Pengertian, Fungsi Dan Macam-Macam Termometer Beserta Cara Kerja Termometer Secara Lengkap

Diposting pada
Pengertian, Fungsi Dan Macam-Macam Termometer Beserta Cara Kerja Termometer Secara Lengkap -Kita tentunya pernah merasakan tubuh menjadi dingin ketika kehujanan, dan panas saat sinar matahari menyengat di siang hari. Apa yang terjadi? Pada dasarnya, tubuh mempunyai suhu yang akan berubah menyesuaikan dengan suhu yang ada di sekitarnya. Suhu ialah derajat atau tingkat panas suatu benda. Tapi, ketika tubuhmu merasakan sejuk, dingin, atau panas, Bisakah kita mengukur berapa besar suhu itu?? Untuk mengukur berapa suhu tubuh kita, kita bisa memakai alat termometer untuk mengukur suhu tubuh kita. Pada kesempatan kali ini disini akan mengulas lengkap tentang termomter. oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

Pengertian Termometer

Termometer merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengukur suhu atau alat yang digunakan untuk menyatakan derajat panas atau dingin suatu benda. Termometer ini memanfaatkan sifat termometrik dari suatu zat, yakni perubahan dari sifat-sifat zat yang disebabkan perubahan suhu dari zat tersebut. 
Kata Termometer berasal dari bahasa Latin thermo, yang artinya panas, dan meter, yang artinya untuk mengukur. Zat cair termometrik yaitu zat cair yang mudah mengalami suatu perubahan fisis jika dipanaskan atau didinginkan, misalnya air raksa dan alkohol. Termometer ini memiliki banyak jenis, antara lain termometer klinis, termometer dinding, termometer bimetal, dan termometer maksimum-minimum. Termometer yang paling sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari yaitu termometer air raksa.
 

Fungsi Termometer

Sebelum ke macam-macam termometer, mari kita membahas fungsi dari termometer terlebih dahulu. Termometer adalah alat yang mempunyai fungsi sebagai alat mengukur suhu. Fungsi mengukur suhu ini bermacam-macam. Fungsi mengukur suhu bisa dalam bidang kedokteran, yakni untuk mengetahui suhu tubuh manusia, apakah suhu tubuh kita demam atau tidak. Termomter juga berfungsi untuk mengetahui suhu kamar, dan untuk mengetahui berapa suhu oven untuk memasak dan sebagainya.

Macam-Macam Termometer

1. Termometer Air Raksa
Termometer air raksa ialah sebuah termometer cairan yang menggunakan air raksa sebagai pengisinya. Termometer air raksa ialah thermometer yang sering digunakan dibandingkan dengan termometer alkohol. Termometer air raksa sering disebut dengan termometer maksimum karena bisa mengukur suhu yang sangat tinggi. Jika suhu panas, air raksa akan memuai sehingga kita akan melihat air raksa pada tabung kaca naik. Ketika suhu turun, air raksa akan tetap berada pada posisi ketika suhu panas. Hal itu disebabkan adanya sebuah konstraksi yang menghambat air raksa untuk kembali ke keadaan semula. OIeh sebab itu, untuk mengembalikan air raksa ke posisi dasar, kita harus mengocok-ngocok termometer ini dengan kuat.
2. Termometer Alkohol
Termometer alkohol ialah sebuah termometer cairan yang menggunakan alkohol sebagai pengisinya. Alkohol ini lebih peka daripada air raksa sehingga ketika memuai, perubahan pada volumenya lebih terlihat jelas. Termometer alkohol ini disebut juga termometer minimum karena dapat mengukur suhu yang sangat rendah. Untuk menghindari suatu gaya gravitasi bumi, termometer minimum diletakkan pada bidang mendatar. jika suhu dingin, cairan alkohol akan bergerak ke kiri dan membawa indeks penunjuk berwarna. Sebaliknya, jika suhu naik, indeks penunjuk berwarna akan tetap berada di posisinya walaupun cairan alkohol mengembang dan bergerak ke kanan.
3. Termometer Klinis
Termometer klinis yiatu jenis termometer yang digunakan untuk mengukur suhu badan yang banyak dimanfaatkan dalam bidang kedokteran. Suhu badan mampu diukur dengan termometer klinis melalui rongga mulut, ketiak, atau di antara lekukan tubuh lainnya. Suhu manusia normal berkisar pada 37°C dan tidak pernah lebih rendah dan 35°C dan tidak pernah lebih dari 42°C. Termometer klinis ini dapat dibedakan menjadi dua, yakni termometer klinis analog dan termometer klinis digital. Perbedaan keduanya yaitu terletak pada penampilan nilai suhu. Pada termometer klinis analog, nilai suhu ditampilkan oleh naiknya air raksa dan untuk mengetahui nilainya dengan melihat angka yang dicapai oleh air raksa pada pipa kapiler. Sementara pada termometer klinis digital, nilai suhu ditampilkan langsung dalam sebuah bentuk angka yang tertera pada layar kecil termometer.
4. Termometer Inframerah
Jenis Termometer inframerah ini digunakan untuk mengukur suhu benda yang sangat panas. benda yang bergerak cepat, atau benda yang tidak bisa disentuh karena berbahaya. Termometer inframerah bisa juga disebut dengan termometer laser,bila menggunakan sinar laser untuk mengukur suhu benda
5. Termometer Bimetal Mekanik
Termometer bimetal mekanik ialah jenis termometer yang terbuat dari dua buah kepingan logam yang mempunyai koefisien muai yang berbeda. Bimetal adalah sebuah gabungan dari dua kata, yaitu bi dan metal. Bi artinya duo dan metal artinya logam. Dua kepingan logam pada termometer bimetal mekanik akan melengkung bila terjadi perubahan suhu. Prinsip kerja dari termometer bimetal ialah pada suhu tinggi, keping bimetal akan melengkung ke arah logam yang memiliki koefisien muai lebih tinggi. dan Sebaliknya, jika suhu rendah, keping bimetal akan melengkung ke arah logam yang mempunyai koefisien muai yang lebih rendah.

Cara Kerja Termometer

Cara kerja termometer secara garis besar bisa dijelaskan sebagai berikut ini :
  • Bila pada tandon zat cair terkena (dikenai) panas (bisa berupa panas dari benda) zat cair dalam tandon akan mengembang (memuai).
  • Oleh karena zat cair dalam tandon memuai, zat cair tersebut masuk ke celah kapiler. Terus, zat cair tersebut berhenti pada skala suhu tertentu. Skala itulah yang menunjukkan suhu benda yang bersangkutan.
Didalam bidang kedokteran termometer sangat berguna bagi dokter untuk mengetahui suhu tubuh pasien nya.

Itulah penjelasan tentang Pengertian, Fungsi Dan Macam-Macam Termometer Beserta Cara Kerja Termometer Secara Lengkap. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Baca juga refrensi artikel terkait lainnya disini :


Baca Juga :  Medan Magnet Secara Lengkap