Ekosistem Alami

Diposting pada

SeputarIlmu.Com – Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Ekosistem Alami secara Lengkap.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai Ekosistem Alami ?? Jika Belum, Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

Ekosistem Alami


Pengertian Ekosistem Alami

Ekosistem Alami merupakan sebuah Ekosistem yang terbentuk secara alami atau terbentuk dengan sendirinya, dengan kata lain ekosistem ini terbentuk karena adanya sebuah interaksi antar komponen biotik dan abiotik tanpa adanya sebuah campur tangan manusia.


Ciri-Ciri Ekosistem Alami

  • Terdiri dari banyak spesies tanaman dan hewan
  • Keanekaragaman genetik yang sangat tinggi
  • Sinar matahari merupakan sumber energi dan energi ini mendorong semua siklus biologi.
  • Rantai makanan yang panjang didalam ekosistemnya
  • Sukses ekologi berlangsung dalam ekosistem alami selama periode waktu tertentu.
  • Siklus nutrisi alam memastikan bersiklus maksimal dan efisien.
  • Produktivitas sangat bervariasi dan tergantung pada suatu lingkungan. Produktivitas hutan hujan tropis yang sangat tinggi, tetapi di gurun produktivitas sangat renda.
  • Keberlanjutan alami yang tinggi atau berkelanjutan.

Jenis-Jenis Ekosistem Alami

Ekosistem alami terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut :

1. Ekosistem darat

Ekosistem darat adalah sebuah ekosistem yang sebagian besar komponennya berada dalam daratan. Ekosistem darat ini dipengaruhi oleh sebuah iklim yang menyelimuti daratan tersebut, yang sehingga masing- masing ekosistem di darat mempunyai ciri khasnya sendiri. Setidaknya terdapat 8 ekosistem darat yang meliputi yaitu : hutan hujan tropis, padang rumput, hutan gugur, tundra, sabana, gurun, karst dan taiga.

Baca Juga :  Ovarium Adalah

2. Ekosistem air

Ekosistem air disebut juga dengan ekosistem akuatik. Ekosistem air ini dapat diartikan sebagai ekosistem yang sebagian besar komponennya berupa atau berada didalam perairan. Karena 2 per 3 bumi adalah perairan, maka dapat dikatakan bahwa ekosistem air merupakan ekosistem terbesar di bumi. Seperti halnya ekosistem darat, ekosistem air juga dapat dipengaruhi oleh iklim. Ekosistem akuatik ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu : ekosistem laut dan air tawar.


Contoh Ekosistem Alami

Beberapa contoh dari ekosistem alami yang berada di darat maupun di perairan. yaitu sebagai berikut :

1. Ekosistem hutan hujan tropis

Hutan hujan tropis adalah salah satu hutan dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi. Hutan ini sifatnya heterogen dan berada di daerah yang mempunyai curah hujan tinggi. Indonesia mempunyai wilayah dengan hutan hujan tropis, karena yang letaknya yang berada di garis khatulistiwa. Ekosistem hutan hujan tropis di Indonesia banyak dihuni oleh berbagai jenis flora dan fauna misalnya harimau, jenis jenis burung, badak dan juga pepohonan yang berdaun lebat.


2. Bioma Taiga

Bioma taiga adalah salah satu jenis hutan yang berada di wilayah beriklim subtropis dan beriklim dingin. Tumbuh-tumbuhan yang hidup di bioma taiga ini ayaitu pohon-pohon dengan daun yang berbentuk seperti jarum. contohnya pohon cemara dan pohon elder. Diantara jenis satwa yang mendiami hutan taiga yaitu serigala dan beruang hitam.


