Mobilitas Sosial

√ Mobilitas Sosial : Pengertian, Faktor, Jenis dan Dampak Terlengkap

SeputarIlmu.ComHallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Mobilitas Sosial.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Mobilitas Sosial? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Mobilitas Sosial : Pengertian, Faktor, Jenis dan Dampak Terlengkap


Pengertian Mobilitas Sosial

Kata mobilitas berasal dari bahasa latin “mobilis” yang artinya mudah dipindahkan atau banyak bergerak. Mobilitas sosial juga dapat dikatakan sebagai suatu perubahan, peningkatan, pergeseran atau penurunan status dan peran anggotanya.

Mobilitas sosial merupakan salah satu gerakan yang terjadi karena berpindah ataupun berubah posisi seseorang atau juga sekelompok orang pada saat yang berbeda-beda.


Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli

1. Paul B. Horton

Mobilitas sosial ialah suatu gerak perpindahan dan satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya atau gerak pindah dan strata yang satu ke strata lainnya.


2. Kimball Young dan Raymond W. Mack

Mobilitas sosial yaitu suatu gerak dalam struktur sosial yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.


3. Soekanto

Mobilitas Sosial yakni suatu gerak dalam struktur sosial yaitu pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.


4. Wiliam Kornblum

Mobilitas Sosial adalah sebuah perpindahan individu-individu, keluarga-keluarga dan kelompok sosialnya dan satu lapisan ke lapisan sosial lainnya.


5. Robert M.Z. Lawang

Mobilitas Sosial merupakan suatu perpindahan posisi dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain atau dari satu dimensi ke dimensiyang lainnya.


6. H. Edward Ransford

Mobilitas Sosial ialah salah satu perpindahan keatas atau kebawah dalam lingkungan sosial secar hierarki.


7. Horton dan Hunt

Mobilitas Sosial yakni suatu gerak perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial lainnya.


8. Michael S. Bassis

Mobilitas sosial yaitu suatu tindakan sosial yang dialami oleh indiividu dalam melakukan perpindahan berdasarkan pada pekonomiannya.


Faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial

1. Faktor Pendorong Mobilitas Sosial

  • Faktor Individu ialah faktor ini berkaitan dengan tingkat kualitas seseorang. Semakin tinggi tingkat pendidikan, kecakapan, serta keterampilan seseorang, semakin besar kemungkinannya dapat menjangkau posisi tertentu.
  • Faktor Ekonomi yaitu realitas hidup yang serba kekurangan dapat mendorong seseorang giat bekerja, misalnya dengan merantau ke berbagal daerah sehingga mendorong terjadinya mobilitas sosial.
  • Faktor Pendidikan yakni akses pendidikan yang diperoleh individu mempermudah melakukan mobilitas sosial vertikal naik.
  • Faktor Struktural yaitu ketika status sosial yang dituju iridividu memang ada atau terdapat posisi untuk diisi, kondisi tersebut dapat mendorong terciptanya mobilitas sosial. Misalnya mobilitas sosial akibat terbukanya kesempatan kerja.
  • Faktor Perubahan Kondisi Sosial merupakan perubahan kondisi sosial dalam masyarakat sering memunculkan semangat untuk melakukan mobilitas sosial. Sebagai contoh, program transmigrasi yang diterapkan pemerintah.
  • Faktor Situasi Politik adalah suatu situasi politik terjadi karena adanya keadaan negara yang tidak seperti biasanya, sehinga dapat menjadi pengaruh dalam keamanan. Contoh terjadi mobilitasi dalam hal ini misalnya saja adaah lengsernya Priseden Soehrto pada Tahun 1988, atas nama demo mahasiswa di seluruh Indonesia.

2. Faktor Penghambat Mobilitas Sosial

  • Sistem Pelapisan Sosial ialah sistem pelapisan sosial tertutup akan menghambat kemungkinan seseorang melakukan mobilitas sosial vertikal.
  • Kebudayaan Masyarakat yakni masih terdapat kebudayaan masyarakat yang bersifat tertutup terhadap pengaruh budaya luar. Padahal budaya luar dapat membawa kemajuan.
  • Kemiskinan merupakan sebuah kemiskinan membatasi mobilitas sosial untuk mencapai prestise atau kedudukan tertentu karena keterbatasan pendapatan ekonomi.
  • Perbedaan Kepentingan yaitu suatu perbedaan kepentingan antarindividu dalam suatu struktur organisasi memotivasi setiap individu sating bersaing. Akibatnya, timbul sikap saling menghambat satu sama lain untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

3. Saluran Pengatur Mobilitas Sosial


Dampak Mobilitas Sosial

1. Dampak Positif (Manfaat) Mobilitas Sosial

  • Mendorong seseorang untuk lebih maju sehingga memiliki keadaan yang lebih baik. Mobilitas sosial juga menuntuk seseorang untuk mempertahankan kualitasnya karena jika ia kualitasnya menurun maka status orang tersebut pun akan menurun (lebih rendah).
  • Mobilitas sosial juga akan dapat mempercepat suatu perubahan sosial masyarakat ke arah yang lebih baik.

2. Dampak Negatif (Kerugian) Mobilitas Sosial

  • Konflik Antar Kelas

Adanya perbedaan kekuasaan, kekayaan dan pendidikan antar kelas akan menimbulkan perbedaan kepentingan. Nah perbedaan kepentingan ini dapat merangsang pergerakan yang memicu konflik antar kelas.

