√ Gangguan Jiwa : Pengertian, Jenis, Ciri, Tanda dan Pengobatan Terlengkap

√ Gangguan Jiwa : Pengertian, Jenis, Ciri, Tanda dan Pengobatan Terlengkap

√ Gangguan Jiwa : Pengertian, Jenis, Ciri, Tanda dan Pengobatan Terlengkap Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Realitas Sosial.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Gangguan Jiwa? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

 

√ Gangguan Jiwa : Pengertian, Jenis, Ciri, Tanda dan Pengobatan Terlengkap
√ Gangguan Jiwa : Pengertian, Jenis, Ciri, Tanda dan Pengobatan Terlengkap

 


Pengertian Gangguan Jiwa

Gangguan jiwa merupakan salah satu gangguan fungsi mental pada seseorang berupa perubahan sikap dan perilaku yang menimbulkan penderitaan pada individu atau hambatan dalam melaksanakan peran sosial.

 


Pengobatan Gangguan Jiwa

  • Terapi Psikofarmaka – Psikofarmaka atau obat psikotropik adalah obat yang bekerja secara selektif pada Sistem Saraf Pusat (SSP) dan mempunyai efek utama terhadap aktivitas mental dan perilaku, digunakan untuk terapi gangguan psikiatrik yang berpengaruh terhadap taraf kualitas hidup klien.
  • Terapi Somatic – Terapi ini hanya dilakukan pada gejala yang ditimbulkan akibat gangguan jiwa sehingga diharapkan tidak dapat mengganggu sistem tubuh lain. Salah satu bentuk terapi ini adalah Electro Convulsive Therapy, yaitu suatu jenis pengobatan somatik dimana arus listrik digunakan pada otak melalui elektroda yang ditempatkan pada pelipis.
  • Terapi Modalitas – Terapi modalitas ialah suatu pendekatan penanganan klien gangguan yang bervariasi yang bertujuan mengubah perilaku klien gangguan jiwa dengan perilaku maladaptifnya menjadi perilaku yang adaptif.

 


Ciri – Ciri Gangguan Jiwa

  • Perasaan tidak nyaman (inadequacy)
  • Perasaan tidak aman (insecurity)
  • Kurang percaya diri
  • Kurang memahami diri
  • Kurang mendapat kepuasan dalam berhubungan sosial
  • Ketidakmatangan emosi
  • Kepribadiannya terganggu
  • Mengalami patologi dalam struktur sistem saraf (thorpe)

 


Tanda – Tanda Gangguan Jiwa

  • Gangguan Kognisi Pada Persepsi – Biasanya penderita gangguan jiwa merasa mendengar (mempersepsikan) sesuatu bisikan, padahal orang di sekitarnya tidak mendengarnya dan suara tersebut. Hal ini sering disebut halusinasi, klien bisa mendengar sesuatu, melihat sesuatu atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada menurut orang lain.
  • Gangguan Perhatian – Perhatian ialah suatu pemusatan dan konsentrasi energi dalam proses kognitif yang timbul dari luar akibat suatu rangsang. Agar suatu perhatian dapat memperoleh hasil, harus ada tiga syarat yang terpenuhi yaitu: Inhibisi (suatu rangsang yang tidak termasuk objek harus disingkirkan), Apersepsi (yang dikemukakan hanya hal yang berkaitan dengan objek perhatian) dan Adaptasi (alat-alat yang digunakan harus berfungsi dengan baik karena diperlukan untuk penyesuaian terhadap objek pekerjaan).
  • Gangguan Ingatan – Ingatan (kenangan, memori) adalah kesanggupan atau kemampuan untuk mencatat, menyimpan, memproduksi isi dan tanda-tanda kesadaran. Proses ingatan terdiri dari tiga unsur yaitu: Pencatatan, Penyimpanan, Pemanggilan kembali.
  • Gangguan Pikiran – Proses berpikir yang normal mengandung arus ide, simbol, dan asosiasi yang terarah pada tujuan dan tugas yang dapat menghantar pada suatu penyelesaian yang berorientasi pada kenyataan. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses berpikir, yaitu: faktor somatik, faktor psikologik, faktor sosial.
  • Gangguan Kemauan – Penderita gangguan jiwa memiliki kemauan yang lemah (abulia) susah membuat keputusan atau memulai tingkah laku, susah sekali bangun pagi, mandi, merawat diri sendiri sehingga terlihat kotor, bau dan acak-acakan.
  • Gangguan Emosi – Gangguan emosi dimana klien merasa senang, gembira yang berlebihan (Waham kebesaran). Klien merasa sebagai orang penting, sebagai raja, pengusaha, orang kaya, titisan Bung karno tetapi di lain waktu bisa merasa sangat sedih, menangis, tak berdaya (depresi) sampai ada ide ingin mengakhiri hidupnya.
  • Gangguan Psikomotor – Gangguan psikomotor seperti hiperaktivitas, dimana klien melakukan pergerakan yang berlebihan naik ke atas genting berlari, berjalan maju mundur, meloncat-loncat, melakukan berbagai hal yang tidak disuruh atau menentang apa yang disuruh, diam lama tidak bergerak atau melakukan gerakan aneh.

 


Jenis – Jenis Gangguan Jiwa

 

1. Stress

Yaitu salah satu kondisi atau keadaan tubuh yang terganggu karena tekanan psikologis. Penyebab stress diantaranya rasa khawatir, kesedihan, pekerjaan yang berlebih, perasaan kesal, kecapekan, frustasi, perasaan tertekan, berduka cita, persaan binging, rasa takut dan terlalu fokus pada suatu hal.

 

2. Psikosis

Ialah segala gangguan tilikan pribadi yang menyebabkan ketidakmampuan seseorang menilai realita dengan fantasi dirinya.

Gejala psikosis diantaranya yaitu pembicaraan dan tingkah laku yang kacau, dan gangguan daya nilai realitas yang berat.

Bisa dikatakan, psikosis adalah suatu kumpulan gejala berupa gangguan fungsi mental, respon perasaan, daya nilai realitas, komunikasi, dan juga hubungan antara individu dan lingkungannya.

 

3. Psikopat atau Sakit Jiwa

Orang yang mengalami penyakit ini sering disebut sosiopat karena memiliki perilaku yang anti sosial dan bisa merugikan orang terdekatnya. Berbeda dengan gila, seorang psikopat sadar sepenuhnya dengan apa yang ia perbuat.

Gejala psikopat disebut dengan psikopati. Lebih singkatnya, pengertian psikopat adalah orang gila tanpa gangguan mental. Orang yang mengalami psikopat sulit disembuhkan.

 

4. Skizofrenia

Merupakan salah satu penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamin (sel kimia dalam otak). Skizofrenia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi yang normal. Sering kali diikuti dengan delusi dan halusinasi.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Gangguan Jiwa : Pengertian, Jenis, Ciri, Tanda dan Pengobatan Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

/* */