Kalimat Majemuk Campuran

Diposting pada

SeputarIlmu.Com – Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Kalimat Majemuk Campuran secara Lengkap.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai Kalimat Majemuk Campuran ?? Jika Belum, Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

Kalimat Majemuk Campuran


Pengertian Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran adalah gabungan dari kalimat majemuk setara atau rapatan dengan kalimat majemuk bertingkat. Pada umumnya dalam kalimat majemuk campuran, terdapat paling sedikit tiga kalimat tunggal.

Kalimat majemuk merupakan kalimat yang mempunyai dua klausa atau lebih yang dihubungkan oleh sebuah konjungsi. Berdasarkan jenisnya, kalimat ini dibagi menjadi 3 yakni : setara, bertingkat, dan campuran.

Berdasarkan predikatnya, kalimat majemuk campuran terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut :

  • Kalimat verbal : yaitu kalimat majemuk campuran yang predikatnya terdiri dari kata kerja.
    Contoh : Ani memasak.
  • Kalimat nominal : yaitu kalimat majemuk campuran yang predikatnya terdiri dari kata benda, keadaan, dan kata ganti.
    Contohnya : Anggi rajin dan disiplin.

Berdasarkan pengucapannya, kalimat majemuk campuran dibagi menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut :

  • Kalimat langsung : yaitu kalimat yang menuliskan kutipan secara langsung perkataan dari seseorang dengan memakai tanda petik.
    Contohnya : Kakak bertanya padaku, “Dimana kamu menyimpan Majalah minggu lalu?”
  • Kalimat tidak langsung : yaitu kalimat yang tidak mengutip ucapan dari seseorang secara langsung.
    Contohnya : Kakak bertanya padaku, dimana aku menyimpan majalah minggu lalu.
Baca Juga :  Ciri-Ciri Cerpen

Ciri-Ciri Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran memiliki ciri atau karakteristik yakni sebagai berikut :

  • Memiliki minimal tiga klausa atau kalimat tunggal
  • Tersusun dari sebuah induk kalimat dan anak kalimat
  • Memiliki 2 konjungsi atau kata penghubung misal : lalu, dan, kemudian, serta, ketika, setelah, supaya, agar, sebagainya, sebab.

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran terbagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut :

1. Kalimat majemuk Campuran dengan pola satu induk kalimat dan dua anak kalimat

Kalimat ini memiliki satu klausa atau kalimat tunggal sebagai induk kalimat atau inti pokok dari kalimat tersebut.

Contohnya :

Mereka sudah mengadakan sebuah acara peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang dihadiri oleh semua lapisan masyarakat Kota Bandar Lampung serta dihadiri juga oleh semua pejabat pemerintahan.

  • Induk kalimat : Mereka sudah mengadakan sebuah acara peringatan hari kemerdekaan Indonesia
  • Anak kalimat : Dihadiri oleh semua lapisan masyarakat Kota Bandar Lampung
  • Anak kalimat : Dihadiri juga oleh semua pejabat pemerintahan

Inti pokok dari kalimat diatas yaitu mereka sudah mengadakan sebuah acara peringatan hari kemerdekaan Indonesia, sedangkan kalimat lainnya hanya mempunyai fungsi sebagai penjelas dari induk kalimat.


2. Kalimat Majemuk Campuran dengan pola 2 induk kalimat, 1 anak kalimat

Kalimat majemuk campuran ini memiliki dua induk kalimat yang menjadi inti dari kalimat dan satu anak kalimat.

Contohnya :

Kakak pertama mengajari sebuah rasa tanggung jawab dan kakak kedua mengajarkan kasih sayang agar adik-adik mereka menjadi adik yang baik

  • Induk kalimat : kakak pertama mengajarkan rasa tanggung jawab
  • Induk kalimat : Kakak kedua mengajarkan kasih sayang
  • Anak kalimat : Adik-adik mereka menjadi adik yang baik

Inti pokok dari kalimat diatas yaitu Kakak pertama yang mengajarkan rasa tanggung jawab dan kakak kedua mengajarkan kasing sayang. Sedangkan kalimat berikutnya adalah penjelas atau menjelaskan tujuan dari apa yang dilakukan oleh kakak pertama dan kakak kedua.

Baca Juga :  Pengertian Spanduk

Contoh Kalimat Majemuk Campuran

  • Pada waktu ujian sedang berlangsung, Reza menggambar sedangkan Iyan hanya mencoret-coret kertas jawabannya.
  • Ketika Presiden mengumumkan kenaikan harga cabai, hampir semua dari lapisan masyarakat tidak setuju bahkan ada yang melakukan sebuah demostrasi besar-besaran
  • Jakarta mengalami banjir yang cukup parah akibat dari hujan deras disertai dengan angin kencang.
  • Ayah memberitahukan bahwa aku akan dibelikan mainan baru dan adik akan dibelikan baju baru
  • Ketika aku pulang sekolah, ibu sedang memasak dan adik sedang menyiapkan makan siang
  • Ketika pencurian itu berlangsung ani sedang tidak ada dirumah dan ibu sedang pergi ke pasar
  • Ketika Aril kerumahku, Aku sedang bermain dengan Tini dan Rini ditaman rumahku.
  • Arif sudah menyelesaikan tugasnya ketika ayah pulang dari kantor dan ibu pulang dari pasar.
  • Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam lewat, ayah belum juga pulang bahkan tidak memberi kabar padaku.
  • Tante mengunjungi rumahku kemudian pergi kerumah bibiku sebelum tante meninggal dunia
  • Sebelum pergi bermain, Arif berpamitan kepada ayah dan ibunya
  • Korban kecelakan langsung dibawa ke rumah sakit ketika kondisinya semakin parah bahkan korban tidak dapat berjalan lagi
  • Bogor mengalami banjir yang sangat parah akibat hujan disertai angin kencang
  • Ibu mengumumkan bahwa kita akan pergi kerumah Nenek besok pagi dan Aku sangat terkejut mendengarnya
  • Sebelum berangkat sekolah, Jeni berpamitan kepada ayah dan ibunya.
  • Ibu guru memberikan kami tugas bahasa indonesia dan membuat cerita sesudah liburan semester.
  • Korban kebakaran langsung dibawa ke rumah sakit terdekat ketika kondisinya semakin parah bahkan dia sudah tak sadarkan diri lagi.
  • Rakyat Indonesia turut berduka cita atas bencana tsunami yang menimpa Aceh bahkan hampir seluruh Indonesia telah mengirimkan sejumlah bantuan.
  • Ketika saya datang kerumahnya, Aziz sedang bermain dengan Reza dan Rani menonton televisi di ruang tamu.
Baca Juga :  Pengertian Proposal Menurut Para Ahli

Itulah ulasan tentang Kalimat Majemuk Campuran : Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya Lengkap. Semoga apa yang diulas diatas beermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :