Masyarakat Adalah

√ Masyarakat : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur dan Fungsi Terlengkap

Masyarakat : Pengertian, Ciri, Fungsi, Unsur, Jenis dan Proses Terbentuknya Lengkap – Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Masyarakat.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Masyarakat? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Masyarakat : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur dan Fungsi Terlengkap


Pengertian Masyarakat

Istilah masyarakat berasal dari bahasa Arab yakni dari kata “syakara” yang memiliki arti “ikut serta atau berpartisipasi”. Dalam bahasa inggris disebut dengan “society” yang memiliki arti “interaksi sosial, perubahan sosial dan rasa kebersamaan”.

Masyarakat merupakan salah satu kelompok manusia yang hidup secara bersama-sama di suatu wilayah dan membentuk sebuah sistem, baik semi terbuka maupun semi tertutup, dimana interaksi yang terjadi di dalamnya adalah antara individu-individu yang ada di kelompok tersebut.


Ciri-Ciri Masyarakat

1. Melahirkan Kebudayaan

Dalam konsepnya, tidak ada suatu masyarakat yang tidak mempunyai budaya. Masyarakat yang melahirkan kebudayaan dan budaya tersebut kemudian diwarisikan dari generasi ke generasi dengan adanya proses-proses penyesuaian.


2. Mengalami Perubahan

Seperti yang terjadi dalam budaya, suatu masyarakat juga akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut dapat terjadi karena beberapa faktor yang berasal dari masyarakat itu sendiri.

Contohnya saja terdapat penemuan baru yang mungkin saja dapat mengakibatkan perubahan kepada suatu masyarakat itu sendiri.


3. Manusia yang Berinteraksi

Interaksi yang terjadi dapat secara lisan ataupun tidak serta suatu komunikasi berlaku apabila terdapat masyarakat bertemu dengan satu sama lain.


4. Manusia yang Hidup Berkelompok

Manusia yang hidup secara bersama-sama dan kemudian membentuk sebuah kelompok. Dari kelompok yang dibentuk tersebut kemudian menjadi masyarakat. Mereka mengenali satu sama lain tiap anggota masyarakat dan saling ketergantungan.

Kesatuan sosial adalah perwujudan yang terjadi dalam hubungan sesama manusia. Seorang manusia tidak dapat melanjutkan hidupnya tanpa bergantung dengan orang lain.


5. Terdapat Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial merupakan meletakkan salah satu orang pada sebuah kedudukan dan peranan yang harus dilakukan dalam suatu masyarakat.


6. Terdapat Kepemimpinan

Pemimpin dapat terdiri dari ketua keluarga, ketua negara, dan sebagainya. Dalam masyarakat Melayu pada awal kepimpinannya bercorak tertutup, karena pemilihan yang berdasarkan keturunan.


Fungsi Masyarakat

1. Social Alignment

Social Aligment merupakan suatu sistem dengan pengelompokkan yang berdasarkan kekerabatan, jenis kelamin, umur, berbagai bentuk dari perkumpulan yang berdasarkan pekerjaan sama, kedudukan ataupun status peranan.


2. Social Controls

Social Controls ialah suatu sistem serta proses yang bertujuan guna mengatur kegiatan dan juga tingkah laku dari tiap individu masyarakat.

Sistem ini dapat disebut sebagai sistem pengendalian sosial yang bertujuan untuk mengendalikan tiap anggota masyarakat untuk mengatur kehidupannya.


3. Social Media

Social Media ialah suatu perlengkapan dan peralatan, yang dapat berupa benda ataupun sebuah bahasa yang kemudian dijadikan sebagai media bagi para anggota masyarakat untuk melangsungkan interaksi dan komunikasi dengan sesamanya.


4. Social Standards

Social Standards adalah suatu ukuran sosial yang dipakai guna menilai dan menentukan seluruh kegiatan dan menilai efektif atau tidaknya suatu kegiatan.


Unsur-Unsur Masyarakat

1. Golongan

  • Terdapat perbedaan status dan peran.
  • Terdapat pola interaksi yang beragam.
  • Terjadi distribusi hak dan kewajiban masing-masing anggota.
  • Terdapat sanksi dan penghargaan.

2. Kelompok

  • Terdapat struktur, kaidah, dan pola tertentu.
  • Terdapat interaksi antar anggota kelompok.
  • Adanya kesadaran setiap anggota bahwa mereka adalah bagian dari suatu kelompok.
  • Terdapat faktor pengikat, yaitu kepentingan, tujuan, ideologi, nasib, dari setiap anggota.

3. Sekumpulan Orang Banyak

  • Orang banyak (crowd) yakni sekelompok orang banyak yang berada di suatu tempat tertentu.

Karakteristiknya diantaranya yakni :

  • Terbentuk karena adanya suatu pusat perhatian bersama.
  • Terjadi tanya-jawab di sekitar objek yang menjadi pusat perhatian.
  • Proses terbentuknya membutuhkan waktu lama.
  • Adanya perasaan sebagai satu kesatuan.

4. Perkumpulan (Asosiasi)

Perkumpulan ialah satu kesatuan banyak individu yang terbentuk secara sadar dan punya tujuan tertentu yang ingin dicapai. Pembentukan asosiasi dilakukan berdasarkan minat, kepentingan, tujuan, pendidikan, agama, dan profesi.


Proses Terbentuknya Masyarakat

1. Proses Belajar Kebudayaan Sendiri

  • Proses Internalisasi

Manusia memiliki suatu bakat tersendiri yang ada dalam DNA guna mengembangkan macam-macam perasaan, emosi, hasrat, dan nafsu pribadinya.