2. Ekosistem hutan gugur

Hutan gugur adalah salah satu jenis hutan yang berada di wilayah dengan 4 kali pergantian musim. Negara-negara yang mempunyai empat musim biasanya berada di wilayah yang beriklim sub tropis. Ciri khas ekosistem hutan gugur yaitu daun pepohonan di hutan yang berwarna kuning kemerahan. Temperatur udara di hutan gugur ini cukup rendah. Air di sekitar hutan juga mulai membeku karena adanya peralihan dari musim gugur ke musim dingin. Beberapa satwa yang tinggal di ekosistem hutan gugur yaitu hamster, beruang dan satwa-satwa lain yang mempunyai kebiasaan hibernasi.

Baca Juga :  √ Talamus : Pengertian, Fungsi, Letak, Struktur dan Penyakit Terlengkap

3. Ekosistem tundra

Ekosistem tundra merupakan kebalikan dari ekosistem gurun. Ekosistem yang satu ini hanya berada di wilayah dengan suhu yang sangat rendah seperti benua antartika. Musim dingin yang berlangsung di ekosistem tundra hampir selama 9 bulan tanpa ada cahaya matahari yang menyinari ekosistem tersebut. Jenis tanaman yang berada di ekosistem tundra yaitu lumut. Sedangkan hewan yang dapat hidup di ekosistem ini yaitu beruang kutub, rusa kutub dan bison.


4. Ekosistem gurun

Gurun adalah sebuah daerah berpasir yang terletak di wilayah dengan temperatur udara sangat tinggi. Suhu udara yang sangat panas diperparah dengan minimnya curah hujan yang sangat rendah. Sangat sulit untuk menemukan keberadaan air di gurun. Oleh karena itu, organisme yang berada di ekosistem gurun adalah organisme yang tahan terhadap panas dan tidak membutuhkan banyak air. Contohnya tumbuhan kaktus, jenis-jenis ular gurun dan juga unta.


5. Ekosistem padang rumput

Ekosistem padang rumput adalah Ekosistem ini terdiri dari daratan luas dengan tanaman berupa rerumputan. Padang rumput dapat kita lihat di wilayah dengan iklim tropis dan subtropis. Pohon yang tubuh di ekosistem padang rumput adalah pohon berbatang pendek. Keberadaannya pun tak banyak karena ekosistem ini memang didominasi oleh rumput. Binatang yang mendiami ekosistem ini juga adalah hewan pemakan rumput, contohnya banteng, jerapah, rusa, zebra serta hewan pemangsa seperti jaguar dan singa.


6. Bioma sabana

Bioma atau hutan sabana hampir mirip seperti ekosistem padang rumput. ekosistem ini didominasi oleh rumput dan hanya mempunyai sedikit pohon. Perbedaannya yaitu bioma sabana hanya ada di wilayah dengan iklim tropis. Beberapa contoh hewan yang berada di bioma sabana yaitu macan, gajah, kuda, dan singa.

Baca Juga :  Badan Golgi

7. Ekosistem air laut

Ekosistem air laut adalah salah satu contoh dari ekosistem alam yang mana mempunyai air dengan konsentrasi garam yang sangat tinggi. Ekosistem air laut bisa dibagi menjadi beberapa ekosistem yang diantaranya yaitu ekosistem terumbu karang dan ekosistem pantai. Ekosistem terumbu karang berada di zona laut dangkal yang mana cahaya matahari masih bisa menembus ke dasar laut. Cahaya matahari tersebut dibutuhkan oleh rumput laut dan terumbu karang untuk berfotosintesis. yang kedua yaitu ekosistem pantai terletak di tepi laut. Organisme yang berada dalam ekosistem pantai yaitu pohon bakau, kepiting dan kerang.


8. Ekosistem air tawar

Ekosistem air tawar merupakan ekosistem air dengan tingkat konsentrasi garam yang rendah. Ekosistem air tawar ini dapat dibagi lagi menjadi beberapa ekosistem seperti ekosistem danau, ekosistem sungai dan ekosistem rawa. Ekosistem air tawar dihuni oleh ikan-ikan yang hanya hidup di air tawar contohnya ikan lele, ikan bandeng, ikan mas dan jenis-jenis udang air tawar.


Itulah ulasan tentang Ekosistem Alami : Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya Lengkap. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :