Modal Sosial

√ Modal Sosial : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Unsur Terlengkap

Modal Sosial – Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Modal Sosial.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Modal Sosial? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.


Pengertian Modal Sosial

Modal sosial merupakan salah satu investasi sosial, yang meliputi sumber daya daya sosial, seperti jaringan, kepercayaan, nilai dan norma serta kekuatan menggerakan dalam struktur hubungan sosial untuk mencapai tujuan individual atau kelompok secara efisien dan efektif dengan kapital lainnya.

Modal sosial timbul dari interaksi antara orang-orang dalam suatu komunitas. Pengukuran modal sosial dapat dilihat dari interaksi baik indiviual maupun institusional, seperti terciptanya atau terpeliharanya kepercayaan antar warga masyarakat.


Pengertian Modal Sosial Menurut Para Ahli

1. Burt

Modal sosial merupakan kemampuan masyarakat untuk berasosiasi berhubungan antara satu dengan yang lain dan selanjutnya menjadi kekuatan penting dalam ekonomi dan aspek eksistensi sosial lainnya.


2. Prusak L

MOdal sosial yaitu hubungan yang terjadi dan diikat oleh suatu kepercayaan (trust), saling pengertian (mutual understanding) dan nilai bersama (shared value) yang mengikat anggota kelompok untuk membuat kemungkinan aksi bersama secara efisien dan efektif).


3. Coleman

Media sosial yakni salah satu kemampuan masyarakat untuk bekerja sama demi menjadi tujuan bersama di dalam berbagai kelompok dan organisasi.


4. Partha dan Ismail

Media sosial ialah sebuah hubungan yang tercipta dan norma yang membentuk kualitas dan kuantitas hubungan sosial dalam masyarakat dalam spektrum yang luas yaitu sebagai perekat sosial (social glue) yang menjaga kesatuan anggota kelompok secara bersama-sama.


5. Hasbullah

Media sosial adalah sejumlah sumber daya, aktual atau virtual (tersirat) yang berkembang pada seorang individu atau sekelompk individu karena kemampuan untuk memiliki suatu jaringan yang dapat bertahan lama dalam hubungan yang lebih kurang telah diinstitusikan berdasarkan pengetahuan dan pengenalan timbal balik.


6. Uphoff

Media sosial yaitu suatu akumulasi dari berbagai tipe aspek sosial yang meliputi psikologi, kebudayaan, kelembagaan, dan aset yang tidak nampak yang kemudian dapat mempengaruhi perilaku dalam melakukan kerjasama.


7. Pierre Bourdieu

Media sosial yakni jumlah sumber daya yang sifatnya tersirat yang mana hal tersebut dapat berkembang pada diri seseorang individu atau kelompok melalui kemampuan untuk memiliki jaringan serta pengetahuan.


8. Lyon

Media sosial berasal dari beberapa faktor interaksi sosial dan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya sehingga dapat membentuk reaksi masyarakat yang dimana hal ini akan dientuk oleh modal sosial yang ada.


9. Robert Putnam

Media sosial ialah salah satu corak kehidupan sosial yang berupa jaringan sosial, norma, serta kepercayaan untuk bertindak secara bersama demi tujuan yang hendak dicapai.


Fungsi Modal Sosial

  • Alat untuk menyelesaikan konflik yang ada di dalam masyarakat.
  • Memberikan kontribusi tersendiri bagi terjadinya integrasi sosial.
  • Membentuk solidaritas sosial masyarakat dengan pilar kesukarelaan.
  • Membangun partisipasi masyarakat.
  • Sebagai pilar demokrasi.
  • Menjadi alat tawar menawar pemerintah.

Unsur Modal Sosial

1. Kepercayaan (Trust)

Kepercayaan berfungsi untuk mereduksi atau meminimalisasi bahaya yang berasal dari aktivitas tertentu. Kepercayaan biasanya terikat bukan pada risiko, tapi pada berbagai kemungkinan.

