√ Strategi Pemasaran : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Konsep, Jenis & Contoh Terlengkap

Strategi Pemasaran

SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Strategi Pemasaran.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Strategi Pemasaran? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.


√ Strategi Pemasaran : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Konsep, Jenis & Contoh Terlengkap


Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi Pemasaran merupakan salah satu upaya memasarkan suatu produk, baik itu barang atau jasa, dengan menggunakan pola rencana dan taktik tertentu sehingga jumlah penjualan menjadi lebih tinggi.

 


Tujuan Strategi Pemasaran

  • Untuk meningkatkan kualitas koordinasi antar individu di dalam tim pemasaran
  • Sebagai ukuran hasil pemasaran atas dasar standar pencapaian yang sudah ditentukan
  • Sebagai dasar logis dalam langkah pengambilan keputusan pemasaran
  • Untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi apabila terdapat perubahan pemasaran

 


Fungsi Strategi Pemasaran


1. Meningkatkan Motivasi untuk Melihat Masa Depan

Strategi pemasaran berupaya untuk memotivasi manajemen perusahaan agar berpikir dan melihat masa depan dengan cara yang berbeda. Hal ini sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan perusahaan di masa mendatang.

Penting bagi perusahaan untuk mengikuti ritme pasar, namun terkadang perusahaan juga harus memiliki gebrakan dengan sesuatu yang baru.


2. Koordinasi Pemasaran yang Lebih Efektif

Setiap perusahaan pasti memiliki strategi pemasarannya sendiri. Strategi pemasaran ini berfungsi untuk mengatur arah jalannya perusahaan sehingga membentuk tim koordinasi yang lebih efektif dan tepat sasaran.


3. Merumuskan Tujuan Perusahaan

Baca Juga :  √ Administrasi : Pengertian, Ciri, Fungsi, Tujuan, Peran & Ruang Lingkupnya Lengkap

Para pelaku usaha tentunya ingin melihat dengan jelas apa tujuan perusahaan mereka.

Dengan adanya strategi pemasaran maka pelaku usaha akan terbantu untuk membuat detail tujuan yang akan dicapai, baik jangka pendek maupun jangka panjang.


4. Pengawasan Kegiatan Pemasaran

Dengan adanya strategi pemasaran maka perusahaan akan memiliki standar prestasi kerja para anggotanya.

Dengan begitu, pengawasan kegiatan para anggota akan lebih mudah dipantau untuk mendapatkan mutu dan kualitas kerja yang efektif.

 


Konsep Strategi Pemasaran


1. Segmentasi Pasar

Setiap konsumen pasti memiliki suatu kebutuhan dan kebiasaan yang berbeda.

Perusahaan harus melakukan klasifikasi pasar yang sifatnya heterogen menjadi satua-satuan pasar yang bersifat homogen.


2. Market Positioning

Tidak ada perusahaan yang bisa menguasai seluruh pasar. Itulah alasannya mengapa perusahaan harus punya pola spesifik untuk mendapatkan posisi kuat dalam pasar, yaitu memilih segmen yang paling menguntungkan.


3. Market Entry Strategy

Yaitu salah satu strategi perusahaan untuk bisa masuk pada segmen pasar tertentu. Bebebrapa cara yang sering dilakukan adalah:

  • Membeli Perusahaan Lain
  • Internal Development
  • Kerjasama Dengan Perusahaan Lain

4. Marketing Mix Strategy

Marketing Mix ialah sekumpulan dari beberapa variabel yang telah digunakan perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen.

Beberapa variabel tersebut diantaranya :

  • Product
  • Price
  • Place
  • Promotion
  • Participant
  • Process
  • People Physical Evidence

5. Timing Strategy

Pemilihan waktu dalam melakukan pemasaran juga sangat penting untuk diperhatikan.

Perusahaan perlu melakukan berbagai persiapan yang baik di bidang produksi, dan menentukan waktu yang tepat untuk mendistribusikan produk ke pasar.

