Seni Patung

Seni Patung : Pengertian, Fungsi, Jenis, Teknik & Contohnya

SeputarIlmu.com – Hai teman – teman online, pada kesempatan kali ini SeputarIlmu.com akan membahas mengenai artikel yang berjudul Seni Patung. Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Seni Patung?
Mari kita simak penjelasan secara lengkap di bawah ini.


Pengertian Seni Patung

Seni patung merupakan suatu karya seni rupa yang bentuknya tiga dimensi, artinya hasil karyanya memiliki volume atau isi. Seni patung juga dapat dikatakan sebagai karya seni plastik (palastic art), dimana yang maksud plastik disini ialah karena dapat dibentuk sesuai keinginan. Seni patung juga dikenal sebagai seni bentuk yang telah mengandung nilai keindahan pada hasil karyanya.

Seni Patung : Pengertian, Fungsi, Jenis, Teknik & Contohnya


Sejarah Seni Patung

Sejarah seni patung di Indonesia erat hubungannya dengan perkembangan seni ukir. Sejak tahun 1500 SM, masyarakat Indonesia telah mengenal seni ukir menurut beberapa ahli literatur. Dimana nenek moyang orang Indonesia saat itu mengukir kapak batu dengan cara menggunakan peralatan sederhana. Motif yang dibuatnya pun masih sangat sederhana, berupa garis, titik atau lengkungan.

Seni ukir mengalami perkembangan pada tahun 500-300 S.. Dalam dekade tersebut, masyarakat mulai mencoba menggunakan bahan perunggu, emas dan perak untuk diukir. Bahkan, mereka telah mengenal teknik cor sendiri, sehingga motif ukiran yang akan dihasilkan mulai beragam bentuk dan motifnya.

Seni ukir di Indonesia langsung mengalami perkembangan pesat, sejak masuknya agama agama Hindu, Budha dan islam ke Indonesia. Banyak yang membuat ukiran pada candi dan prasasti sebagai wujud bentuk penghormatan terhadap raja. Pada waktu itu juga, masyarakat mulai mencoba mengukir candi, keris,batu nisan dan alat-alat kesenian. Pada zaman inilah nenek moyang kita mulai mengenal seni pahat atau seni patung.

Baca Juga : Seni Rupa


Jenis – Jenis Seni Patung

1. Berdasarkan Bentuknya

Seni patung dilihat dari bentuknya dapat dibagi menjadi 2, yaitu sebagai berikut:

  • Figuratif

Figuratif yakni suatu jenis patung figuratif merupakan patung yang dibentuk dengan meniru bentuk yang ada dalam kehidupan yang nyata. Misalnyanya saja seperti bentuk manusia, tumbuhan atau hewan yang dibuat sedemikian mirip dengan bentuk aslinya.


  • Non Figuratif

Jenis non figuratif adalah jenis patung yang dibentuknya tidak seperti bentuk aslinya. Patung jenis ini seringnya hanya akan menampilkan garis, lekukan atau bagian tertentu dari suatu objek.


2. Berdasarkan Jenisnya

Seni patung dilihat dari jenisnya dapat dibagi menjadi 2, yaitu sebagai berikut:

  • Zonde Bosse

Zonde bosse yakni suatu patung yang meemiliki bentuk patung yang berdiri sendiri dan tidak menempel pada satu sisi.


  • Relief

Relief yakni suatu jenis patung ini yang menempel pada permukaan dinding. Biasanya patung relief ini menceritakan tentang pentingnya yang terdapat dalam cerita

Baca Juga : Seni Kriya


Unsur – Unsur Seni Patung

  • Garis

Garis yakni suatu sebuah elemen visual paling penting dan bertindak sebagai penghalang yang memberi kesan dimensi dan kesan tekstur dalam sebuah bidang. Meski sangat dikatakan sederhana, dalam sebuah garis dapat memainkan peran yang begitu penting dalam penciptaan dalam hasil sebuah karya seni.


  • Warna

Warna yakni sebuah bentuk dalam kualitas yang dapat membedakan dua benda atau bentuk yang identik dalam ukuran, penampilan, dan nilai cahaya. Warna yang kita serap telah ditentukan dengan adanya sebuah kehadiran cahaya.


  • Tekstur

Tekstur yakni suatu elemen visual yang dapat menunjukkan sebuah rasa dalam permukaan dari bahan yang sengaja dibuat dan disajikan dalam mencapai sebuah bentuk visual untuk memberikan adanya sebuah permukaan dalam bidang rasa tertentu.


