Sistem Ekonomi Pancasila

Diposting pada

SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Sistem Ekonomi Pancasila.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Sistem Ekonomi Pancasila? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.


√ Sistem Ekonomi Pancasila : Pengertian, Sumber Nilai, Ciri, Kelebihan, Kekurangan & Contoh Terlengkap


Pengertian Sistem Ekonomi Pancasila

Sistem ekonomi Pancasila merupakan salah satu sistem ekonomi yang dijalankan berdasarkan nilai dan moral yang terkandung dalam Pancasila.

 


Sumber Nilai Sistem Ekonomi Pancasila

  • Nilai Ketuhanan : Nilai dan etika agama memiliki peran penting dalam menjalankan sistem ekonomi.
  • Nilai Kemanusiaan : Sistem ekonomi memprioritaskan prinsip humanis dan tidak eksploitatif.
  • Nilai Kesatuan : Semua kegiatan ekonomi memprioritaskan keinginan keluarga untuk menjaga persatuan.
  • Nilai Musyawarah atau Demokrasi : Sistem ekonomi dijalankan bersamaan dengan nilai-nilai demokrasi.
  • Nilai Keadilan : Pengelolaan dan penggunaan semua sumber daya ekonomi ditujukan untuk kesejahteraan semua warga negara.

 


Ciri – Ciri Sistem Ekonomi Pancasila

  • Setiap keputusan perekonomian selalu melibatkan etika dan nilai-nilai agama.
  • Nilai kemanusiaan merupakan hal terpenting dalam setiap kebijakan ekonomi yang diambil.
  • Penyusunan perekonomian disusun secara kekeluargaan untuk kepentingan bersama.
  • Segala pengelolaan perekonomian dilaksanakan melalui pemufakatan lembaga perwakilan rakyat.
  • Semua cabang produksi vital dan sumber daya alam yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat.
  • Negara mengakui adanyak hak milik individual yang tidak bertentangan dengan kepentingan umum.
  • Masyarakat diberikan kebebasan untuk mengembangkan daya kreasi yang tidak merugikan kepentingan umum.
  • Semua fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Baca Juga :  √ Komitmen Organisasi : Pengertian, Indikator, Manfaat, Faktor, Bentuk dan Cara Membangunnya Terlengkap

 


Kelebihan Sistem Ekonomi Pancasila

  • Hak milik perorangan diakui dan digunakan dengan tidak bertentangan dengan hajat masyarakat
  • Potensi inisiatif dan kreasi masing-masing warga negara dikembangkan sepenuhnya selama tidak merugikan untuk kepentingan umum
  • Warga negara mempunyai kebebasan dan menentukan pekerjaan yang sesuai atau yang diinginkan
  • Perekonomian dibuat sebagai upaya bersama terhadap asas kekeluargaan
  • Cabang produksi yang penting untuk negara dan menguasai kepentingan hidup orang banyak dikuasai oleh negara
  • Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat
  • Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara

 


Kekurangan Sistem Ekonomi Pancasila

  • Sistem Free Fight Liberalism, yang menumbuhkan eksploitasi manusia dan bangsa lain
  • Sistem Etatisme, negara sangat berperan dan juga mematikan potensi serta daya kreasi unit ekonomi di luar sektor negara
  • Pemusatan kekuatan ekonomi di suatu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.

 


Contoh Penerapan Sistem Ekonomi Pancasila


1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Yakni suatu keberadaan BUMN di Indonesia merupakan salah satu bukti peran suatu negara dalam mengelola perekonomian di berbagai sektor.


2. Koperasi

Yaitu salah satu keberadaan koperasi yang merupakan suatu bentuk implementasi ekonomi Pancasila di Indonesia di mana berbagai kegiatan koperasi merupakan usaha kolektif berdasarkan dengan kekeluargaan.


3. Serikat Buruh

Merupakan berbagai bentuk gerakan kolektif kelas pekerja. Keberadaan serikat pada pekerja dimaksudkan untuk dapat mengantisipasi atau meminimalkan eksploitasi pada sumber daya manusia.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Sistem Ekonomi Pancasila : Pengertian, Sumber Nilai, Ciri, Kelebihan, Kekurangan & Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

Baca Juga :  √ Presiden : Pengertian, Tugas, Wewenang, Hak dan Kewajiban Terlengkap

Baca Juga Artikel :