 


Jenis – Jenis Strategi Pemasaran


1. Strategi Pemasaran yang Tidak Membeda-bedakan Pasar (Undifferentiated Marketing)

Strategi jenis ini menganggap pasar sebagai keseluruhan, jadi perusahaan hanya memperhatikan kebutuhan secara umum.

Baca Juga :  √ Saraf Simpatik & Parasimpatik : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Jalur & Perbedaannya Lengkap

Produk yang dihasilkan dan dipasarkan biasanya hanya satu produk saja dan berusaha menarik konsumen dengan satu rencana pemasaran saja.


2. Strategi Pemasaran yang Membeda-bedakan Pasar (Differentiated Marketing)

Strategi pemasaran ini melayani kebutuhan beberapa kelompok tertentu dengan satu jenis produk tertentu pula. Jadi produsen atau perusahaan menghasilkan produk yang berbeda sesuai dengan segmen pasar.

Dengan kata lain produsen dan perusahaan menawarkan berbagai variasi produk yang disesuaikan kebutuhan dan keinginan kelompok konsumen yang berbeda dengan program pemasaran yang khusus diharapkan tigkat keberhasilan penjualan pada masing-masing segmen tersebut tercapai.

Tujuan pemasaran ini yaitu untuk menambah kepercayaan kelompok konsumen tertentu pada suatu produk yang bervariasi sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen.


3. Strategi Pemasaran yang Terkonsentrasi (Concentrated Marketing)

Strategi pemasaran ini mengkhususkan pemasaran produk ke dalam beberapa segmen pasar dengan pertimbangan keterbatasan sumberdaya yang dimiliki perusahaan.

Keuntungan strategi ini yaitu perusahaan akan mendapatkan posisi yang kuat pada segmen pasar yang dipilih.

Karena perusahaan akan lebih fokus dan memiliki pengalaman yang lebih baik dalam melakukan pendekatan guna memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.

Kelemahan strategi ini yaitu produsen harus waspada terhadap risiko besar jika hanya tergantung pada satu atau beberapa segmen pasar saja.

Karena dikhawatirkan terjadi perubahan kebutuhan konsumen atau meningkatnya kemampuan daya saing perusahaan lain yang lebih baik.

 


Contoh Strategi Pemasaran


1. Kemitraan (Partnership)

Kemitraan Pemasaran memiliki sejumlah keunggulan, misalnya berkolaborasi dengan pihak lain. Strategi pemasaran ini dianggap murah dan lebih mungkin berhasil.


2. Bekerja sama dengan Influencer

Jangan meremehkan kemampuan influencer kelas gram. Mereka benar-benar memiliki banyak pengaruh pada penjualan Anda,

dengan jangkauan pengikut yang besar, ketika Anda mengontrak influencer untuk mempromosikan produk Anda, tentu bukan tidak mungkin untuk mendapatkan banyak keuntungan.

Baca Juga :  √ Gadget : Pengertian, Fungsi, Sejarah dan Jenis - Jenis Terlengkap

Influencer tidak hanya dari selebriti, tergantung pada produk Anda juga. Vloggers dan blogger juga dapat memiliki pengaruh besar.


3. Melibatkan Karyawan

Tidak ada yang salah dengan melibatkan karyawan Anda dalam beberapa proyek. Coba sesekali membuat iklan lucu yang melibatkan karyawan. Tentu saja ini memiliki efek ganda.

Mereka akan senang berbagi video dengan perusahaan selain meningkatkan efektivitas kerja. Karyawan rata-rata merasa bangga ketika terlibat dalam proyek seperti ini.

4. Menjaga Pelanggan Lama

Yang sangat penting, selalu perlakukan pelanggan lama Anda karena mereka yang paling loyal dalam membeli produk.

Coba berikan bonus kecil khusus untuk pelanggan lama. Kebanyakan dari mereka adalah yang paling loyal mempromosikan produk yang mereka temukan memuaskan.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Strategi Pemasaran : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Konsep, Jenis & Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel :

Send this to a friend