  • Gelap Terang

Elemen gelap cahaya disebut sebagai elemen cahaya yang berasal sebuah matahari, yang dapat mengubah tingkat intensitas serta sudut jatuh, menciptakan bayangan dengan konsentrasi yang berbeda. Elemen cahaya gelap dalam sebuah karya seni menciptakan sebuah bayangan yang dapat untuk mempengaruhi bentuk karya seni tersebut.


  • Bentuk

Bentuk yakni sebuah bentuk fisik yang dapat dilihat. Bentuknya tidak dapat lagi terpisahkan terhubung ke bentuk garis. Bidang juga dapat dikatakan sebuah bentuk negara yang dibatasi oleh garis, yakni bentuknya juga disebut sebagai tepi.


  • Ruang

Ruang yakni  sebuah elemen atau area yang telah mengelilingi dalam bentuk sebuah figur. Elemen ruang tidak dapat benar-benar dilihat atau dibayangkan. Ruang dapat hidup hanya dengan kehadiran benda-benda atau dengan sebuah menggambar bidang dan garis pada selembar kertas.

Baca Juga : Seni Rupa Murni


Teknik – Teknik Seni Patung

  • Teknik Memahat (Carving)

Teknik carving atau memahat ini yakni suatu teknik dengan mengurangi bagian tertentu yang tidak dibutuhkan sehingga membentuk sebuah patung yang sesuai dengan yang diharapkan.


  • Teknik Menuang (Casting) atau Cor

Teknik ini berupa teknik centak untuk bahan yang bersifat cari dengan menggunakan cetakan untuk membuat bentuk yang diinginkan. Bahan yang dipakai biasanya adalah emen, gipsum, logam, fiber glass dan lainnya.


  • Teknik Membentuk (Modeling)

Teknik membentuk yakni suatu teknik yang digunakan dengan memanfaatkan bahan plastis, contohnya seperti tanah liat dan plastisin. Tentunya bahan yang menggunakan teknik ini memiliki sifat yang elastis, jadi bentuk yang diinginkan nantinya diperoleh dari tambahan bahan baru pada bentuk yang hendak dibuat patung.


  • Teknik Menyusun (Constructing)

Teknik yang satu ini memiliki lebih kecenderungan pada karya arsitektural atau kerap juga dikenal dengan seni bangunan. Teknik menyusun dapat dikatakan sebagai teknik dengan cara merakit atau menyusun komponen dari logam atau besi dengan menggunakan alat las sebagai penyambung.


  • Teknik Merangkai (Assembling)

Teknik merangkai yakni suatu pembentukan dengan cara merangkai dari berbagai macam bahan. Bahan yang dapat digunakan dalam teknik ini antara lain yaitu kain bekas, logam, karet, kulit, kaca, plastik, kayu dan lainnya.


Fungsi Seni Patung

Adapun beberapa fungsi dalam seni patung, yaitu sebagai berikut:

  • Patung Religi

Patung difungsikan sebagai religi karena dapat digunakan untuk beberapa agama agar dapat memenuhi unsur kepercayaan dan makna yang religius serta digunakan juga sebagai sarana untuk beribadah.


  • Patung Sebagai Dekorasi

Patung sebagai dekorasi atau hiasan memiliki tujuan untuk dapat memberi kesan keindahan didalam sebuah ruangan dan di lingkungan eksterior.


  • Patung Sebagai Kerajinan

Patung dapat difungsikan sebagai kerajinan, dimana patung telah dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar dan tentunya menghasilkan nilai jual untuk berbagai kebutuhan yang secara umum tidak spesifik.


  • Patung Arsitektur

Patung Arsitektur berfungsi untuk menunjang dan melengkapi sebuah kontruksi sebuah bangunan yang telah di rancang menggunakan desain arsitektur sehingga terciptanya suasana harmonis dan yang lebih hidup.


  • Patung Seni (fineart)

Sebagai fineart atau seni murni, patung dapat digunakan untuk kepentingan estetik dan juga dapat menjadi eskperimental dari bentuknya (seni tidak selalu indah).


  • Patung Sebagai Monumen

Fungsi patung dibuat sebagai monumen yang seringnya digunakan untuk dapat mengenang jasa tokoh atau kelompok tertentu contohnya mengenang tokoh yang berjasa atau pahlawan di suatu negara dan memperingati moment bersejarah.

Baca Juga : Seni Rupa Terapan


Perlengkapan Seni Patung

Dalam berkarya seni patung seorang seniman pastinya akan membutuhkan perlengkapan. Adapun perlengkapan seperti bahan dan alat yang diperlukan untuk menunjang pembuatan karya seni patung, yaitu sebagai berikut:

1. Bahan

Bahan yang diperlukan dalam pembuatan karya seni patung dapat dibagi menjadi 5 bahan. Adapun 5 bahan tersebut, yaitu sebagai berikut:

  • Bahan Lunak

Bahan lunak yakni suatu bahan yang berasal dari bahan empuk dan mudah dibentuk (tanah liat, sabun, plastisin, dan bubur kertas).