Kepercayaan memperbesar kemampuan manusia untuk bekerja sama bukan didasarkan atas kalkulasi rasional kognitif, tapi melalui pertimbangan dari suatu ukuran penyangga antara keinginan yang sangat dibutuhkan dan harapan secara parsial akan mengecewakan.


2. Nilai dan Norma (Norms)

Nilai dan norma adalah hal dasar yang terdapat pada proses interaksi sosial. Nilai dan norma mengacu pada bagaimana seharusnya individu bertindak dalam masyarakat.

Norma merupakan bagian dari modal sosial yang terbentuknya tidak diciptakan oleh birokrat atau pemerintah, tapi melalui tradisi, sejarah, tokoh karismatik yang membangun sesuatu tata cara perilaku seseorang atau sesuatu kelompok masyarakat.

Didalamnya lalu akan timbul modal sosial secara spontan dalam kerangka menentukan tata aturan yang bisa mengatur kepentingan pribadi dan kepentingan kelompok.


3. Jaringan Sosial (Networks)

Jaringan adalah ikatan antar simpul (orang atau kelompok) yang dihubungkan dengan media (hubungan sosial) yang diikat dengan kepercayaan.

Kepercayaan tersebut dipertahankan oleh norma yang mengikat kedua belah pihak. Jaringan adalah hubungan antar individu yang memiliki makna subjektif yang berhubungan atau dikaitkan sebagai sesuatu sebagai simpul dan ikatan .

Jaringan sosial biasanya akan diwarnai oleh suatu tipologis khas sejalan dengan karakteristik dan orientasi kelompok.

Kelompok sosial biasanya terbentuk secara tradisional atas dasar kesamaan garis turun temurun (repeated sosial experiences) dan kesamaan kepercayaan pada dimensi kebutuhan (religious beliefs) cenderung memiliki kohesif tinggi, namun rentang jaringan maupun trust yang terbangun sangat sempit.


Jenis-Jenis Modal Sosial

1. Social Bounding (Perekat Sosial)

Social Bounding merupakan jenis modal sosial dengan ciri-ciri terdapat ikatan yang kuat (adanya perekat sosial) pada sebuah sistem kemasyarakatan. Pada umumnya social bounding ini berupa nilai, kultur, persepsi dan tradisi atau adat istiadat.


2. Social Bridging (Jembatan Sosial)

Social bridging yaitu sebuah ikatan sosial yang muncul sebagai reaksi terhadap berbagai macam karakteristik kelompoknya. Social bridging bisa timbul karena terdapat berbagai kelemahan yang ada di sekitarnya, menjadikan mereka memutuskan untuk membangun kekuatan dari kelemahan.


3. Social Lingking (Hubungan atau Jaringan Sosial)

Social lingking merupakan hubungan sosial yang dikarakteristikkan dengan terdapatnya hubungan antara beberapa level dari kekuatan sosial ataupun status sosial yang ada pada masyarakat. Seperti hubungan antara elite politik dengan masyarakat umum.


Tipe Modal Sosial

1. Modal Sosial Terikat

Pada tipe modal sosial terikat, karakteristik yang menonjol dari modal sosial ini adalah pada konteks gagasan, relasi dan hubungan lebih kedalam. Masyarakat dalam modal sosial terikat lebih mempertahankan struktur masyarakat yang totalitarian, hirarki dan tertutup.


2. Modal Sosial Menjembatani

  • Persamaan yaitu pada tiap masyarakat memiliki hak dan kewajiban yang sama dan dalam pada setiap keputusan dalam kelompok berdasarkan pada kesepakatan bersama.
  • Kebebasan yakni pada setiap anggota kelompok dibebaskan dalam berbicara, mengemukakan gagasan dan ide yang dapat dikembangkan.
  • Nilai-nilai kemajemukan ialah adanya rasa hormat terhadap hak asasi dan individu lain merupakan prinsip dasar dalam mengembangkan kemampuan dalam masyarakat.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Modal Sosial : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Unsur Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :

/* */