Biasanya kelas yang lebih rendah menuntut kelas yang lebih tinggi dengan mangatasnamakan keadilan. Contohnya adalah pekerja yang menuntut kenaikan upah dalam sebuah perusahaan.


  • Konflik Antar Kelompok Sosial

Kelompok sosial dapat terbentuk berdasarkan ideologi, profesi, agama, suku atau ras. Apabila salah satu kelompok berusaha menguasai kelompok lain atau tindak dari suatu kelompok dianggap mengganggu, maka akan timbul konflik. Contohnya tawuran.


  • Konflik Antar Generasi

Konflik antar generasi biasanya terjadi karena generasi yang lebih tua ingin mempertahankan nilai – nilai lama, sedangkan generasi muda ingin mengadakan suatu perubahan.


Jenis-Jenis Mobilitas Sosial

1. Jenis Mobilitas Sosial Berdasarkan Tipenya

  • Mobilitas Sosial Vertikal

Mobilitas sosial vertikal ialah peralihan kedudukan yang dialami individu maupun golongan pada susunan sosial yang berbeda.

  • Mobilitas Sosial Horizontal

Mobilitas sosial horizontal ialah peralihan kedudukan yang dialami individu maupun golongan dalam susunan sosial yang segolongan.

  • Mobilitas Sosial Lateral

Mobilitas Sosial Lateral ialah peralihan orang dari sektor tempat satu ke sektor tempat yang lainnya.


2. Jenis Mobilitas Sosial Berdasarkan Ruang Lingkupnya

  • Mobilitas Sosial Intragenerasi

Mobilitas sosial intragenerasi ialah salah satu jenis mobilitas sosial yang dialami seseorang selama masa hidupnya atau suatu perubahan status sosial mulai dari lahir hingga masa tua.

  • Mobilitas Sosial Antargenerasi

Mobilitas sosial antargenerasi yaitu suatu mobilitas sosial yang terjadi dari dua generasi atau juga lebih.


Karakteristik Mobilitas Sosial

  • Mobilitas sosial ini juga bisa melibatkan individu atau sekelompok individu dalam masyarakat. Gerakan suatu perpindahan dapat saja dilakukan secara individual, tapi tak jarang melibatkan banyak orang seperti yang terjadi pada perkembangan negara berkembang menjadi negara maju sehingga turut meningkatkan taraf kehidupan banyak warganya.
  • Mudah-tidaknya individu atau sekelompok dari individu yang akan melakukan suatu mobilitas sosial tergantung pada struktur sosial masyarakatnya.
  • Mobilitas sosial menyebabkan kecemasan dan ketegangan. Pada masyarakat dimana struktur sosialnya terbuka, individu senantiasa mengalami suatu kecemasan akan kehilangan hak-hak yang dipunyai bila terjadi penurunan status, sehingga hampir seluruh waktunya mungkin dihabiskan untuk berupaya mempertahankan kedudukan. Sebaliknya, juga muncul ketegangan dalam mempelajari peran baru jika terjadi kenaikan status.
  • Perubahan dalam suatu mobilitas sosial ditandai oleh sebuah perubahan struktur sosial yang meliputi hubungan antar individu dalam berbagai kelompok dan antara individu dengan kelompok. Dalam hal ini, sering juga terjadi keretakan sebuah hubungan antar anggota kelompok primer, karena ada anggotanya yang berpindah ke status yang jauh lebih tinggi ataupun lebih rendah.

Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial dikelompokkan dalam beberapa Bentuk Mobilitas sosial yaitu sebagai berikut

1. Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Tipenya

  • Mobilitas sosial vertikal adalah perpindahan status yang dialami seseorang atau sekelompok pada lapisan sosial yang berbeda. contohnya : Pak sueb yang berkedudukan sebagai Office Boy (OB) diangakat pangkatnya sebagai ketua HRD di kantor tempat dia bekerja.
  • Mobilitas sosial horizontal merupakan perpindahan status sosial seseorang atau kelompok dalam sebuah lapisan sosial yang sederajat. Dalam mobilitas sosial horizontal ini tidak terjadi suatu perubahan derajat kedudukan seseorang atau sekelompok orang. Contohnya yaitu : Pak arif seorang penjual mie ayam, seketika Ia memutuskan untuk berganti profesi menjadi seorang penjual soto. Pekerjaan Pak arif berubah, tetapi status sosialnya tetap pada derajat yang sama.
  • Mobilitas sosial lateral merupakan perpindahan orang-orang dari unit wilayah satu ke unit wilayah yang lainnya. Dalam mobilitas sosial lateral ini disebut dengan mobilitas geografis.

2. Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Ruang Lingkupnya

  • Mobilitas sosial intragenerasi adalah mobilitas sosial yang dialami oleh seseorang selama masa hidupnya atau perubahan status sosial mulai dari lahir – masa tuanya. Contohnya yaitu : pangkat naik dari golongan IVA ke golongan IVB.
  • Mobilitas sosial antargenerasi, adalah mobilitas sosial yang terjadi dari dua generasi atau lebih. Contohnya yaitu : seorang anak menjadi dokter, sementara ayahnya hanyalah seorang petani.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Mobilitas Sosial : Pengertian, Faktor, Bentuk, Karakteristik, Jenis & dampaknya Lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :

/* */