Pengertian, Macam-Macam Jaringan Pada Manusia dan Hewan Beserta Fungsinya

Diposting pada
Pengertian, Macam-Macam Jaringan Pada Manusia dan Hewan Beserta Fungsinya – Jaringan merupakan kumpulan sel yang mempunyai suatu bentuk dan struktur yang sama untuk suatu fungsi tertentu. Ilmu yang mempelajari tentang jaringan disebut yaitu histologi. Disini akan membahas tentang pengertian jaringan, macam-macam jaringan, dan fungsi nya didalam jaringan manusia dan hewan. Untuk itu mari simak ulasan dibawah berikut.

Pengertian Jaringan

Jaringan Merupakan kumpulan dari beberapa sel yang sejenis dan memiliki fungsi yang sama. jaringan pada manusia dan tumbuhan berbeda. Apabila sel bergabung menjadi satu oleh karena itu akan membentuk jaringan, untuk melakukan fungsi tertentu. Sel-sel epitel yang bergabung menjadi satu membentuk jaringan epitel, sel-sel otot akan bergabung membentuk sebuah jaringan otot, demikian seterusnya pada sel-sel yang lain.

Macam-Macam Jaringan

1. Jaringan Epitel
Jaringan efitel berfungsi untuk pelindung jaringan dibawahnya. Lapisan ini dibagi menjadi dua macam, yaitu eptel berlapisa tunggal dan epitel berlapis banyak. Epitel lapisan tunggal contohnya epitel pipih selapis terdapat pada alveoli, sedangkan, contoh berlapis banyak adalah epitel pipih pada epdermis kulit vertabrata.

Ciri-ciri Jaringan epitel
  • jaringan ini dibuat dari sel-sel memadat yang tersusun dalam lapisan pipih.
  • Jaringan ini melapisi berbagai macam rongga dan tabung pada suatu tubuh, dan membentuk kulit yang membungkus tubuh.
Fungsi jaringan epitel adalah melindungi jaringan dibawahnya agar mencegahnya dari kerusakan karena gesekan mekanis, radiasi UV, dan serangan bakteri, melapisi seluruh kelenjar didalam pencernaan pada tubuh, tabung air, dan terakhir pada rongga paru-paru serta menghasilkan sel-sel kelamin yang akan dilepaskan oleh tubuh.

2. Jaringan Konektif

  • Jaringan Konektif Penunjang, Berfungsi memberi kekuatan, bantuan, dan perlindungan kepada bagian-bagian lemah pada tubuh, contoh tulang rawan.
  • Jaringan konektif Pengikat, berfungsi mengikat bagian-bagian tubuh. contoh : tendon
  • Jaringan Konektif Berserat, berfungsi sebagai bahan pengemas dan pengikat bagi sebagian besar organ, dan jalan untuk pembuluh darah. Contoh : Selaput otot (fasia) merupakan jaringan konektif berserat yang mengikat otot-otot untuk menjadi satu dan untuk mengikat kulit pada bagian dibawahnya.
  • Jaringan Hematopoietik/sumsum tulang belakang merupakan suatu sumber dari semua sel yang ada dalam darah, meliputi sel-sel darah merah, 5 macam sel darah putih, dan palatelet. 

3. Jaringan Otot

Jaringan otot memiliki fungsi untuk alat gerak aktif. Jaringan ini dibagi menjadi tiga macam yaitu :

  • Otot Polos/halus, Otot polos terdapat pada dinding alat-alat dalam, berfungsi melapisi dinding organ berongga pada tubuh, contohnya usus dan pembuluh darah kontraksinya menciutkan ukuran organ-organ tubuh yang berongga.
  • Otot Lurik, Otot lurik terdapat pada rangka, menimbulkan gerak pindah (locomotion) dan juga terjadinya macam-macam gerak tubuh lainnya.
  • Otot Jantung, terdapat pada dinding jantung.
4. Jaringan Darah
Jaringan darah berfungsi untuk transportasi dan pelindung tubuh dari bibit penyakit. Sel darah terdiri dari darah merah, darah putih, dan trombosit.
5. Jaringan Saraf

Jaringan saraf ini memiliki fungsi untuk mengalirkan rangsangan atau impuls. Jaringan ini terdiri atas sel-sel saraf (neuron). Neuron  tersusun atas badan sel saraf, dendrit, dan akson.



Baca Juga :  Pengertian, Jenis-Jenis Flora, dan Persebaran Flora di Dunia Terlengkap