Jaring-Jaring Makanan

√ Jaring - Jaring Makanan : Pengertian, Fungsi dan Contoh Terlengkap

SeputarIlmu.Com Hallo para pencari ilmu, jumpa kembali dalam artikel di seputarilmu.com. Kali ini akan membahas mengenai Jaring – Jaring Makanan.

Ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Jaring – Jaring Makanan? Simak penjelasan terlengkapnnya di bawah ini.

√ Jaring - Jaring Makanan : Pengertian, Fungsi dan Contoh Terlengkap


Pengertian Jaring-Jaring Makanan

Jaring-jaring makanan merupakan suatu gabungan dari rantai makanan yang saling berhubungan dikombinasikan, tumpang tindih dalam suatu ekosistem. Nama lain untuk jaring-jaring makanan adalah sistem sumber daya-konsumen.

Organisme yang terkumpul pada jaring-jaring makanan mempunyai beberapa jenis organisme yang dapat dipilih menjadi makanannya.

Sedangkan dalam rantai makanan, organisme yang berperan menjadi konsumen hanya memiliki satu pilihan makanan saja. Organisme dalam rantai maknan lebih sedikit.


Fungsi Jaring-Jaring Makanan

  • Untuk dapat menggambarkan interaksi langsung antar spesies yang ada pada ekosistem itu sendiri, sehingga hubungan antar spesies bisa dibedakan mana yang termasuk dalam spesies basal, spesies peralihan dan mana yang menjadi spesies predator puncak.
  • Sebagai penyederhana dalam memahami suatu hubungan antar spesies dan berfungsi dalam mempelajari kontrol bawah ke atas maupun kontrol atas ke bawah dalam suatu struktur komunitas.
  • Untuk bisa mempelajari kontrol atas ke bawah ataupun kontrol bawah ke atas didalam suatu struktur atau bentuk komunitas.

Contoh Jaring-Jaring Makanan

1. Jaring Makanan di Danau

  • Fitoplankton -> zooplankton -> Ikan kecil -> Burung pemakan ikan ->
  • Pengurai Fitoplankton -> Zooplankton -> Ikan kecil -> Ikan besar -> Pengurai
  • Fitoplankton -> Zooplankton -> Ikan kecil -> Ikan besar -> Burung pemakan ikan -> Pengurai
  • Tanaman Hidrylla -> Siput -> Burung pemakan ikan -> Pengurai
  • Tanaman enceng gondok -> Siput -> Burung pemakan ikan -> Pengurai
  • Tanaman enceng gondok -> Ulat -> Burung -> Penguarai

2. Jaringan Makanan di Darat

  • Tupai -> biji-bijian dan buah-buahan -> Rubah -> Tikus -> Serangga

3. Jaringan Makanan di Kebun

Tumbuhan sebagai produsen atau penghasil makanan sendiri dimakan oleh konsume tingkat I yaitu belalang, tikus, kelinci, dan burung pemakan biji. Lalu, belalang dimakan oleh laba – laba.

Burung pemakan biji dimakan oleh ular, burung elang dan rubah. Kemudian, tikus dan kelinci dimakan oleh rubah dan juga burung elang.

Lalu, laba – laba dimakan oleh ular dan burung pemakan serangga. Burung pemakan serangga dimakan oleh burung elang dan rubah.

Ular dimakan oleh burung elang. Dan jika burung elang dan rubah mati, maka mereka akan dimakan oleh bakteri pengurai.


4. Jaringan Makanan di Laut

  • Organisme yang masuk ke dalam siklus jaring-jaring makanan tidak harus terlibat dalam seluruh rantai makanan yang terjadi.
  • Jaring-jaring makanan tersebut dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan produsen utamanya, yakni adalah phytoplankton dan rumput laut.
  • Pada siklus makanan dengan produsen phytoplankton, zooplankton dan udang menjadi konsumen tingkat 1. Ikan kecil sebagai konsumen tingkat 2, burung camar dan anjing laut menjadi konsumen tingkat 4, paus biru dan paus pembunuh menjadi konsumen tingkat akhir.
  • Pada jaring-jaring makanan dengan produsen rumput laut, kepiting menjadi konsumen tingkat 1, gurita jadi konsumen tingkat 2, pinguin dan gajah laut sebagai konsumen 3, anjing laut konsumen tingkat 4, dan paus pembunuh sebagai konsumen tingkat akhir
  • Konsumen seperti anjing laut, paus pembunuh, dan ikan kecil memiliki beberapa pilihan organisme untuk dimakan.

5. Jaringan Makanan di Hutan

Tumbuhan atau pohon yang bertindak sebagai produsen dimakan oleh tikur, kelinci, dan kambing.

Biasanya konsumen yang berada di tingkat pertama merupakan jenis hewan herbivora, tapi tidak menutup kemungkinan ia juga merupakan jenis omnivora. Kemudian, tikus dimakan oleh burung hantu dan kucing hutan.

Kelinci dimakan oleh kucing hutan dan serigala. Kambing dimakan oleh serigala. Kemudian, burung hantu dimakan oleh kucing hutan dan ular. Kucing hutan dimakan oleh singa dan serigala.

Serigala dimakan oleh singa. Lalu, ular dimakan oleh burung elang dan kucing hutan. Dan burung elang dimakan oleh singa. Dan jika singa mati, maka ia akan dimakan oleh bakteri pengurai.


6. Jaringan Makanan di Sawah

  • Pohon -> Burung Gereja -> Burung Elang Pohon -> Jangkrik -> Burung Pipit -> Burung Elang.
  • Rumput -> Jangkrik -> Tikus -> Burung Elang.
  • Rumput -> Jangkrik -> Tikus -> Ular -> Burung Elang.
  • Rumput -> Tikus -> Burung Elang.
  • Pohon -> Jangkrik -> Tikus -> Burung Elang.
  • Pohon -> Jangkrik -> Tikus ->Ular -> Burung Elang.
  • Rumput -> Jangkrik -> Burung Pipit -> Burung Elang.
  • Rumput -> Tikus -> Ular -> Burung Elang.

7. Jaringan Makanan di Air Tawar

Tanaman air atau alga dimakan oleh ikan kecil, udang dan siput. Kemudian hewan tersebut dimakan oleh ikan besar, kodok atau ular.

Bebek dan bangau bisa memakan udang, kodok dan ikan besar. Ular, bangau dan ikan besar bisa dimakan oleh burung elang.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Jaring-Jaring Makanan : Pengertian, Fungsi dan Contoh Lengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :

/* */