Homo Soloensis

√ Homo Soloensis : Pengertian, Ciri dan Kebudayaan Terlengkapq

SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Homo Soloensis.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Homo Soloensis? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Homo Soloensis : Pengertian, Ciri dan Kebudayaan Terlengkapq


Pengertian Homo Soloensis

Homo Soloensis merupakan salah satu manusia purba yang termasuk dalam genus (homo) dan spesies dari homo erectus. Homo erectus soloensis nama ilmiah (subspesies) manusia purba dari solo ini.

Temuan fosil yang ditemukan oleh beberapa peneliti luar negeri seperti Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald, Oppenoorth, dan Ter Haar pada tahun 1931 sampai tahun 1933 didaerah Ngandong (Blora), Kecamatan Sambungmacan (Sragen) dan Sangiran.

Penemuan fosil ini ditemukan pada lapisan Pleistosen Atas, dalam penggalian area tersebut ditemukan kerangka tulang dan artefak kuno.


Ciri-Ciri Homo Soloensis

  • Memiliki volume otak antara 1000 – 1200 cc
  • Otak kecil dari homo soloensis berukuran lebih besar dibanding otak kecil pada manusia Pithecanthropus Erectus
  • Tengkorak kepaka berukuran lebih besar jika dibandingkan dengan Pithecanthropus Erectus
  • Memiliki tinggi badan sekitar 130 – 210 cm
  • Otot pada tengkuk yang mengalami penyusutan
  • Bentuk muka tidak menonjol ke depan
  • Tonjolan pada kening agak terputus di tengah tepatnya di atas hidung
  • Sudah bisa berdiri tegak serta berjalan lebih sempurna
  • Bentuk fisiknya hampir seperti manusia saat ini
  • Berat badannya sekitar 30 – 150 kg
  • Hidup sekitar 40.000 – 25.000 tahun yang lalu

Contoh Hasil Kebudayaan Homo Soloensis

1. Kapak Genggam

Sebagai alat untuk memotong, menetak bahan kebutuhan sehari-hari, menggali umbi, memotong dan menguliti binatang. Cara menggunakannya dengan cara digenggam.


2. Kapak Perimbas

Untuk merimbas kayu, memahat tulang dan sebagai senjata berburu. Ditemukan di Gombong Jawa Tengah, Sukabumu Jawa Barat, Lahat Sumatera Selatan dan Goa Choukoutieen Beijing.


3. Alat Serpih

Alat perkakas yang terbuat dari pecahan batu kecil. Sebagai alat penusuk, pemotong daging dan pisau.


4. Peralatan yang Terbuat dari Tulang

Ditemukan di daerah Ngandong dekat dengan Ngawi, Jawa Timur. Digunakan sebagai penusuk, pengorek dan sebagai mata tombak.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Homo Soloensis : Pengertian, Ciri dan Kebudayaan Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :

/* */