Koordinasi di Dalam Manajemen

Diposting pada

Koordinasi Dalam Manajemen 

Koordinasi Manajemen

Pengertian Koordinasi 

Koordinasi merupakan supaya semua tindakan ditujukan serta memberikan sumbangan nya kepada tujuan umum (laba) perusahaan.

Menurut para ahli :

Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan
koordinasi adalah kegiatan mengarahkan, mengintergasikan, dan mengkooridnasikan unsur-unsur manajemen (6M) dan pekerjaan-pekerjaan para bawahan dalam mencapai tujuan organisasi.
E.F.L Brech
Koordinasi adalah mengimbangi dan menggerakan tim dengan memberikan lokasi kegitan pekerjaan yang cocok kepada masing-masing dan menjaa agar kegiatan  itu dilaksanakan dengan keselarasaan yang semesti nya diantara para anggota itu sendiri.
G.R. Terry 
Koordinasi adalah suatu usaha yang singkrondan teratur untuk menyediakan jumlah dan waktu yang tepat, dan mengarhkan pelaksanaan untukmenghasilkan sutu tindakan yang seragam dan harmonis pada sasaran yang telah ditentukan.
Dr. Awaluddin Djamin 
Koordinasi adalah suatu usaha kerja sama antara badan, instansi, unit dalam pelaksanaan tugas-tugas tertentu sedemikian rupa, sehingga terdapat saling mengisi, saling membantu, dan saling melengkapi.

Tipe-Tipe Koordinasi 

  1. Koordinasi vertikal  merupakan kegiatan-kegiatan penyatuan, pengerahan yang dilakukan oleh atasan terhadap kegiatan unit-unit, kesatuan-kesatuan kerja yang ada dibawah wewenang dan tangung jawab nya.
  2. Koordinasi Horizontal merupakan mengkoordinasikan tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan penyatuan, pengarahan yang dilakukan terhadap kegiatan penyatuan, pengarahan yang dilakukan terhadap kegiatan-kegiatan dalam tingkat organsisasi (aparat) yang setingkat.

Sifat- Sifat Koordinasi 

  1. koordinasi adalah dinamis bukan statis 
  2. koordinasi menekankan pandangan menyeluruh oleh seorang koordinator (manjer) dlam rangka mencapai sasaran.
  3. koordinasi hanya meninjau suatu pekerjaan secara keseluruhan. 

 Tujuan Koordinasi 

  1. Untuk mengarahkan dan menyatukan semua tindakan serta pemikiran ke arah tercapai nya sasaran perusahaan.
  2. Untuk menjuruskan keteramapilan spesialis kearah sasaran perusahaan.
  3. Untuk menghindari kekosangan dan tumpang tindih pekerjaan.
  4. Untuk menghindari kekacuan dan penyimpangan tugas dari sasaran.
  5. Untuk mengintergasikan tindakan dan pemanfaatan 6M ke arah sasaran organisasi atau perusahaan.
  6. Untuk menhindari tindakan overlaping dari sasaran perusahaan. 
Baca Juga :  Pengrtian, Fungsi, Tujuan, Unsur Dan Jenis Kredit Beserta 19 Manfaatnya Menurut Para Ahli Terlengkap

Fungsi Koordinsi Manajemen

1. Perencanaan 
Perencanaan memfasilitasi koordinasi dengan mengintegrasikan berbagai rencana melalui diskusi bersama, pertukaran ide. Misalnya – koordinasi antara anggaran keuangan dan anggaran pembelian.
2. Pengorganisasian 
Mooney menganggap koordinasi sebagai esensi pengorganisasian. Bahkan ketika manajer kelompok dan memberikan berbagai kegiatan untuk bawahan, dan ketika ia menciptakan menonjol koordinasi departemen dalam benaknya.
3. Staffing 
Seorang manajer harus ingat bahwa hak no. personil di berbagai posisi dengan tepat jenis pendidikan dan keterampilan yang diambil yang akan menjamin orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat.
4. Mengarahkan
Tujuan memberi perintah, instruksi & bimbingan kepada bawahan dilayani hanya ketika ada keselarasan antara atasan dan bawahan.
5. Mengontrol
Manajer memastikan bahwa harus ada koordinasi antara kinerja aktual dan kinerja standar untuk mencapai tujuan organisasi.