Namun, perwujudan atau bentuk dari kepribadiannya itu sendiri dipengaruhi oleh macam-macam stimulasi yang terdapat di lingkungan sosial, budayanya, dan di sekitar alam.

Yang dimaksud dari proses internalisasi ialah sebuah proses jangka panjang sejak individu itu dilahirkan sampai meninggal, dimana manusia tersebut belajar untuk menanamkan ke dalam kepribadiannya segala perasaan, nafsu, emosi, dan hasrat yang dibutuhkan disepanjang hidupnya.

  • Proses Sosialisasi

Proses sosialisasi erat kaitannya dengan proses belajar kebudayaan yang ada dalam sistem sosial. Proses sosialisasi tersebut, manusia pada saat masa anak-anak sampai di masa tuanya mendalami pola-pola tindakan untuk interaksi dengan berbagai macam individu yang ada di sekililingnya.

  • Proses Enkulturasi

Dalam proses ini, manusia menyesuaikan dan mempelajari alam pikiran serta sikapnya terhadapa sistem norma, peraturan-peraturan, dan adat-istiadat yang hidup dalam kebudayaannya. Arti dari kata “enkulturasi” yaitu “pembudayaan”.


2. Proses Evolusi Sosial

Proses evolusi masyarakat dan kebudayaan dapat untuk dianalisis oleh para peneliti seolah-olah dari dekat dengan detail ataupun dipandang dari jauh dengan cara memperhatikan adanya berbagai macam perubahan yang besar.


3. Proses Difusi

Ilmu Paleo antropologi memperkirakan jika manusia muncul pertama kali di wilayah atau daerah Sabana tropikal yang terletak di Afrika Timur, dan sekarang manusia sudah hampir menduduki di seluruh permukaan bumi.

Hal ini dapat dijelaskan karena terdapat proses reproduksi serta migrasi atau gerakan penyebaran yang disertai dengan adanya proses adaptasi sosial budaya, fisik, dan perkembangan teknologi transportasi itu sendiri.


4. Akulturasi atau Asimilasi

Akulturasi yakni sebuah proses sosial yang dapat timbul apabila kelompok manusia dengan kebudayaan-kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan berbagai unsur dari kebudayaan yang masih asing yang sedemikian rupa, yang pada akhirnya unsur-unsur dari kebudayaan asing tersebut akan lambat laun diterima serta diolah ke dalam kebudayaan sendiri dengan tidak menghilangkan kepribadian dari suatu kebudayaan itu sendiri.

Asimilasi merupakan suatu proses sosial yang dimana dapat timbul jiak terdapat berbagai golongan manusia yang memiliki latar kebudayaan berbeda.


5. Inovasi

Inovasi yaitu salah satu proses pembaruan dari pemakaian berbagai macam sumber alam, modal, dan energi, pengaturan baru untuk tenaga kerja, serta pemakaian teknologi yang lebih baru untuk semua yang akan menyebabkan terjadinya sistem produksi, dan dibuatnya berbagai macam produk baru.


Jenis-Jenis Masyarakat

1. Masyarakat Primitif

Masyarakat primitif ialah suatu masyarakat yang pola hidupnya masih tradisonal dengan ciri khas memiliki tingkat kebudayaan yang cukup tinggi.

Sehingga tidak mau menerima perubahan sosial yang terjadi di sekelilingnya. Masyarakat seperti ini biasanya berada di daerah atau wilayah pedalaman yang terisolasi dari kamjuan zaman.


2. Masyarakat Madani

Masyarakat madani yaitu sebuah kelompok masyarakat yang sudah menerima segala bentuk-bentuk kamajuan serta dapat memanfaatkannya sebagai kebutuhan.

Masyarakat madani ini juga merupakan sebuah golongan terteinggi dalam kehidupan, alasan hal ini diungkpakan karena dalam masyarakat madani bukan hanya menerima perubahan sosial akan tetapi juga mampu melakukan filtrasi dalam perubahan yang dianggap sesuai ataupun tidak.


3. Masyarakat Majemuk

Masyarakat majemuk yakni salah satu jenis masyarakat yang bersatu karena banyak perbedaan di dalamnya, masyarakat ini cederung melakukan hubungan sosial yang terbatas untuk dapat menghindari konflik sosial yang ada. Masyarakat majemuk seringjuga diibarkan sebagai masyarakat yang terbentuk dalam ruang lingkup yang besar, tanpa adanya perbedaan wilayah.


4. Masyarakat Multikutural

Masyarakat multikultural adalah suatu golongan masyarakat yang hidup bersama dalam banyak perbedaan, masyarakat ini memiliki hubungan yang tidak terlalu erat akan tetapi untuk menjaganya diperlukan kesadaran bahwa pentingnya hidup bersama dalam kerukunan.

Contoh masyarakat multikultural adalah masyarakat Jakarta, yang memiliki hidup bersama meskipun ada banyak kebudayaan dan ciri khas berbeda.


5. Masyarakat Modern

Masyarakat modern merupakan semua masyarakat yang lebih inggi tingkatkan daripada masyarakat primitif. Masyarakat modern sudah memandang kehidupan sebagai hal yang perlu untuk melakukan kamjuan dalam perubahan sosial, alat yang dipergunakannya juga sudah tidak banyak lagi alat-alat tradisional.

Contohnya saja dalam menanam padi masyarakat modern sudah mempergunaan peralatan seperti bajak, masin penggilingan padi, dan sebagainya.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Masyarakat : Pengertian, Ciri, Jenis, Unsur dan Fungsi Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :

/* */