Etnosentrisme Adalah

√ Etnosentrisme : Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contoh Terlengkap

Etnosentrisme : Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contoh Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Etnosentrisme.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Etnosentrisme? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Etnosentrisme : Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contoh Terlengkap


Pengertian Etnosentrisme

Etnosentrisme merupakan suatu persepsi atau pandangan yang dimiliki oleh masing- masing individu yang menganggap bahwa kebudayaan yang dimilikinya lebih baik dari budaya lainnya atau membanggakan budayanya sendiri dan mengganggap rendah budaya lain.


Faktor Penyebab Etnosentrisme

1. Budaya Politik

Budaya politik yang terdapat di dalam suatu masyarakat cenderung lebih tradisional, dan tidak rasional. Budaya politik jenis ini subjektif dan penuh ikatan emosional dan ikatan primordial, yang cenderung menguasai mayarakat. Masyarakat yang terlibat di dalam politik juga sering mementingkan kepentingan mereka sendiri, mulai dari etnis, suku, agama, dan lain sebagainya.


2. Pluralitas Bangsa Indonesia

Dengan jumlah suku, agama, ras dan golongan yang banyak di Indonesia, menyebabkan beragam persoalan sosial dan juga konflik dapat muncul dengan lebih mudah. Setiap suku, agama, ras, golongan akan berusaha untuk mendapatkan kekuasaan dan menguasai kelompok lainnya.


Faktor Yang Mempengaruhi Etnosentrisme

  • Prasangka Sosial merupakan sikap negatif yang diarahkan pada seseorang, atas perbandingan dengan kelompoknya sendiri.
  • Stereotip ialah suatu keyakinan seseorang pada orang lain, karena dipengaruhi oleh adanya pengetahuan dan pengalaman.
  • Jarak Sosial yaitu salah satu aspek lainnya prasangka sosial yang menunjukkan tingkat penerimaan dari seseorang, pada orang lain di dalam hubungan yang terjadi diantara mereka.

Dampak Positif Etnosentrisme

  • Dapat mempertinggi semangat patriotisme
  • Dapat menjaga keutuhan dan stabilitas kebudayaan
  • Dapat memepertinggi rasa cinta terhadap bangsa sendiri

Dampak Negatif Etnosentrisme

  • Dapat menimbulkan konflik sosial antar suku
  • Terdapat aliran politik
  • Menghambat proses asimilasi dan integrasi
  • Mengurangi keobjektifan ilmu pengetahuaan
  • Menghambat pertukaran budaya

Contoh Etnosentrisme

1. Etnosentrisme Dalam Politik

Etnosentrisme dalam politik, sederhananya sering terwujud dalam Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Indonesia.

DPR yang merupakan kumpulan orang-orang yang terpilih untuk mewakili suara rakyat, tetapi pada kenyataannya, ada beberapa oknum yang lebih mengutamakan kepentingan parpolnya daripada kepentingan rakyat, yang dilakukan secara implisit atau eksplisit


2. Etnosentrisme Dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pergaulan, etnosentrisme masih sering terjadi, baik secara sadar ataupun tidak sadar.

Misalnya seperti, melakukan bullying, mengejek atau menjauhi temannya yang berasal dari Papua hanya karena kulit mereka yang hitam serta rambutnya yang ikal atau keriting.


3. Etnosentrisme di Indonesia

Contoh di Indonesia, misalnya saja pemakaian koteka yang dilakukan oleh masyarakat papua pedalaman. Jika dilihat oleh masyarakat yang bukan dari papua pedalaman, memakai koteka adalah hal yang memalukan.

Sebaliknya, bagi warga pedalaman papua, menggunakan koteka adalah kewajaran, bahkan suatu kebanggaan tersendiri.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Etnosentrisme : Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contoh Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :

/* */