  • Bahan Sedang

bahan sedang yakni suatu bahan yang tidak lunak dan tidak keras, (kayu waru, kayu sengon, kayu randu, dan kayu mahoni.

  • Bahan Keras

bahan keras yakni suatu bahan keras berupa, gading, tulang, tanduk, kayu (jati, sonokeling, ulin), batu-batuan (padas, granit, andesit, dan pualam/marmer)

  • Bahan Cor/Cetak

bahan cor yakni suatu bahan cor seperti semen, pasir, gips, logam, timah perak, emas, dan bahan kimia (fiber, resin)

  • Bahan lain disekitar kita seperti kertas, besi, kaca, dan bahan-bahan bekas yang dapat dimanfaatkan.

2. Alat

Peralatan yang diperlukan dalam pembuatan karya seni patung tergantung pada bahan dan teknik yang digunakan. Adapun alat yang dapat digunakan untuk pembuatan patung, yaitu sebagai berikut:

  • Butsir

Butsir yakni suatu alat yang diperlukan untuk membuat karya seni patung yang terbuat dari bahan kayu dan kawat. Butsir dapat digunakan pada media yang berbahan lunak seperti tanah liat, sabun, plastisin.

  • Meja putar

Meja putar yakni suatu alat bantu berkarya seni patung untuk media bahan tanah liat, fungsinya mengontrol bentuk patung dari berbagai arah.

  • Pahat

Pahat yakni suatu alat bantu pembuatan karya seni patung yang terbuat dari bahan baja. Alat ini dapat digunakan pada media berbahan keras dengan cara memahat, membentuk bahan dan mengurangi bahan.

  • Palu

Palu yakni suatu alat pembuatan karya seni patung yang berkaitan dengan pahat. Palu yang dibutuhkan palu untuk pahat batu terbuat dari bahan logam, sedangkan untuk pahat ukir terbuat dari bahan kayu.

  • Cetakan

Cetakan yakni suatu alat pembuatan karya patung yang terbuat dari bahan gipsum. Dimana memiliki bentuk yang negatif dari bentuk patung yang akan dibuat. Kegunaannya yaitu untuk sebagai alat cetak patung dalam jumlah banyak.

  • Cetok

Cetok yakni suatu alat yang digunakan untuk membuat karya seni patung yang berbentuk sendok. Kegunaan alat ini untuk dapat bmengambil adonan semen dan pasir sekaligus dalam pembentukan patung.

  • Tang

Tang yakni suatu alat pembentuk karya patung yang berguna untuk memotong dan mengikat kawat. Alat ini dapat digunakan pada teknik asembling yang hanya menggunakan bahan besi dan kawat.

  • Las

Las yakni suatu alat pembuat karya seni patung yang berguna untuk merekatkan bahan logam. Alat ini diperlukan pada teknik las dengan memanfaatkan energi panas yang dihimpun dari karbit atau listrik.


Contoh Seni Patung

  • Ukiran

Ukiran yakni batu atau kayu yang sengaja diukir untuk dapat menjadi bentuk khusus yang mempunyai keindahan. Seringnya, bentuk ukiran ini dapat berupa seperti manusia, hewan, atau bunga, dan sering digunakan sebagai hiasan dan dekorasi di rumah atau di tempat kerja.


  • Kerajinan Keramik

Kerajinan keramik yang satu ini juga dapat dikatakan profesi patung. Bentuknya biasanya dalam bentuk gelas, kendi, keramik dan lain sebagainya.


  • Relief

Relief yakni suatu lukisan atau gambar dalam bentuk tiga dimensi yang telah diposisikan pada bidang dua dimensi. Pada umumnya, relief-relief ini terletak di monumen atau kuil, dimana ceritanya telah diceritakan melalui sebuah adegan dalam bentuk gambar.


  • Patung

Patung yakni suatu ekspresi emosional orang yang telah dilemparkan ke dalam bentuk seni tiga dimensi. Pada umumnya bentuk patung itu berupa orang, binatang, tumbuhan atau lain sebagainya.


  • Mozaik

Mosaik yakni suatu seni dalam menata potongan-potongan batu, keramik atau kaca dalam bentuk gambar atau lukisan yang lengkap atau tidak lengkap.


Demikianlah pembahasan artikel mengenai Seni Patung Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kita semua dalam menemukan solusi yang terbaik. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.

/* */