus menerus memompa darah keseluruh tubuh manusia tanpa rasa kelelahan.

Ciri – Ciri Jaringan Otot Jantung

  • Bekerja secara tidak sadar
  • Bekerja sedang, tetapi bekerja tanpa lelah dalam waktu yang lama
  • Sel pada jaringan berbentuk silindris memanjang
  • Kedua ujungnya bercabang
  • Memiliki satu nukleus di bagian tengah selnya
  • Serabut halus yang melintang pada jaringan terlihat jelas

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Jaringan Otot : Pengertian, Fungsi, Macam, Struktur & Bentuknya Lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :